Follow Us :              

Dukung Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrim, Taj Yasin Intensifkan 1 OPD 1 Desa Dampingan

  30 September 2021  |   15:00:00  |   dibaca : 373 
Kategori :
Bagikan :


Dukung Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrim, Taj Yasin Intensifkan 1 OPD 1 Desa Dampingan

30 September 2021 | 15:00:00 | dibaca : 373
Kategori :
Bagikan :

Foto : istimewa (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : istimewa (Humas Jateng)

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta program 1 OPD 1 Desa Dampingan di Jawa Tengah dapat dipercepat, khususnya, di lima kabupaten yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng pada upaya pemerintah pusat untuk melakukan pengentasan kemiskinan secara ekstrim dalam waktu tiga bulan. 

"Kemarin, Pak Ganjar sudah mempersiapkan skema agar (kemiskinan ekstrim) lima kabupaten di Jateng bisa segera tertangani. Maka saya rasa program 1 OPD 1 Desa Dampingan bisa digenjot agar kemiskinan bisa lebih cepat tertangani," kata Taj Yasin, dikonfirmasi melalui saluran telepon, Kamis (30/09/2021). 

Taj Yasin berpendapat, program 1 OPD 1 Desa Dampingan sangat sejalan dengan visi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang juga menghendaki persoalan kemiskinan bisa segera teratasi.  Menurutnya, dengan berbagai upaya yang dilakukan Pemprov Jateng, maka pihaknya optimis persoalan kemiskinan ekstrim dapat tertangani. 

"Maka itu, ini semua sudah sejalan. Tinggal kita sama-sama saling bantu dan gotong-royong agar masalah kemiskinan ekstrim ini cepat selesai," tambahnya. 

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memerintahkan agar Pemprov Jateng menyiapkan skema untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten. Termasuk memetakan hingga level terendah untuk mengambil langkah percepatan dalam tiga bulan ke depan. 

Sebagai informasi, pemerintah pusat telah menargetkan penanggulangan kemiskinan ekstrem nasional sebanyak 20 persen pada tahun 2021. Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam rapat dengan menteri dan gubernur se-Indonesia meminta dalam tiga bulan ke depan dapat mengentaskan kemiskinan ekstrem sekitar 2 juta penduduk. 

Untuk mencapai target tersebut, Ma'ruf Amin meminta setiap provinsi memetakan lima kabupaten prioritas untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem. Di Provinsi Jawa Tengah sendiri lima kabupaten dengan kemiskinan ekstrem tersebut antara lain Kabupaten Banyumas, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Kebumen.


Bagikan :

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta program 1 OPD 1 Desa Dampingan di Jawa Tengah dapat dipercepat, khususnya, di lima kabupaten yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng pada upaya pemerintah pusat untuk melakukan pengentasan kemiskinan secara ekstrim dalam waktu tiga bulan. 

"Kemarin, Pak Ganjar sudah mempersiapkan skema agar (kemiskinan ekstrim) lima kabupaten di Jateng bisa segera tertangani. Maka saya rasa program 1 OPD 1 Desa Dampingan bisa digenjot agar kemiskinan bisa lebih cepat tertangani," kata Taj Yasin, dikonfirmasi melalui saluran telepon, Kamis (30/09/2021). 

Taj Yasin berpendapat, program 1 OPD 1 Desa Dampingan sangat sejalan dengan visi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang juga menghendaki persoalan kemiskinan bisa segera teratasi.  Menurutnya, dengan berbagai upaya yang dilakukan Pemprov Jateng, maka pihaknya optimis persoalan kemiskinan ekstrim dapat tertangani. 

"Maka itu, ini semua sudah sejalan. Tinggal kita sama-sama saling bantu dan gotong-royong agar masalah kemiskinan ekstrim ini cepat selesai," tambahnya. 

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memerintahkan agar Pemprov Jateng menyiapkan skema untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten. Termasuk memetakan hingga level terendah untuk mengambil langkah percepatan dalam tiga bulan ke depan. 

Sebagai informasi, pemerintah pusat telah menargetkan penanggulangan kemiskinan ekstrem nasional sebanyak 20 persen pada tahun 2021. Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam rapat dengan menteri dan gubernur se-Indonesia meminta dalam tiga bulan ke depan dapat mengentaskan kemiskinan ekstrem sekitar 2 juta penduduk. 

Untuk mencapai target tersebut, Ma'ruf Amin meminta setiap provinsi memetakan lima kabupaten prioritas untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem. Di Provinsi Jawa Tengah sendiri lima kabupaten dengan kemiskinan ekstrem tersebut antara lain Kabupaten Banyumas, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Kebumen.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu