Follow Us :              

Penerbangan Kembali Dibuka, Pemprov Jateng Siap Sambut Kedatangan Kafilah MTQ Nasional 2026

  08 September 2026  |   09:00:00  |   dibaca : 181 
Kategori :
Bagikan :

Penerbangan Kembali Dibuka, Pemprov Jateng Siap Sambut Kedatangan Kafilah MTQ Nasional 2026

08 September 2026 | 09:00:00 | dibaca : 181
Kategori :
Bagikan :

Foto : Mizan (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Penerbangan Kembali Dibuka, Pemprov Jateng Siap Sambut Kedatangan Kafilah MTQ Nasional 2026
Penerbangan Kembali Dibuka, Pemprov Jateng Siap Sambut Kedatangan Kafilah MTQ Nasional 2026
Penerbangan Kembali Dibuka, Pemprov Jateng Siap Sambut Kedatangan Kafilah MTQ Nasional 2026
Penerbangan Kembali Dibuka, Pemprov Jateng Siap Sambut Kedatangan Kafilah MTQ Nasional 2026
Penerbangan Kembali Dibuka, Pemprov Jateng Siap Sambut Kedatangan Kafilah MTQ Nasional 2026

Foto : Mizan (Humas Jateng)

WONOSOBO — Sejumlah bandara dan rute penerbangan di berbagai daerah di Indonesia kini sudah kembali beroperasi, setelah sempat ditutup imbas paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Sebelumnya, 10 kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan berangkat dari daerahnya ke Jawa Tengah mengalami kendala akibat terjadinya hal tersebut.

Dengan kembali dibukanya sejumlah bandara dan rute penerbangan, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan, pihaknya siap menyambut kedatangan para kafilah MTQN XXXI Tahun 2026 dari berbagai daerah menuju ke Jawa Tengah. Ia berharap, mobilisasi para kafilah berjalan lancar.

“Untuk gangguan penerbangan akibat aktivitas vulkanik, alhamdulillah hari ini sudah dibuka,” ucapnya di sela acara peluncuran Program Kapulaga di Desa Butuh Kidul, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo pada Selasa, 8 September 2026.
 
Meskipun demikian, pihaknya tetap menyiapkan langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi penutupan bandara secara insidental akibat aktivitas vulkanik.

Ia mengatakan, Pemprov Jateng telah berkoordinasi dengan maskapai Garuda Indonesia dan pengelola bandara untuk memastikan mobilitas kafilah tetap berjalan apabila terjadi gangguan penerbangan.

"Kemarin saya sudah menyampaikan kepada Garuda juga, kalau memang nanti ada penutupan yang sifatnya insidental, kita nanti akan bikin rute yang senyaman mungkin untuk kafilah," ujarnya.

Wagub menyebut, gangguan penerbangan sebelumnya terjadi di sejumlah daerah. Bahkan, beberapa kafilah terdampak karena penerbangannya harus melalui Bandara Soekarno-Hatta. 

Oleh karena itu, apabila kembali terjadi penutupan sejumlah bandara, penerbangan kafilah akan diarahkan melalui rute alternatif dengan memanfaatkan bandara-bandara penunjang.

"Kalau nanti ada penutupan beberapa bandara, mereka harus dialihkan. Mungkin akan ada transit-transit di bandara-bandara penunjang," katanya.

Ia menegaskan, pengaturan rute alternatif nantinya akan difasilitasi oleh Garuda Indonesia bersama pengelola bandara. Langkah tersebut disiapkan agar gangguan akibat aktivitas vulkanik tidak menghambat kedatangan kafilah ke Jawa Tengah.

Selain menyiapkan skenario transportasi, Pemprov Jateng juga telah melakukan koordinasi dengan Garuda Indonesia terkait kedatangan kafilah. Maskapai Garuda Indonesia juga memberikan potongan harga tiket bagi kafilah yang datang ke Jateng.

Wagub menyampaikan, besaran diskon tiket berbeda-beda sesuai daerah asal kafilah. Garuda Indonesia juga menambah satu penerbangan ke Jawa Tengah untuk mendukung mobilitas peserta MTQ Nasional.

"Kami ucapkan terima kasih dan ada penambahan satu flight Garuda ke Jawa Tengah," katanya.

Pemprov Jateng terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan MTQN, termasuk kedatangan dan kepulangan kafilah dapat berjalan lancar.

Pada kesempatan itu, Wagub menegaskan, faktor keselamatan tetap menjadi prioritas dalam menghadapi potensi gangguan penerbangan akibat aktivitas vulkanik.


Bagikan :

WONOSOBO — Sejumlah bandara dan rute penerbangan di berbagai daerah di Indonesia kini sudah kembali beroperasi, setelah sempat ditutup imbas paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Sebelumnya, 10 kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan berangkat dari daerahnya ke Jawa Tengah mengalami kendala akibat terjadinya hal tersebut.

Dengan kembali dibukanya sejumlah bandara dan rute penerbangan, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan, pihaknya siap menyambut kedatangan para kafilah MTQN XXXI Tahun 2026 dari berbagai daerah menuju ke Jawa Tengah. Ia berharap, mobilisasi para kafilah berjalan lancar.

“Untuk gangguan penerbangan akibat aktivitas vulkanik, alhamdulillah hari ini sudah dibuka,” ucapnya di sela acara peluncuran Program Kapulaga di Desa Butuh Kidul, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo pada Selasa, 8 September 2026.
 
Meskipun demikian, pihaknya tetap menyiapkan langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi penutupan bandara secara insidental akibat aktivitas vulkanik.

Ia mengatakan, Pemprov Jateng telah berkoordinasi dengan maskapai Garuda Indonesia dan pengelola bandara untuk memastikan mobilitas kafilah tetap berjalan apabila terjadi gangguan penerbangan.

"Kemarin saya sudah menyampaikan kepada Garuda juga, kalau memang nanti ada penutupan yang sifatnya insidental, kita nanti akan bikin rute yang senyaman mungkin untuk kafilah," ujarnya.

Wagub menyebut, gangguan penerbangan sebelumnya terjadi di sejumlah daerah. Bahkan, beberapa kafilah terdampak karena penerbangannya harus melalui Bandara Soekarno-Hatta. 

Oleh karena itu, apabila kembali terjadi penutupan sejumlah bandara, penerbangan kafilah akan diarahkan melalui rute alternatif dengan memanfaatkan bandara-bandara penunjang.

"Kalau nanti ada penutupan beberapa bandara, mereka harus dialihkan. Mungkin akan ada transit-transit di bandara-bandara penunjang," katanya.

Ia menegaskan, pengaturan rute alternatif nantinya akan difasilitasi oleh Garuda Indonesia bersama pengelola bandara. Langkah tersebut disiapkan agar gangguan akibat aktivitas vulkanik tidak menghambat kedatangan kafilah ke Jawa Tengah.

Selain menyiapkan skenario transportasi, Pemprov Jateng juga telah melakukan koordinasi dengan Garuda Indonesia terkait kedatangan kafilah. Maskapai Garuda Indonesia juga memberikan potongan harga tiket bagi kafilah yang datang ke Jateng.

Wagub menyampaikan, besaran diskon tiket berbeda-beda sesuai daerah asal kafilah. Garuda Indonesia juga menambah satu penerbangan ke Jawa Tengah untuk mendukung mobilitas peserta MTQ Nasional.

"Kami ucapkan terima kasih dan ada penambahan satu flight Garuda ke Jawa Tengah," katanya.

Pemprov Jateng terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan MTQN, termasuk kedatangan dan kepulangan kafilah dapat berjalan lancar.

Pada kesempatan itu, Wagub menegaskan, faktor keselamatan tetap menjadi prioritas dalam menghadapi potensi gangguan penerbangan akibat aktivitas vulkanik.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu