Follow Us :              

Kemudahan Akses Perizinan Bagi Industri Dorong Pertumbuhan Ekonomi

  02 March 2022  |   07:00:00  |   dibaca : 239 
Kategori :
Bagikan :


Kemudahan Akses Perizinan Bagi Industri Dorong Pertumbuhan Ekonomi

02 March 2022 | 07:00:00 | dibaca : 239
Kategori :
Bagikan :

Foto : Rinto (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Rinto (Humas Jateng)

CILACAP - Peran pemerintah daerah dalam mendorong tumbuhnya industri di Jawa Tengah sangat diperlukan di tengah pandemi Covid-19. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memberikan kemudahan akses perizinan bagi industri dan pelaku UMKM. 

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, dengan kemudahan akses perizinan akan merangsang pertumbuhan pelaku UMKM dan industri. 

"Anda semua saat ini menjadi tonggak perusahaan khususnya UKM (untuk) bisa berkembang. Saya ucapkan selamat kepada Pemkab Cilacap yang berkomitmen mempermudah perizinan (usaha) dalam (upaya) pertumbuhan ekonomi," kata Wagub Jawa Tengah saat meresmikan pabrik PT. Bharata International Pharmaceutical di Desa Cipari, Rabu (02/03/2022). 

Wagub menjelaskan banyaknya industri dan UMKM yang muncul akan mendorong ekonomi Jawa Tengah. Keberadaan mereka akan menyerap banyak tenaga kerja. 

Wagub berharap pertumbuhan dunia usaha akan bisa menyerap tenaga kerja lokal, terutama anak muda. Menurutnya, kehadiran anak muda dalam dunia usaha akan menjadi tonggak kemajuan terutama pada bidang pemasaran. Hal ini karena adanya pemanfaatan  teknologi digital. 

"Artinya di tengah pandemi pertumbuhan angkatan kerja kita naik. Saya yakin, para pelaku UKM yang berkontribusi," tandasnya 

Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman mengakui, 90 persen pelaku industri UMKM terkena terdampak pandemi Covid-19. 

Menurutnya, 10 persen industri UMKM yang tidak terdampak disebabkan karena mereka mampu memanfaatkan metode digital marketing dengan baik,  salah satunya, PT. Bharata International Pharmaceutical. 

Syamsul mengusulkan agar PT. Bharata International Pharmaceutical, dapat memberikan informasi bahan-bahan yang mereka butuhkan dalam memproduksi obat tradisional. Diharapkan nantinya masyarakat sekitar dapat dilibatkan untuk memenuhi suplai bahan baku yang diperlukan. 

"Nanti untuk bahan kalau bisa didorong untuk ditanam masyarakat Cilacap, disetorkan di pabrik ini. Sehingga nanti benar-benar ekonomi di Cilacap bergerak," katanya. 

Pada hari yang sama, sebelum mengunjungi PT. Bharata International, Wagub juga sempat  mengunjungi pabrik obat tradisional De Nature di Kecamatan Cipari.


Bagikan :

CILACAP - Peran pemerintah daerah dalam mendorong tumbuhnya industri di Jawa Tengah sangat diperlukan di tengah pandemi Covid-19. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memberikan kemudahan akses perizinan bagi industri dan pelaku UMKM. 

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, dengan kemudahan akses perizinan akan merangsang pertumbuhan pelaku UMKM dan industri. 

"Anda semua saat ini menjadi tonggak perusahaan khususnya UKM (untuk) bisa berkembang. Saya ucapkan selamat kepada Pemkab Cilacap yang berkomitmen mempermudah perizinan (usaha) dalam (upaya) pertumbuhan ekonomi," kata Wagub Jawa Tengah saat meresmikan pabrik PT. Bharata International Pharmaceutical di Desa Cipari, Rabu (02/03/2022). 

Wagub menjelaskan banyaknya industri dan UMKM yang muncul akan mendorong ekonomi Jawa Tengah. Keberadaan mereka akan menyerap banyak tenaga kerja. 

Wagub berharap pertumbuhan dunia usaha akan bisa menyerap tenaga kerja lokal, terutama anak muda. Menurutnya, kehadiran anak muda dalam dunia usaha akan menjadi tonggak kemajuan terutama pada bidang pemasaran. Hal ini karena adanya pemanfaatan  teknologi digital. 

"Artinya di tengah pandemi pertumbuhan angkatan kerja kita naik. Saya yakin, para pelaku UKM yang berkontribusi," tandasnya 

Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman mengakui, 90 persen pelaku industri UMKM terkena terdampak pandemi Covid-19. 

Menurutnya, 10 persen industri UMKM yang tidak terdampak disebabkan karena mereka mampu memanfaatkan metode digital marketing dengan baik,  salah satunya, PT. Bharata International Pharmaceutical. 

Syamsul mengusulkan agar PT. Bharata International Pharmaceutical, dapat memberikan informasi bahan-bahan yang mereka butuhkan dalam memproduksi obat tradisional. Diharapkan nantinya masyarakat sekitar dapat dilibatkan untuk memenuhi suplai bahan baku yang diperlukan. 

"Nanti untuk bahan kalau bisa didorong untuk ditanam masyarakat Cilacap, disetorkan di pabrik ini. Sehingga nanti benar-benar ekonomi di Cilacap bergerak," katanya. 

Pada hari yang sama, sebelum mengunjungi PT. Bharata International, Wagub juga sempat  mengunjungi pabrik obat tradisional De Nature di Kecamatan Cipari.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu