Foto : Sigit (Humas Jateng)
Foto : Sigit (Humas Jateng)
JEPARA – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak pemerintah kabupaten/kota di wilayahnya untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Sebab, pendapatan dari pajak ini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan di daerahnya masing-masing.
Sekda menilai, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jateng dan pemerintah kabupaten/kota perlu digencarkan dalam menggenjot PAD.
"Pembangunan butuh kolaborasi, karena pembangunan pasti ada di kabupaten/kota, sehingga koordinasi dan kolaborasi harus terus dibangun," ucap Sekda dalam acara Gala Dinner Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Jepara pada Sabtu, 23 Agustus 2025 malam.
Ia menyampaikan, adanya rencana pengurangan alokasi dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat, mengharuskan pemerintah daerah lebih kreatif dalam menggali potensi pendapatan daerah.
"Dengan situasi itu, tentu saja bagaimana caranya kita mengoptimalkan potensi (pendapatan) yang ada di daerah," katanya.
Oleh karena itu, Sekda mendorong adanya kerja sama dari pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait, untuk mengoptimalkan pembayaran PKB.
"Butuh dukungan semua pihak. Kalau pemerintah kabupaten/kota tak ikut bergerak ya dapatnya (PAD) itu-itu saja, sehingga kita butuh sama-sama tingkatkan pendapatan PKB," katanya.
Guna mendorong peningkatan PAD ini, Sekda mengajak pemerintah kabupaten/kota di Jateng untuk menyosialisasikan kepada masyarakat tentang penggunaan pajak untuk pembangunan daerah.
Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengatakan, pemerintahannya sedang berfokus melakukan perbaikan infrastruktur jalan. Harapannya, peningkatan PAD mampu mendukung upaya yang sedang dilakukan Pemerintah Jepara dalam meningkatkan fasilitas dan layanan publik.
"Pembangunannya berjalan, jalan milik provinsi juga diperbaiki. Mudah-mudahan tahun depan jalan provinsi di Kabupaten Jepara sepanjang 69,4 km bisa terselesaikan," katanya.
JEPARA – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak pemerintah kabupaten/kota di wilayahnya untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Sebab, pendapatan dari pajak ini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan di daerahnya masing-masing.
Sekda menilai, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jateng dan pemerintah kabupaten/kota perlu digencarkan dalam menggenjot PAD.
"Pembangunan butuh kolaborasi, karena pembangunan pasti ada di kabupaten/kota, sehingga koordinasi dan kolaborasi harus terus dibangun," ucap Sekda dalam acara Gala Dinner Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Jepara pada Sabtu, 23 Agustus 2025 malam.
Ia menyampaikan, adanya rencana pengurangan alokasi dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat, mengharuskan pemerintah daerah lebih kreatif dalam menggali potensi pendapatan daerah.
"Dengan situasi itu, tentu saja bagaimana caranya kita mengoptimalkan potensi (pendapatan) yang ada di daerah," katanya.
Oleh karena itu, Sekda mendorong adanya kerja sama dari pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait, untuk mengoptimalkan pembayaran PKB.
"Butuh dukungan semua pihak. Kalau pemerintah kabupaten/kota tak ikut bergerak ya dapatnya (PAD) itu-itu saja, sehingga kita butuh sama-sama tingkatkan pendapatan PKB," katanya.
Guna mendorong peningkatan PAD ini, Sekda mengajak pemerintah kabupaten/kota di Jateng untuk menyosialisasikan kepada masyarakat tentang penggunaan pajak untuk pembangunan daerah.
Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengatakan, pemerintahannya sedang berfokus melakukan perbaikan infrastruktur jalan. Harapannya, peningkatan PAD mampu mendukung upaya yang sedang dilakukan Pemerintah Jepara dalam meningkatkan fasilitas dan layanan publik.
"Pembangunannya berjalan, jalan milik provinsi juga diperbaiki. Mudah-mudahan tahun depan jalan provinsi di Kabupaten Jepara sepanjang 69,4 km bisa terselesaikan," katanya.
Berita Terbaru