Foto : Adit (Humas Jateng)
Foto : Adit (Humas Jateng)
SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., memberikan apresiasi kepada para alumni SMAN 1 Semarang (Aljiro Smansa) atas kontribusi yang diberikan di berbagai sektor pembangunan di Jateng maupun Indonesia.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Reuni Akbar dan Pelantikan Pengurus Aljiro Smansa di Halaman SMAN 1 Semarang pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Ia menilai, rekam jejak para alumni yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi inspirasi penting bagi generasi muda.
Gubernur menjelaskan, alumni SMAN 1 Semarang saat ini tersebar di berbagai penjuru. Mereka juga memiliki pengalaman dan keahlian di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, lembaga tinggi negara, sektor swasta, dan lain sebagainya. Pengalaman ini tentunya sangat membantu bagi generasi muda.
Oleh karena itu, ia juga mendukung acara yang mengusung tema "Beyond Nostalgia, From School to Nation" tersebut, termasuk pencanangan Smansa Future Heritage School.
"Reuni Aljiro Smansa ini wujud kebersamaan untuk pulang dan berperan ikut membangun SMA-nya," ucap Gubernur.
Menurutnya, upaya untuk mengembangkan SMAN 1 Semarang sebagai Future Heritage School juga sangat bagus. Sebab, gagasan ini akan menggabungkan warisan budaya yang sudah ada di sekolah dengan menambahkan sentuhan modern dan ramah lingkungan.
Gubernur juga mengapresiasi upaya konservasi lingkungan yang dilakukan oleh SMAN 1 Semarang dengan melakukan penanaman pohon baobab.
Reuni Akbar Aljiro Smansa ini dihadiri sejumlah tokoh penting. Mereka merupakan alumni Smansa dari berbagai angkatan, di antaranya ada Komandan Pusat Polisi Militer Periode 2006-2007, Hendardji Soepandji; Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno; hingga Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji.
Arif Havas Oegroseno mengatakan, banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh alumni dalam reuni akbar tersebut, salah satunya penanaman pohon Baobab yang menjadi bagian dari pengembangan Smansa Future Heritage School.
Ia mengatakan, alumni berperan penting dalam memberikan contoh kepada generasi penerusnya.
“Termasuk membantu apa yang dibutuhkan sekolah dan generasi muda," ucap alumni angkatan 81 tersebut.
SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., memberikan apresiasi kepada para alumni SMAN 1 Semarang (Aljiro Smansa) atas kontribusi yang diberikan di berbagai sektor pembangunan di Jateng maupun Indonesia.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Reuni Akbar dan Pelantikan Pengurus Aljiro Smansa di Halaman SMAN 1 Semarang pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Ia menilai, rekam jejak para alumni yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi inspirasi penting bagi generasi muda.
Gubernur menjelaskan, alumni SMAN 1 Semarang saat ini tersebar di berbagai penjuru. Mereka juga memiliki pengalaman dan keahlian di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, lembaga tinggi negara, sektor swasta, dan lain sebagainya. Pengalaman ini tentunya sangat membantu bagi generasi muda.
Oleh karena itu, ia juga mendukung acara yang mengusung tema "Beyond Nostalgia, From School to Nation" tersebut, termasuk pencanangan Smansa Future Heritage School.
"Reuni Aljiro Smansa ini wujud kebersamaan untuk pulang dan berperan ikut membangun SMA-nya," ucap Gubernur.
Menurutnya, upaya untuk mengembangkan SMAN 1 Semarang sebagai Future Heritage School juga sangat bagus. Sebab, gagasan ini akan menggabungkan warisan budaya yang sudah ada di sekolah dengan menambahkan sentuhan modern dan ramah lingkungan.
Gubernur juga mengapresiasi upaya konservasi lingkungan yang dilakukan oleh SMAN 1 Semarang dengan melakukan penanaman pohon baobab.
Reuni Akbar Aljiro Smansa ini dihadiri sejumlah tokoh penting. Mereka merupakan alumni Smansa dari berbagai angkatan, di antaranya ada Komandan Pusat Polisi Militer Periode 2006-2007, Hendardji Soepandji; Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno; hingga Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji.
Arif Havas Oegroseno mengatakan, banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh alumni dalam reuni akbar tersebut, salah satunya penanaman pohon Baobab yang menjadi bagian dari pengembangan Smansa Future Heritage School.
Ia mengatakan, alumni berperan penting dalam memberikan contoh kepada generasi penerusnya.
“Termasuk membantu apa yang dibutuhkan sekolah dan generasi muda," ucap alumni angkatan 81 tersebut.
Berita Terbaru