Follow Us :              

Permudah Akses Kebutuhan Pokok, Ribuan Kilogram Bahan Pangan Ludes dalam GPM di Kota Magelang

  09 September 2025  |   09:00:00  |   dibaca : 702 
Kategori :
Bagikan :


Permudah Akses Kebutuhan Pokok, Ribuan Kilogram Bahan Pangan Ludes dalam GPM di Kota Magelang

09 September 2025 | 09:00:00 | dibaca : 702
Kategori :
Bagikan :

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

KOTA MAGELANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).

Sesuai arahan dari Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jateng melalui PT Jawa Tengah Agro Berdikari (Perseroda), kembali menyalurkan komoditas pangan dengan harga terjangkau, bertajuk BUMD Peduli. 

Pada Selasa, 9 September 2025, GPM digelar di Kota Magelang, tepatnya di Kodim 0705, Kecamatan Magelang Utara dan Kecamatan Magelang Tengah.

"Komoditas utama yang disalurkan adalah bahan pokok, seperti beras, gula pasir dan minyak goreng," ucap Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jateng, Agus Prasutio.

Secara rinci, kuota bahan pangan yang disediakan, meliputi 5.000 kg beras dengan harga Rp11.000/kg; 500 kg gula pasir dengan harga Rp14.000/kg; dan 500 liter minyak goreng kemasan seharga Rp14.000/liter. Dalam gelaran GPM, bahan pokok dijual dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga masyarakat bisa menghemat pengeluaran.

Ka Biro Perekonomian menyampaikan, langkah yang diambil Gubernur ini, bertujuan untuk mempermudah masyarakat mengakses bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.

Ia mengungkapkan, penyelenggaraan GPM di dua titik lokasi ini diserbu masyarakat. Dalam sekejap, bahan pokok yang disediakan habis terjual dalam waktu kurang lebih 2 jam.

Harapannya, GPM yang gencar diselenggarakan oleh Pemprov Jateng di berbagai daerah ini, bisa membantu masyarakat menghemat beban pengeluaran, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus efektif untuk mengendalikan inflasi.


Bagikan :

KOTA MAGELANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).

Sesuai arahan dari Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jateng melalui PT Jawa Tengah Agro Berdikari (Perseroda), kembali menyalurkan komoditas pangan dengan harga terjangkau, bertajuk BUMD Peduli. 

Pada Selasa, 9 September 2025, GPM digelar di Kota Magelang, tepatnya di Kodim 0705, Kecamatan Magelang Utara dan Kecamatan Magelang Tengah.

"Komoditas utama yang disalurkan adalah bahan pokok, seperti beras, gula pasir dan minyak goreng," ucap Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jateng, Agus Prasutio.

Secara rinci, kuota bahan pangan yang disediakan, meliputi 5.000 kg beras dengan harga Rp11.000/kg; 500 kg gula pasir dengan harga Rp14.000/kg; dan 500 liter minyak goreng kemasan seharga Rp14.000/liter. Dalam gelaran GPM, bahan pokok dijual dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga masyarakat bisa menghemat pengeluaran.

Ka Biro Perekonomian menyampaikan, langkah yang diambil Gubernur ini, bertujuan untuk mempermudah masyarakat mengakses bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.

Ia mengungkapkan, penyelenggaraan GPM di dua titik lokasi ini diserbu masyarakat. Dalam sekejap, bahan pokok yang disediakan habis terjual dalam waktu kurang lebih 2 jam.

Harapannya, GPM yang gencar diselenggarakan oleh Pemprov Jateng di berbagai daerah ini, bisa membantu masyarakat menghemat beban pengeluaran, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus efektif untuk mengendalikan inflasi.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu