Follow Us :              

Ingin Gowes Bersama Ganjar, Siswa SMP Nekat Bersepeda Cilacap - Semarang

  16 December 2021  |   07:00:00  |   dibaca : 398 
Kategori :
Bagikan :


Ingin Gowes Bersama Ganjar, Siswa SMP Nekat Bersepeda Cilacap - Semarang

16 December 2021 | 07:00:00 | dibaca : 398
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tadi pagi, Kamis (16/12/2021) di rumah dinasnya mendapat kunjungan Yudha Wiratama,13. Anak laki-laki ini mengayuh sepeda dari Cilacap ke kota Semarang demi memenuhi impiannya bersepeda dengan Ganjar Pranowo. 

Yudha merupakan siswa SMPN 1 Kesugihan Kabupaten Cilacap. Warga Desa Pesanggrahan ini nekat bersepeda dari Cilacap menuju Kota Semarang untuk bertemu Gubernur Ganjar Pranowo. 

Yudha berangkat dari rumahnya pada Rabu (15/12) pagi. Didampingi sang ayah, Tugiyo (50), Yudha menempuh perjalanan sekitar 10 jam dengan rute cukup berat dan penuh tanjakan yakni Cilacap-Purbalingga-Pemalang-Pekalongan-Batang-Kendal dan Semarang. 

"Kamu yang katanya gowes dari Cilacap ke Semarang? Kamu namanya siapa? kelas berapa? hebat banget lho kamu. Berapa jam sampai Semarang? jarak tempuhnya berapa?," tanya Gubenur penasaran pada Yudha. 

Yudha sambil malu-malu menceritakan lika-liku perjalanannya hingga sampai Semarang. malam Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 jam  dengan jarak tempuh 250 km, tadi malam Yudha akhirnga sampai Semarang. 

"Saya kesini mau silaturahmi sama Pak Ganjar. Saya juga ingin sepedaan bareng Bapak," ucap Yudha polos. 

Tanpa menunggu lama, Gubernur mengajak Yudha gowes keliling Kota Semarang dengan pilihan jalur menantang. Mereka melewati tanjakan Gombel, tanjakan Gajahmungkur dan tanjakan-tanjakan di perkampungan. 

Mengayuh bersisian, mereka terlihat berbincang santai. Tidak hanya melewati rute tanjakan-tanjakan ekstrem, Ganjar juga mengajak Yudha keliling ke Kota Lama Semarang dan sarapan bersama. 

"Yudha ini luar biasa, dia baru setahun belajar sepeda, tapi punya bakat bagus. Setidaknya tadi kita tes naik tanjakan Gombel, dia nggak keringetan. Padahal saya saja ngos-ngosan," ujar Gubernur. 

Dia mengaku terkesan dengan tekad dan keberanian Yudha bersepeda dari Cilacap ke Semarang yang rutenya sangat berat. Terutama mulai Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga dan Pemalang. 

"Saya tahu persis itu rute yang banyak tantangan. Terutama di Purbalingga, Banjarnegara karena tanjakannya ekstrem. Tapi dia mampu melakukan itu," pujinya. 

Semangat Yudha yang luar biasa itu, menurutnya bisa menunjukkan potensi bakatnya sebagai atlet masa depan bangsa. 

"Dugaan saya banyak anak seperti Yudha ini. Usia seperti dia, kelas 2 SMP sudah punya potensi bagus untuk jadi atlet profesional. Yudha ini hanya butuh pelatih saja. Kalau ketemu pelatih yang bagus, dia bisa jadi atlet hebat. Passion-nya ada, semangat berolahraganya ada. Terus latihan ya," katanya. 

Menurut Tugiyo, ayah Yudha, anaknya itu memang terkenal aktif dan cenderung nekat. Sejak setahun lalu, Yudha gemar bersepeda bahkan sering sepedaan sendiri sampai keluar wilayah Cilacap. 

"Saya waktu itu takut juga, umur masih kecil tapi sudah sepedaan sendiri. Akhirnya anak saya direkrut club sepeda di Cilacap dan dilatih. Saya orang tua hanya bisa mendukung," terangnya. 

Tugiyo mengaku, saat Yudha mengutarakan niatnya bersepeda ke Semarang awalnya dia melarang. Sebab selain pertimbangan usia yang masih sangat kecil, jarak juga terlalu jauh. 

"Tapi karena anaknya aktif banget dan nekat, kalau tidak diizinkan ya tetap berangkat. Apalagi katanya, pak Ganjar itu idolanya," jelasnya. 

Yudha sendiri tidak bisa menutupi rasa bahagia. Mimpinya bertemu Gubernur dan sepeda bersama, akhirnya bisa terwujud. 

"Bisa ketemu pak Ganjar, sepedaan bareng, rasanya senang sekali. Pak Ganjar ternyata mantap gowesnya," aku Yudha. 

Ia mengungkap, awal mula dirinya nekat bersepeda ke Semarang karena penasaran dengan postingan temannya di group Whatsapp yang menampilkan foto Gubernur bersepeda. 

"Saya lihat itu, wah berarti pak Ganjar suka naik sepeda ya. Terus saya kepikiran ingin sepedaan bareng pak Ganjar. Karena pak Ganjar suka sepeda, saya juga suka," terangnya. 

Yudha makin bahagia karena ternyata Gubernur juga memberinya hadiah helm, jersey dan sarung tangan. 

"Seneng sekali, tambah semangat bersepeda dan ingin jadi atlet sepeda nasional," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tadi pagi, Kamis (16/12/2021) di rumah dinasnya mendapat kunjungan Yudha Wiratama,13. Anak laki-laki ini mengayuh sepeda dari Cilacap ke kota Semarang demi memenuhi impiannya bersepeda dengan Ganjar Pranowo. 

Yudha merupakan siswa SMPN 1 Kesugihan Kabupaten Cilacap. Warga Desa Pesanggrahan ini nekat bersepeda dari Cilacap menuju Kota Semarang untuk bertemu Gubernur Ganjar Pranowo. 

Yudha berangkat dari rumahnya pada Rabu (15/12) pagi. Didampingi sang ayah, Tugiyo (50), Yudha menempuh perjalanan sekitar 10 jam dengan rute cukup berat dan penuh tanjakan yakni Cilacap-Purbalingga-Pemalang-Pekalongan-Batang-Kendal dan Semarang. 

"Kamu yang katanya gowes dari Cilacap ke Semarang? Kamu namanya siapa? kelas berapa? hebat banget lho kamu. Berapa jam sampai Semarang? jarak tempuhnya berapa?," tanya Gubenur penasaran pada Yudha. 

Yudha sambil malu-malu menceritakan lika-liku perjalanannya hingga sampai Semarang. malam Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 jam  dengan jarak tempuh 250 km, tadi malam Yudha akhirnga sampai Semarang. 

"Saya kesini mau silaturahmi sama Pak Ganjar. Saya juga ingin sepedaan bareng Bapak," ucap Yudha polos. 

Tanpa menunggu lama, Gubernur mengajak Yudha gowes keliling Kota Semarang dengan pilihan jalur menantang. Mereka melewati tanjakan Gombel, tanjakan Gajahmungkur dan tanjakan-tanjakan di perkampungan. 

Mengayuh bersisian, mereka terlihat berbincang santai. Tidak hanya melewati rute tanjakan-tanjakan ekstrem, Ganjar juga mengajak Yudha keliling ke Kota Lama Semarang dan sarapan bersama. 

"Yudha ini luar biasa, dia baru setahun belajar sepeda, tapi punya bakat bagus. Setidaknya tadi kita tes naik tanjakan Gombel, dia nggak keringetan. Padahal saya saja ngos-ngosan," ujar Gubernur. 

Dia mengaku terkesan dengan tekad dan keberanian Yudha bersepeda dari Cilacap ke Semarang yang rutenya sangat berat. Terutama mulai Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga dan Pemalang. 

"Saya tahu persis itu rute yang banyak tantangan. Terutama di Purbalingga, Banjarnegara karena tanjakannya ekstrem. Tapi dia mampu melakukan itu," pujinya. 

Semangat Yudha yang luar biasa itu, menurutnya bisa menunjukkan potensi bakatnya sebagai atlet masa depan bangsa. 

"Dugaan saya banyak anak seperti Yudha ini. Usia seperti dia, kelas 2 SMP sudah punya potensi bagus untuk jadi atlet profesional. Yudha ini hanya butuh pelatih saja. Kalau ketemu pelatih yang bagus, dia bisa jadi atlet hebat. Passion-nya ada, semangat berolahraganya ada. Terus latihan ya," katanya. 

Menurut Tugiyo, ayah Yudha, anaknya itu memang terkenal aktif dan cenderung nekat. Sejak setahun lalu, Yudha gemar bersepeda bahkan sering sepedaan sendiri sampai keluar wilayah Cilacap. 

"Saya waktu itu takut juga, umur masih kecil tapi sudah sepedaan sendiri. Akhirnya anak saya direkrut club sepeda di Cilacap dan dilatih. Saya orang tua hanya bisa mendukung," terangnya. 

Tugiyo mengaku, saat Yudha mengutarakan niatnya bersepeda ke Semarang awalnya dia melarang. Sebab selain pertimbangan usia yang masih sangat kecil, jarak juga terlalu jauh. 

"Tapi karena anaknya aktif banget dan nekat, kalau tidak diizinkan ya tetap berangkat. Apalagi katanya, pak Ganjar itu idolanya," jelasnya. 

Yudha sendiri tidak bisa menutupi rasa bahagia. Mimpinya bertemu Gubernur dan sepeda bersama, akhirnya bisa terwujud. 

"Bisa ketemu pak Ganjar, sepedaan bareng, rasanya senang sekali. Pak Ganjar ternyata mantap gowesnya," aku Yudha. 

Ia mengungkap, awal mula dirinya nekat bersepeda ke Semarang karena penasaran dengan postingan temannya di group Whatsapp yang menampilkan foto Gubernur bersepeda. 

"Saya lihat itu, wah berarti pak Ganjar suka naik sepeda ya. Terus saya kepikiran ingin sepedaan bareng pak Ganjar. Karena pak Ganjar suka sepeda, saya juga suka," terangnya. 

Yudha makin bahagia karena ternyata Gubernur juga memberinya hadiah helm, jersey dan sarung tangan. 

"Seneng sekali, tambah semangat bersepeda dan ingin jadi atlet sepeda nasional," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu