Follow Us :              

One Way Arus Balik Diberlakukan, Pemprov Jateng Terus Lakukan Pemantauan

  13 April 2024  |   10:30:00  |   dibaca : 207 
Kategori :
Bagikan :


One Way Arus Balik Diberlakukan, Pemprov Jateng Terus Lakukan Pemantauan

13 April 2024 | 10:30:00 | dibaca : 207
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

SEMARANG - Pemerintah resmi menerapkan sistem one way atau jalur satu arah di Tol Trans Jawa mulai dari Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang menuju GT Cikampek Utama pada 13-16 April 2024.

Pembukaan one way untuk arus balik Lebaran 2024 dilakukan oleh Pj Gubernur JawaTengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M.; Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy; Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimuljono; Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) RI, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jateng; dan Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang pada Sabtu, 13 April 2024.

Selain sistem one way, pemerintah juga memberlakukan contraflow dari KM 72 sampai KM 47 guna mengurai kepadatan dan memperlancar arus lalu lintas.

Berbeda dengan one way yang mengubah jalur dua arah menjadi satu arah, sistem contraflow ini membuat sebagian lajur jalan yang biasanya digunakan untuk arah tertentu, diambil dan dialihkan sebagian lajurnya untuk arus lalu lintas dengan arah yang berlawanan.

Pada Lebaran tahun ini, puncaknya arus balik mudik diperkirakan terjadi pada 15 April 2024.

Pj Gubernur mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama stakeholder terkait akan terus memantau arus balik Lebaran melalui posko-posko dan pos terpadu yang telah disiapkan sejak arus mudik lalu.

"One way ini akan tetap kita pantau dan ikuti, kita kawal dan kita amankan pelaksanaan(nya)," ucapnya.

Sementara itu, Menteri PMK RI, Muhadjir Effendy mengatakan, pemberlakuan one way dimulai pada tanggal 13 April 2024 pukul 15.00 WIB. Di mana setiap ruas tol atau masing-masing gerbang masuk tol, nantinya akan langsung dibuka pada waktu bersamaan.

"Para pemudik harus mematuhi apa yang sudah ditetapkan. Cek e-toll, kondisi kendaraan dan BBM, dan manfaatkan rest area sepanjang perjalanan, serta jangan parkir di bahu jalan," katanya.

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menambahkan, penerapan one way dimulai setelah ada perhitungan dari Kakorlantas dan Jasa Raharja mengenai visi rasio jalan. Berdasarkan hasil pantauan dari Tol Solo-Semarang, visi rasio jalannya sudah lebih dari satu, bahkan ada yang mencapai 0,96.

Perlu diketahui, angka visi rasio yang makin tinggi atau bahkan mendekati angka satu, menunjukkan bahwa kepadatan jalan juga semakin tinggi. Di mana setidaknya, visi rasio ini harus pada angka 0,7.

"Jadi, kami tidak mau ada risiko untuk terjadinya kemacetan," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Pemerintah resmi menerapkan sistem one way atau jalur satu arah di Tol Trans Jawa mulai dari Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang menuju GT Cikampek Utama pada 13-16 April 2024.

Pembukaan one way untuk arus balik Lebaran 2024 dilakukan oleh Pj Gubernur JawaTengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M.; Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy; Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimuljono; Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) RI, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jateng; dan Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang pada Sabtu, 13 April 2024.

Selain sistem one way, pemerintah juga memberlakukan contraflow dari KM 72 sampai KM 47 guna mengurai kepadatan dan memperlancar arus lalu lintas.

Berbeda dengan one way yang mengubah jalur dua arah menjadi satu arah, sistem contraflow ini membuat sebagian lajur jalan yang biasanya digunakan untuk arah tertentu, diambil dan dialihkan sebagian lajurnya untuk arus lalu lintas dengan arah yang berlawanan.

Pada Lebaran tahun ini, puncaknya arus balik mudik diperkirakan terjadi pada 15 April 2024.

Pj Gubernur mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama stakeholder terkait akan terus memantau arus balik Lebaran melalui posko-posko dan pos terpadu yang telah disiapkan sejak arus mudik lalu.

"One way ini akan tetap kita pantau dan ikuti, kita kawal dan kita amankan pelaksanaan(nya)," ucapnya.

Sementara itu, Menteri PMK RI, Muhadjir Effendy mengatakan, pemberlakuan one way dimulai pada tanggal 13 April 2024 pukul 15.00 WIB. Di mana setiap ruas tol atau masing-masing gerbang masuk tol, nantinya akan langsung dibuka pada waktu bersamaan.

"Para pemudik harus mematuhi apa yang sudah ditetapkan. Cek e-toll, kondisi kendaraan dan BBM, dan manfaatkan rest area sepanjang perjalanan, serta jangan parkir di bahu jalan," katanya.

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menambahkan, penerapan one way dimulai setelah ada perhitungan dari Kakorlantas dan Jasa Raharja mengenai visi rasio jalan. Berdasarkan hasil pantauan dari Tol Solo-Semarang, visi rasio jalannya sudah lebih dari satu, bahkan ada yang mencapai 0,96.

Perlu diketahui, angka visi rasio yang makin tinggi atau bahkan mendekati angka satu, menunjukkan bahwa kepadatan jalan juga semakin tinggi. Di mana setidaknya, visi rasio ini harus pada angka 0,7.

"Jadi, kami tidak mau ada risiko untuk terjadinya kemacetan," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu