Follow Us :              

Wujudkan Mimpi Purwanto, Ganjar Bantu Renovasi Rumah Agar Layak Huni

  16 June 2021  |   11:00:00  |   dibaca : 845 
Kategori :
Bagikan :


Wujudkan Mimpi Purwanto, Ganjar Bantu Renovasi Rumah Agar Layak Huni

16 June 2021 | 11:00:00 | dibaca : 845
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

KAB. SEMARANG - Parti dan suaminya, Purmanto, tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Tanpa disangka, mimpi merenovasi rumah yang telah mereka ditinggali bersama keluarga lebih dari setengah abad akan segera terwujud. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengunjungi rumah mereka di Dusun Ganding, Desa Sumberejo, Pabelan, Kabupaten Semarang, pada Rabu (16/6/2021). Kunjungan ini menjadi kejutan bagi pasangan tersebut. 

Njenengan nyambut damel nopo Pak (Bapak kerja apa )?,” tanya Ganjar menyapa Purmanto yang duduk di depan kediamannya 

“(Membuat) Besek Pak,” tutur Purmanto yang juga penyandang disabilitas tersebut. 

Ganjar kemudian berbincang dengan Parti soal kondisi rumahnya. Dari cerita Parti, Ganjar mengetahui bahwa rumah tersebut merupakan peninggalan orangtuanya. Sejak berdiri puluhan tahun silam, belum pernah direnovasi. Sebagian besar bangunan telah mengalami kerusakan. 

Beberapa kayu yang menyekat antara ruang tengah dengan kamar sudah tidak utuh lagi. Bahkan ada yang menggantung dan tidak menyangga ke tanah. Ada total 3 kamar di rumah tersebut. 

Meh digawe koyok piye Bu? Iki kan (omahe) gede, sing didandani cilik wae sak cukupe wae, ( Rumahnya mau diperbaiki seperti apa Bu? Rumahnya besar, diperbaiki secukupnya saja ya? )” tanya Ganjar pada Parti. 

Nggih Pak mpun kulo manut mawon, (Ya Pak, saya menurut saja)," sahutnya. 

Ganjar tersentuh melihat tanggapan Parti dan langsung menghubungi seseorang. Ternyata, Ganjar menelepon Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko. 

“Pak ini saya di Kabupaten Semarang, liat RTLH (Rumah Tidak Layak Huni). Nah coba Mas dibuatkan atau kirim (petugas) besok ke sini, (tetapi) kalau ada tenaganya, sekarang (juga) boleh. Terus buatkan desain. Omahe (rumahnya) menurutku gede, tapi bolong-bolong,” tutur Ganjar saat menelpon Kadisperakim Jateng. 

Usai menelepon Kadisperakim, Ganjar kembali menyampaikan niatnya membantu Parti dan keluarga untuk memperbaiki rumahnya agar layak huni. 

Matur nuwun (terimakasih) Pak Ganjar, (kami) diberikan bantuan. Diperbaiki rumahnya, seneng,” tutur Parti. 

Dalam kesempatan itu pula, Ganjar mengingatkan warga Sumberejo untuk tetap disiplin protokol kesehatan. Apalagi, di desa tersebut masih  zona hijau, nihil kasus Covid-19. 

“Dijaga terus ya Bapak, Ibu, maskere dipakai terus nggih. Jogo tonggonya digerakkan, yang keluar masuk dicateti, pun pamit nggih (sudah ya saya pamit),” kata Ganjar.


Bagikan :

KAB. SEMARANG - Parti dan suaminya, Purmanto, tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Tanpa disangka, mimpi merenovasi rumah yang telah mereka ditinggali bersama keluarga lebih dari setengah abad akan segera terwujud. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengunjungi rumah mereka di Dusun Ganding, Desa Sumberejo, Pabelan, Kabupaten Semarang, pada Rabu (16/6/2021). Kunjungan ini menjadi kejutan bagi pasangan tersebut. 

Njenengan nyambut damel nopo Pak (Bapak kerja apa )?,” tanya Ganjar menyapa Purmanto yang duduk di depan kediamannya 

“(Membuat) Besek Pak,” tutur Purmanto yang juga penyandang disabilitas tersebut. 

Ganjar kemudian berbincang dengan Parti soal kondisi rumahnya. Dari cerita Parti, Ganjar mengetahui bahwa rumah tersebut merupakan peninggalan orangtuanya. Sejak berdiri puluhan tahun silam, belum pernah direnovasi. Sebagian besar bangunan telah mengalami kerusakan. 

Beberapa kayu yang menyekat antara ruang tengah dengan kamar sudah tidak utuh lagi. Bahkan ada yang menggantung dan tidak menyangga ke tanah. Ada total 3 kamar di rumah tersebut. 

Meh digawe koyok piye Bu? Iki kan (omahe) gede, sing didandani cilik wae sak cukupe wae, ( Rumahnya mau diperbaiki seperti apa Bu? Rumahnya besar, diperbaiki secukupnya saja ya? )” tanya Ganjar pada Parti. 

Nggih Pak mpun kulo manut mawon, (Ya Pak, saya menurut saja)," sahutnya. 

Ganjar tersentuh melihat tanggapan Parti dan langsung menghubungi seseorang. Ternyata, Ganjar menelepon Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko. 

“Pak ini saya di Kabupaten Semarang, liat RTLH (Rumah Tidak Layak Huni). Nah coba Mas dibuatkan atau kirim (petugas) besok ke sini, (tetapi) kalau ada tenaganya, sekarang (juga) boleh. Terus buatkan desain. Omahe (rumahnya) menurutku gede, tapi bolong-bolong,” tutur Ganjar saat menelpon Kadisperakim Jateng. 

Usai menelepon Kadisperakim, Ganjar kembali menyampaikan niatnya membantu Parti dan keluarga untuk memperbaiki rumahnya agar layak huni. 

Matur nuwun (terimakasih) Pak Ganjar, (kami) diberikan bantuan. Diperbaiki rumahnya, seneng,” tutur Parti. 

Dalam kesempatan itu pula, Ganjar mengingatkan warga Sumberejo untuk tetap disiplin protokol kesehatan. Apalagi, di desa tersebut masih  zona hijau, nihil kasus Covid-19. 

“Dijaga terus ya Bapak, Ibu, maskere dipakai terus nggih. Jogo tonggonya digerakkan, yang keluar masuk dicateti, pun pamit nggih (sudah ya saya pamit),” kata Ganjar.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu