Foto : Mizan (Humas Jateng)
Foto : Mizan (Humas Jateng)
SEMARANG – Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan VII yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang inovatif dan berintegritas.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, saat membuka PKN Tingkat II Angkatan VII di Kompleks Kantor BPSDMD Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 7 April 2026.
Dengan demikian, para pemimpin mampu menggerakkan organisasi dan akseleratif dalam melayani masyarakat.
"Pemimpin menjadi kunci utama untuk menegakkan integritas di suatu organisasi. Kami berharap alumni dari BPSDM Jawa Tengah ini menjadi pemimpin yang berintegritas, sehingga bisa membangun integritas di organisasinya," ucap Sekda.
PKN II Angkatan VII ini diikuti oleh 45 peserta yang memiliki jabatan pimpinan tinggi pratama. Tidak hanya dari provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah, para pesertanya juga ada dari Kejaksaan RI dan Kementerian Tenaga Kerja. Nantinya, para peserta akan menempuh pelatihan mulai tanggal 7 April–14 Agustus 2026.
Kepala BPSDMD Jawa Tengah, Uswatun Hasanah, mengatakan, peserta PKN ini nanti akan membuat proyek perubahan, yang harapannya bisa diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Ia berharap, proyek perubahan yang dibuat oleh pejabat Pemprov Jateng berhubungan dengan ketahanan pangan, sebagaimana yang ditargetkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada tahun 2026.
Guna mendukung tema tersebut, BPSDMD sudah mengawalinya sejak tahun 2025 melalui upaya persiapan dan konsultasi, sehingga nantinya para peserta diharapkan dapat menghasilkan inovasi berupa aksi nyata/proyek perubahan yang selaras dengan tema yang telah ditetapkan. Pihaknya juga berkomitmen untuk memasukkan materi ketahanan pangan melalui project learning.
SEMARANG – Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan VII yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang inovatif dan berintegritas.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, saat membuka PKN Tingkat II Angkatan VII di Kompleks Kantor BPSDMD Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 7 April 2026.
Dengan demikian, para pemimpin mampu menggerakkan organisasi dan akseleratif dalam melayani masyarakat.
"Pemimpin menjadi kunci utama untuk menegakkan integritas di suatu organisasi. Kami berharap alumni dari BPSDM Jawa Tengah ini menjadi pemimpin yang berintegritas, sehingga bisa membangun integritas di organisasinya," ucap Sekda.
PKN II Angkatan VII ini diikuti oleh 45 peserta yang memiliki jabatan pimpinan tinggi pratama. Tidak hanya dari provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah, para pesertanya juga ada dari Kejaksaan RI dan Kementerian Tenaga Kerja. Nantinya, para peserta akan menempuh pelatihan mulai tanggal 7 April–14 Agustus 2026.
Kepala BPSDMD Jawa Tengah, Uswatun Hasanah, mengatakan, peserta PKN ini nanti akan membuat proyek perubahan, yang harapannya bisa diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Ia berharap, proyek perubahan yang dibuat oleh pejabat Pemprov Jateng berhubungan dengan ketahanan pangan, sebagaimana yang ditargetkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada tahun 2026.
Guna mendukung tema tersebut, BPSDMD sudah mengawalinya sejak tahun 2025 melalui upaya persiapan dan konsultasi, sehingga nantinya para peserta diharapkan dapat menghasilkan inovasi berupa aksi nyata/proyek perubahan yang selaras dengan tema yang telah ditetapkan. Pihaknya juga berkomitmen untuk memasukkan materi ketahanan pangan melalui project learning.
Berita Terbaru