Follow Us :              

Temui Kepala Bappenas, Gubernur Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Jalur Pansela dan Pantura

  08 June 2026  |   08:00:00  |   dibaca : 210 
Kategori :
Bagikan :


Temui Kepala Bappenas, Gubernur Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Jalur Pansela dan Pantura

08 June 2026 | 08:00:00 | dibaca : 210
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menerima kunjungan kerja Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, di Kota Semarang pada Senin, 8 Juni 2026. 

Dalam pertemuan strategis tersebut, Gubernur mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di jalur pantai selatan (pansela) dan pantai utara (pantura).

Gubernur menegaskan, arahan dan sinergi yang dibangun dengan pemerintah pusat sangat krusial bagi percepatan pembangunan di wilayahnya. Ia memfokuskan prioritas pembangunan pada pemerataan infrastruktur jalan serta sistem irigasi, mengingat posisi vital Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Selain itu, ia juga meminta dukungan dari pusat untuk mempercepat kemajuan infrastruktur penunjang ekonomi makro, seperti konektivitas jalan, optimalisasi pelabuhan, hingga pengembangan dry port di Jawa Tengah.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menilai bahwa gagasan dari Gubernur Jateng sejalan dengan cita-cita Presiden untuk membangun Indonesia dari desa.  

"Dari penjelasan Gubernur, saya mendapat insight (wawasan) mendalam terkait Jawa Tengah. Saya semakin menyadari bahwa pembangunan yang harus dilakukan bukan dari Jakarta, bukan dari Semarang, tetapi di desa-desa dari kawasan paling tertinggal. Ini arah dan cita-cita yang sama, bukan hanya dari Presiden, ternyata juga dari Gubernur Jawa Tengah," ucapnya.

Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi yang sangat luar biasa, di antaranya tenaga kerja dan sumber daya manusia yang tumbuh dengan cepat.

"Pekerja atau karyawan dari Jawa Tengah itu punya keuletan yang luar biasa, daya tahan luar biasa. Petani kita juga jujur dan pekerja keras. Itu modal kita untuk maju," ungkapnya.


Bagikan :

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menerima kunjungan kerja Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, di Kota Semarang pada Senin, 8 Juni 2026. 

Dalam pertemuan strategis tersebut, Gubernur mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di jalur pantai selatan (pansela) dan pantai utara (pantura).

Gubernur menegaskan, arahan dan sinergi yang dibangun dengan pemerintah pusat sangat krusial bagi percepatan pembangunan di wilayahnya. Ia memfokuskan prioritas pembangunan pada pemerataan infrastruktur jalan serta sistem irigasi, mengingat posisi vital Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Selain itu, ia juga meminta dukungan dari pusat untuk mempercepat kemajuan infrastruktur penunjang ekonomi makro, seperti konektivitas jalan, optimalisasi pelabuhan, hingga pengembangan dry port di Jawa Tengah.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menilai bahwa gagasan dari Gubernur Jateng sejalan dengan cita-cita Presiden untuk membangun Indonesia dari desa.  

"Dari penjelasan Gubernur, saya mendapat insight (wawasan) mendalam terkait Jawa Tengah. Saya semakin menyadari bahwa pembangunan yang harus dilakukan bukan dari Jakarta, bukan dari Semarang, tetapi di desa-desa dari kawasan paling tertinggal. Ini arah dan cita-cita yang sama, bukan hanya dari Presiden, ternyata juga dari Gubernur Jawa Tengah," ucapnya.

Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi yang sangat luar biasa, di antaranya tenaga kerja dan sumber daya manusia yang tumbuh dengan cepat.

"Pekerja atau karyawan dari Jawa Tengah itu punya keuletan yang luar biasa, daya tahan luar biasa. Petani kita juga jujur dan pekerja keras. Itu modal kita untuk maju," ungkapnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu