Follow Us :              

Melalui Forum Kerja Sama Daerah, 12 Provinsi Bangun Sinergi Jaga Ketahanan Pangan

  11 May 2026  |   13:00:00  |   dibaca : 105 
Kategori :
Bagikan :


Melalui Forum Kerja Sama Daerah, 12 Provinsi Bangun Sinergi Jaga Ketahanan Pangan

11 May 2026 | 13:00:00 | dibaca : 105
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

SEMARANG – Sebanyak 12 pemerintah provinsi yang tergabung dalam Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD MPU) membangun sinergi untuk bersama-sama menjaga ketahanan pangan. 

Hal itu mengemuka dalam acara Business Meeting Forum Mitra Praja Utama 2026 di Hotel Tentrem, Kota Semarang pada Senin, 11 Mei 2026. 

Acara yang mengusung tema  "Sinergi Ketahanan Pangan dan Energi Berkelanjutan sebagai Strategi Mitigasi Dampak Perubahan Iklim" ini, diikuti oleh Pemerintah Provinsi Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau. 

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak anggota FKD MPU untuk saling bersinergi dan memenuhi kebutuhan pangan masing-masing daerah.

"Melalui forum ini nanti bisa ditemukan mana yang punya produk tertentu. Nanti bisa diserap di provinsi lain, sehingga menjadi jaminan terserapnya produk-produk di wilayah anggota MPU," ucapnya.

Ia mengatakan, tantangan ketahanan pangan saat ini semakin kompleks, karena adanya perubahan iklim yang memengaruhi cuaca dan pola tanam. Apalagi, diperkirakan akan terjadi kemarau panjang pada tahun ini.

Selain itu, sektor pertanian juga menghadapi ancaman kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan, serta persoalan sumber daya manusia. Bahkan, minat generasi muda untuk terlibat langsung di sektor pertanian juga berkurang. Oleh karena itu, Jawa Tengah terus mendorong pengembangan inovasi agar anak-anak muda tertarik menekuni sektor pertanian.

Sekda berharap, forum ini menjadi instrumen strategis dalam menerjemahkan kebijakan makro kepala daerah ke dalam aksi nyata, baik melalui penguatan rantai pasok, peningkatan konektivitas antarwilayah, serta pengembangan peluang investasi dan kerja sama antardaerah.  

Sementara itu, Direktur Eksekutif FKD MPU, Suhajar Diantoro, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Zulfikri Armada, mengatakan bahwa Business Meeting Forum Mitra Praja Utama 2026 merupakan wujud nyata dan komitmen kolaborasi antarprovinsi untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kemakmuran bersama. 

"Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta penghargaan yang penuh kepada Pemprov Jawa Tengah, karena atas kerja keras Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,  forum ini dapat terlaksana dengan baik," urainya. 

Ia mengungkapkan, forum tersebut membuka peluang kerja sama yang mempertemukan pelaku usaha/penyedia dan pembeli/pihak yang membutuhkan agar transaksinya lebih efisien dan saling menguntungkan.

"Saya berharap forum ini tidak berhenti sebagai ruang temu, tetapi lebih dari itu, ini dapat menjadi ruang interaksi yang dapat melahirkan aksi nyata. Kita ingin melihat lahirnya kesepakatan-kesepakatan dalam bisnis. Kita ingin terjadi kontrak kerja sama yang berkelanjutan," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG – Sebanyak 12 pemerintah provinsi yang tergabung dalam Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD MPU) membangun sinergi untuk bersama-sama menjaga ketahanan pangan. 

Hal itu mengemuka dalam acara Business Meeting Forum Mitra Praja Utama 2026 di Hotel Tentrem, Kota Semarang pada Senin, 11 Mei 2026. 

Acara yang mengusung tema  "Sinergi Ketahanan Pangan dan Energi Berkelanjutan sebagai Strategi Mitigasi Dampak Perubahan Iklim" ini, diikuti oleh Pemerintah Provinsi Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau. 

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak anggota FKD MPU untuk saling bersinergi dan memenuhi kebutuhan pangan masing-masing daerah.

"Melalui forum ini nanti bisa ditemukan mana yang punya produk tertentu. Nanti bisa diserap di provinsi lain, sehingga menjadi jaminan terserapnya produk-produk di wilayah anggota MPU," ucapnya.

Ia mengatakan, tantangan ketahanan pangan saat ini semakin kompleks, karena adanya perubahan iklim yang memengaruhi cuaca dan pola tanam. Apalagi, diperkirakan akan terjadi kemarau panjang pada tahun ini.

Selain itu, sektor pertanian juga menghadapi ancaman kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan, serta persoalan sumber daya manusia. Bahkan, minat generasi muda untuk terlibat langsung di sektor pertanian juga berkurang. Oleh karena itu, Jawa Tengah terus mendorong pengembangan inovasi agar anak-anak muda tertarik menekuni sektor pertanian.

Sekda berharap, forum ini menjadi instrumen strategis dalam menerjemahkan kebijakan makro kepala daerah ke dalam aksi nyata, baik melalui penguatan rantai pasok, peningkatan konektivitas antarwilayah, serta pengembangan peluang investasi dan kerja sama antardaerah.  

Sementara itu, Direktur Eksekutif FKD MPU, Suhajar Diantoro, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Zulfikri Armada, mengatakan bahwa Business Meeting Forum Mitra Praja Utama 2026 merupakan wujud nyata dan komitmen kolaborasi antarprovinsi untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kemakmuran bersama. 

"Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta penghargaan yang penuh kepada Pemprov Jawa Tengah, karena atas kerja keras Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,  forum ini dapat terlaksana dengan baik," urainya. 

Ia mengungkapkan, forum tersebut membuka peluang kerja sama yang mempertemukan pelaku usaha/penyedia dan pembeli/pihak yang membutuhkan agar transaksinya lebih efisien dan saling menguntungkan.

"Saya berharap forum ini tidak berhenti sebagai ruang temu, tetapi lebih dari itu, ini dapat menjadi ruang interaksi yang dapat melahirkan aksi nyata. Kita ingin melihat lahirnya kesepakatan-kesepakatan dalam bisnis. Kita ingin terjadi kontrak kerja sama yang berkelanjutan," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu