Follow Us :              

Kunjungi Bhayangkara Mural Festival 2021 di Mapolda Jateng, Ganjar Temui Pemural Cilik Surakarta

  30 October 2021  |   09:00:00  |   dibaca : 616 
Kategori :
Bagikan :


Kunjungi Bhayangkara Mural Festival 2021 di Mapolda Jateng, Ganjar Temui Pemural Cilik Surakarta

30 October 2021 | 09:00:00 | dibaca : 616
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG -  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi ajang Bhayangkara Mural Festival 2021 yang diselenggarakan di Mapolda Jawa Tengah, Sabtu (30/10/2021). Sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-70, event memperebutkan piala Kapolri ini diselenggarakan secara nasional di seluruh Polda di Indonesia. 

Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, tema festival mural kali ini adalah ‘Peran Generasi Muda untuk Berkreasi dalam Menyampaikan Informasi yang Positif di Masa Pandemi Covid-19’.  Sesuai temanya, festival ini diikuti adalah anak-anak muda  dari berbagai daerah di Jawa Tengah.  
Gubernur Jawa tengah bahkan menemukan pemural cilik berusia 14 tahun. 

Pemural cilik asal Surakarta ini bernama Fransisca Angelia Cinta. Pada Ganjar Pranowo dia menjelaskan konsep mural yang digambarnya di atas tripleks itu. 

"Ini saya kasih tema 'Bersama Menjaga Indonesia'. Berhubung yang mengadakan Polri, maka Polri saya jadikan tokoh utama sama medis. Bareng-bareng jaga Indonesia. Itu saya bikin polisi bantu tenaga medis, menyemprotkan disinfektan, terus ada tenaga medisnya bantuin masyarakat," ujarnya. 

Angelia mengungkapkan, konsep yang dibuatnya saat itu ditemukan setelah beberapakali dia mencoba.

"Ini ide saya sendiri setelah revisi sket berkali-kali," lanjut Angelia yang menggambar mural sejak kelas VII SMP.

Angelia mengaku sering sudah hobi menggambar dan terus mendalaminya sejak TK. Dari hobi menggambar ini kegemarannya membuat mural timbul. Hingga saat ini Angelia telah berkali-kali mengikuti lomba mural. Dari awalnya hanya lomba di sekolah, kini Angelia sudah merambah ke berbagai perlombaan mural di berbagai daerah. Meski tanpa belajar mural secara khusus, dia sering meraih juara. 

"Otodidak, langsung senang saja, hobi dari hati. Biasanya gambar anime Jepang kalau di kanvas, kalau di tembok atau triplek gini pilih yang simpel. Kalau sudah lulus SMP mau masuk SMK khusus seni," ujar siswa SMPN 24 Surakarta itu 

Sikap lugas Angelia menarik simpati Ganjar Pranowo. Ganjar mengapresiasi semangat Angelia untuk meneruskan pendidikan di sekolah menengah kejuruan khusus seni seperti yang dia inginkan. Menurut Ganjar, hal ini luar biasa karena pada usia yang masih muda Angelina sudah memiliki pandangan mengenai masa depannya. 

"Bagus, sudah betul ini. Tidak hanya corat-coret saja tetapi sudah bisa menentukan ke depan mau ke mana," ujar Ganjar saat melihat Angelia menggambar mural. 

Ditunggui dan diamati secara langsung oleh Gubernur ketika sedang menggambar, diakui Angelia membuat dirinya grogi karena sangat senang. 

"Grogi (dilihat Ganjar Pranowo), tetapi ia idola. (Saya) Suka sama Pak Ganjar karena orangnya baik, ramah, dan lucu," kata Angelia dengan mata berbinar.


Bagikan :

SEMARANG -  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi ajang Bhayangkara Mural Festival 2021 yang diselenggarakan di Mapolda Jawa Tengah, Sabtu (30/10/2021). Sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-70, event memperebutkan piala Kapolri ini diselenggarakan secara nasional di seluruh Polda di Indonesia. 

Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, tema festival mural kali ini adalah ‘Peran Generasi Muda untuk Berkreasi dalam Menyampaikan Informasi yang Positif di Masa Pandemi Covid-19’.  Sesuai temanya, festival ini diikuti adalah anak-anak muda  dari berbagai daerah di Jawa Tengah.  
Gubernur Jawa tengah bahkan menemukan pemural cilik berusia 14 tahun. 

Pemural cilik asal Surakarta ini bernama Fransisca Angelia Cinta. Pada Ganjar Pranowo dia menjelaskan konsep mural yang digambarnya di atas tripleks itu. 

"Ini saya kasih tema 'Bersama Menjaga Indonesia'. Berhubung yang mengadakan Polri, maka Polri saya jadikan tokoh utama sama medis. Bareng-bareng jaga Indonesia. Itu saya bikin polisi bantu tenaga medis, menyemprotkan disinfektan, terus ada tenaga medisnya bantuin masyarakat," ujarnya. 

Angelia mengungkapkan, konsep yang dibuatnya saat itu ditemukan setelah beberapakali dia mencoba.

"Ini ide saya sendiri setelah revisi sket berkali-kali," lanjut Angelia yang menggambar mural sejak kelas VII SMP.

Angelia mengaku sering sudah hobi menggambar dan terus mendalaminya sejak TK. Dari hobi menggambar ini kegemarannya membuat mural timbul. Hingga saat ini Angelia telah berkali-kali mengikuti lomba mural. Dari awalnya hanya lomba di sekolah, kini Angelia sudah merambah ke berbagai perlombaan mural di berbagai daerah. Meski tanpa belajar mural secara khusus, dia sering meraih juara. 

"Otodidak, langsung senang saja, hobi dari hati. Biasanya gambar anime Jepang kalau di kanvas, kalau di tembok atau triplek gini pilih yang simpel. Kalau sudah lulus SMP mau masuk SMK khusus seni," ujar siswa SMPN 24 Surakarta itu 

Sikap lugas Angelia menarik simpati Ganjar Pranowo. Ganjar mengapresiasi semangat Angelia untuk meneruskan pendidikan di sekolah menengah kejuruan khusus seni seperti yang dia inginkan. Menurut Ganjar, hal ini luar biasa karena pada usia yang masih muda Angelina sudah memiliki pandangan mengenai masa depannya. 

"Bagus, sudah betul ini. Tidak hanya corat-coret saja tetapi sudah bisa menentukan ke depan mau ke mana," ujar Ganjar saat melihat Angelia menggambar mural. 

Ditunggui dan diamati secara langsung oleh Gubernur ketika sedang menggambar, diakui Angelia membuat dirinya grogi karena sangat senang. 

"Grogi (dilihat Ganjar Pranowo), tetapi ia idola. (Saya) Suka sama Pak Ganjar karena orangnya baik, ramah, dan lucu," kata Angelia dengan mata berbinar.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu