Follow Us :              

HUT Ke-60, BKOW Jateng Luncurkan Program Gapura Gayeng

  16 March 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 189 
Kategori :
Bagikan :


HUT Ke-60, BKOW Jateng Luncurkan Program Gapura Gayeng

16 March 2022 | 09:00:00 | dibaca : 189
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Peringatan Ulang Tahun ke - 60 Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Tengah ditandai dengan peluncuran program Gerakan Pengasuhan Orangtua terhadap Anak atau disingkat dengan Gapura Gayeng. Program ini dilakukan dalam upaya memperbaiki pola asuh orang tua terhadap anak, terutama di masa seribu hari pertama di kehidupan seorang anak. 

Istri Wakil Gubernur yang juga Ketua Umum BKOW Jawa tengah, Nawal Arafah Yasin pada Peringatan HUT BKOW, Rabu (16/03/2022) mengatakan, pola asuh seribu hari pertama di kehidupan anak sangat penting karena menjadi penentu tumbuh kembang anak, termasuk kecerdasan mereka. Tidak optimalnya perkembangan otak pada episode ini akan berpengaruh terhadap kehidupan anak di masa mendatang. 

Beberapa pola pengasuhan yang baik di masa 1000 hari pertama anak adalah, saat mengkonsumsi makanan bergizi dan seimbang di masa kehamilan, memeriksakan kandungan secara rutin, dan memberikan inisiasi menyusu dini. 

"Tadi saya juga memberikan buku ini, bukunya adalah Siap-Siap Jadi Orangtua. Semua tentang menyiapkan diri mengasuh anak di 1000 hari pertama kehidupannya. Ini sangat penting. Terkait juga isu-isu stunting itu juga harus menjadi perhatian ketika seribu hari ini. (Juga) bagaimana pola asuh orangtua di seribu hari ini, ada panduannya di sini," papar Bu Wagub di Aula BKOW. 

Di samping fokus pada kehidupan 1000 hari pertama seorang anak, program Gapura Gayeng juga memberi perhatian pada pola asuh orangtua selama masa pandemi Covid - 19. 

Hal ini karena kondisi pandemi membuat seorang ibu, melakukan pekerjaaanya dari rumah sekaligus tetap melakukan tugas sebagai ibu rumah tangga, mengurus rumah dan mrnjaga anak anak sehingga punya beban yang lebih. 

Begitu juga bagi ibu yang sebelumnya hanya mengurus rumah tangga, beban yang harus dipikul bertambah karena harus membantu dan mendampingi anak-anak sekolah secara daring. Belum lagi jika suami yang menjadi tulang punggung keluarga, terkena Pemutusan Hubungan Kerja. 

"Di tengah pandemi ibu-ibu banyak sekali depresi. Susah untuk mengendalikan emosi. Ini juga mempengaruhi pola asuh mereka, sehingga kekerasan terhadap anak juga meningkat di masa pandemi ini," lanjutnya. 

Kondisi ini perlu diatasi dengan mempelajari bagaimana hubungan baik bisa dibangun antara orang tua dan anak. Salah satunya dengan merefleksikan hubungan agar lebih produktif dan efektif. 

BKOW dengan anggota yang merupakan gabungan dari 39 organisasi wanita dan  GOW (Gabungan Organisasi Wanita) di 35 kabupaten/ kota, Bu Wagub menilai BKOW Jawa Tengah memiliki potensi yang besar untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola pengasuhan pada anak ini.


Bagikan :

SEMARANG - Peringatan Ulang Tahun ke - 60 Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Tengah ditandai dengan peluncuran program Gerakan Pengasuhan Orangtua terhadap Anak atau disingkat dengan Gapura Gayeng. Program ini dilakukan dalam upaya memperbaiki pola asuh orang tua terhadap anak, terutama di masa seribu hari pertama di kehidupan seorang anak. 

Istri Wakil Gubernur yang juga Ketua Umum BKOW Jawa tengah, Nawal Arafah Yasin pada Peringatan HUT BKOW, Rabu (16/03/2022) mengatakan, pola asuh seribu hari pertama di kehidupan anak sangat penting karena menjadi penentu tumbuh kembang anak, termasuk kecerdasan mereka. Tidak optimalnya perkembangan otak pada episode ini akan berpengaruh terhadap kehidupan anak di masa mendatang. 

Beberapa pola pengasuhan yang baik di masa 1000 hari pertama anak adalah, saat mengkonsumsi makanan bergizi dan seimbang di masa kehamilan, memeriksakan kandungan secara rutin, dan memberikan inisiasi menyusu dini. 

"Tadi saya juga memberikan buku ini, bukunya adalah Siap-Siap Jadi Orangtua. Semua tentang menyiapkan diri mengasuh anak di 1000 hari pertama kehidupannya. Ini sangat penting. Terkait juga isu-isu stunting itu juga harus menjadi perhatian ketika seribu hari ini. (Juga) bagaimana pola asuh orangtua di seribu hari ini, ada panduannya di sini," papar Bu Wagub di Aula BKOW. 

Di samping fokus pada kehidupan 1000 hari pertama seorang anak, program Gapura Gayeng juga memberi perhatian pada pola asuh orangtua selama masa pandemi Covid - 19. 

Hal ini karena kondisi pandemi membuat seorang ibu, melakukan pekerjaaanya dari rumah sekaligus tetap melakukan tugas sebagai ibu rumah tangga, mengurus rumah dan mrnjaga anak anak sehingga punya beban yang lebih. 

Begitu juga bagi ibu yang sebelumnya hanya mengurus rumah tangga, beban yang harus dipikul bertambah karena harus membantu dan mendampingi anak-anak sekolah secara daring. Belum lagi jika suami yang menjadi tulang punggung keluarga, terkena Pemutusan Hubungan Kerja. 

"Di tengah pandemi ibu-ibu banyak sekali depresi. Susah untuk mengendalikan emosi. Ini juga mempengaruhi pola asuh mereka, sehingga kekerasan terhadap anak juga meningkat di masa pandemi ini," lanjutnya. 

Kondisi ini perlu diatasi dengan mempelajari bagaimana hubungan baik bisa dibangun antara orang tua dan anak. Salah satunya dengan merefleksikan hubungan agar lebih produktif dan efektif. 

BKOW dengan anggota yang merupakan gabungan dari 39 organisasi wanita dan  GOW (Gabungan Organisasi Wanita) di 35 kabupaten/ kota, Bu Wagub menilai BKOW Jawa Tengah memiliki potensi yang besar untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola pengasuhan pada anak ini.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu