Follow Us :              

Kunjungi PT. Sinar Sosro dan PT. So Good Food, Taj Yasin Ajak Tingkatkan Kerjasama

  24 January 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 399 
Kategori :
Bagikan :


Kunjungi PT. Sinar Sosro dan PT. So Good Food, Taj Yasin Ajak Tingkatkan Kerjasama

24 January 2022 | 09:00:00 | dibaca : 399
Kategori :
Bagikan :

Foto : Rinto (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Rinto (Humas Jateng)

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengapresiasi langkah perusahaan besar seperti PT. Sinar Sosro yang ikut tergerak membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk berkembang. Wagub berharap hal itu bisa ditingkatkan kembali ke level yang lebih tinggi. 

Guna mewujudkan harapan tersebut, Senin (24/01/2022), Wagub melakukan kunjungan balasan ke PT. Sinar Sosro di Kabupaten Semarang, untuk membicarakan rencana ini lebih lanjut. 

"(Awalnya) Kami dapat kunjungan dari PT. Sinar Sosro untuk mendiskusikan bagaimana (mereka) ikut andil dalam pengentasan kemiskinan dan pengembangan UMKM, (program) yang saat ini kita galakkan. Kami (datang) ingin mengajak PT Sinar Sosro," jelas Wagub usai kunjungan tersebut. 

Pada kunjungan itu disampaikan, selain membantu UMKM, Wagub juga ingin PT. Sinar Sosro juga dapat berkontribusi pada program pemerintah lainnya yang masih terkait UMKM yakni, Ekonomi Pesantren (Ekotren) yang saat ini sudah berjalan. 

Salah satu yang diusulkan Wagub untuk lebih meningkatkan potensi UMKM Jawa Tengah, adalah dengan membuat Kawasan Kuliner. 

Kawasan tersebut nantinya bisa diisi oleh para pelaku UMKM, khususnya pedang kaki lima (PKL). Menurut Wagub jika PKL dapat ditertibkan di satu kawasan, maka akan lebih mudah dalam penataan dan pengelolaannya. Kawasan yang tertata apik menampilkan beragam kuliner khas daerah-daerah di Jawa Tengah akan berpotensi meningkatkan minat masyarakat untuk berbelanja. 

"Nanti gongnya (puncaknya) adalah kita ingin mengenalkan makanan khas di Jateng. (Misal) Dari Pati, dari Wonosobo apa ya, Banjarnegara, semua memiliki makanan khas yang kita ingin angkat bareng-bareng. Ini lho Jawa Tengah, makanan khasnya ada, pelaku UMKM nya ada. Itu saja yang ingin kita kerjasamakan dengan PT Sinar Sosro," tandasnya. 

Terkait ajakan kerjasama, GM Marketing PT Sinar Sosro, Denta Anggakusuma, menyambut baik. Dia menjelaskan, ada tiga program yang hendak digarap bersama yakni mengenai pemberdayaan santri, kawasan kuliner, dan festival kuliner asli Jawa Tengah. 

"Kita tertarik untuk memberikan pengelolaan wira usaha dari santri. Kemudian kawasan kuliner asli lokal di Jateng, ternyata cukup banyak dan itu juga ingin kita angkat. Bisa kita jadikan kawasan kuliner itu sebuah destinasi. Ketiga, festival kuliner asli dan mempopulerkan lagi ngeteh (minum teh) di Jateng," katanya. 

Selain mengunjungi PT. Sinar Sosro, Wagub juga mengunjungi PT. So Good Food di Boyolali. Di tempat itu Wagub mengamati dengan seksama proses penyembelihan hewan di PT. So Good Food. Dia mengapresiasi proses penyembelihan hewan di perusahaan itu yang telah mengikuti aturan yang ditetapkan. 

"Mulai dari penyembelihan sampai pencabutan bulu, itu 3 menit sampai 5 menit, artinya matinya dari penyembelihan. Saya harap ada RPH di luar perusahaan besar ini juga mengikuti, memberikan jaminan juga ke masyarakat," himbaunya. 

Terkait kerjasama, Wagub berharap PT. So Good Food nantinya dapat membantu menyerap tenaga kerja, terutama para Juru Sembelih Halal (Juleha) tersertifikasi yang sudah dilatih oleh Pemprov Jawa Tengah. 

"Saya harap, dengan Program Juleha ini bisa diserap tenaga kerjanya di So Good, (dan) di Perusahaan lain," tutupnya.


Bagikan :

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengapresiasi langkah perusahaan besar seperti PT. Sinar Sosro yang ikut tergerak membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk berkembang. Wagub berharap hal itu bisa ditingkatkan kembali ke level yang lebih tinggi. 

Guna mewujudkan harapan tersebut, Senin (24/01/2022), Wagub melakukan kunjungan balasan ke PT. Sinar Sosro di Kabupaten Semarang, untuk membicarakan rencana ini lebih lanjut. 

"(Awalnya) Kami dapat kunjungan dari PT. Sinar Sosro untuk mendiskusikan bagaimana (mereka) ikut andil dalam pengentasan kemiskinan dan pengembangan UMKM, (program) yang saat ini kita galakkan. Kami (datang) ingin mengajak PT Sinar Sosro," jelas Wagub usai kunjungan tersebut. 

Pada kunjungan itu disampaikan, selain membantu UMKM, Wagub juga ingin PT. Sinar Sosro juga dapat berkontribusi pada program pemerintah lainnya yang masih terkait UMKM yakni, Ekonomi Pesantren (Ekotren) yang saat ini sudah berjalan. 

Salah satu yang diusulkan Wagub untuk lebih meningkatkan potensi UMKM Jawa Tengah, adalah dengan membuat Kawasan Kuliner. 

Kawasan tersebut nantinya bisa diisi oleh para pelaku UMKM, khususnya pedang kaki lima (PKL). Menurut Wagub jika PKL dapat ditertibkan di satu kawasan, maka akan lebih mudah dalam penataan dan pengelolaannya. Kawasan yang tertata apik menampilkan beragam kuliner khas daerah-daerah di Jawa Tengah akan berpotensi meningkatkan minat masyarakat untuk berbelanja. 

"Nanti gongnya (puncaknya) adalah kita ingin mengenalkan makanan khas di Jateng. (Misal) Dari Pati, dari Wonosobo apa ya, Banjarnegara, semua memiliki makanan khas yang kita ingin angkat bareng-bareng. Ini lho Jawa Tengah, makanan khasnya ada, pelaku UMKM nya ada. Itu saja yang ingin kita kerjasamakan dengan PT Sinar Sosro," tandasnya. 

Terkait ajakan kerjasama, GM Marketing PT Sinar Sosro, Denta Anggakusuma, menyambut baik. Dia menjelaskan, ada tiga program yang hendak digarap bersama yakni mengenai pemberdayaan santri, kawasan kuliner, dan festival kuliner asli Jawa Tengah. 

"Kita tertarik untuk memberikan pengelolaan wira usaha dari santri. Kemudian kawasan kuliner asli lokal di Jateng, ternyata cukup banyak dan itu juga ingin kita angkat. Bisa kita jadikan kawasan kuliner itu sebuah destinasi. Ketiga, festival kuliner asli dan mempopulerkan lagi ngeteh (minum teh) di Jateng," katanya. 

Selain mengunjungi PT. Sinar Sosro, Wagub juga mengunjungi PT. So Good Food di Boyolali. Di tempat itu Wagub mengamati dengan seksama proses penyembelihan hewan di PT. So Good Food. Dia mengapresiasi proses penyembelihan hewan di perusahaan itu yang telah mengikuti aturan yang ditetapkan. 

"Mulai dari penyembelihan sampai pencabutan bulu, itu 3 menit sampai 5 menit, artinya matinya dari penyembelihan. Saya harap ada RPH di luar perusahaan besar ini juga mengikuti, memberikan jaminan juga ke masyarakat," himbaunya. 

Terkait kerjasama, Wagub berharap PT. So Good Food nantinya dapat membantu menyerap tenaga kerja, terutama para Juru Sembelih Halal (Juleha) tersertifikasi yang sudah dilatih oleh Pemprov Jawa Tengah. 

"Saya harap, dengan Program Juleha ini bisa diserap tenaga kerjanya di So Good, (dan) di Perusahaan lain," tutupnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu