Follow Us :              

"Provinsi Jateng Layani Investor Asing Dengan Baik" Ganjar: Jika ada Masalah Boleh Laporkan Pada Saya

  12 April 2022  |   11:00:00  |   dibaca : 264 
Kategori :
Bagikan :


"Provinsi Jateng Layani Investor Asing Dengan Baik" Ganjar: Jika ada Masalah Boleh Laporkan Pada Saya

12 April 2022 | 11:00:00 | dibaca : 264
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendapat kunjungan dari pengusaha Korea Selatan, Prof. Kim Soo II. Pada Gubernur pemilik Busan Indonesia Center ini memuji iklim investasi Jawa Tengah yang kondusif. Kim mengaku optimis, Jawa Tengah sebagai salah satu daerah yang sangat diminati investor, di masa depan akan semakin maju. 

"Pak Kim sudah komunikasi dengan saya cukup lama, hari ini ke Jateng mau menengok perusahaan Korea di Jepara. Beliau datang, memberikan feedback terkait investasi di Jateng. Dan menurut catatan Pak Kim, Jateng dipandang bisa melayani dengan baik," kata Ganjar usai menerima Kim di kantornya Selasa (12/4). 

Hal itu membuat Ganjar cukup lega. Sebab, testimoni itu disampaikan langsung oleh pelaku investasi asing di Jawa Tengah. 

"Kalau orang asing saja bisa melihat seperti ini, berarti kemudahan pelayanan bisnis dan insentif yang diberikan dalam trek yang benar. Tinggal bagaimana kita menjaga dan menyebarkan sampai ke kepemimpinan tingkat lokal," ucapnya. 

Ganjar menegaskan, siapapun yang ingin investasi ke Jawa Tengah, harus merasa nyaman dan terlindungi. Untuk memastikan hal tersebut ia mengaku siap turun tangan. 

"Saya sampaikan tadi, kalau ada problem atau ada yang ganggu, boleh kontak gubernur. Biar kami selesaikan. Mari kita jaga bersama, karena kalau ingin maju ya mesti ramah dalam investasi," pungkasnya. 

Pada pertemuan dengan Ganjar, Kim Soo II mengungkapkan bahwa Jawa Tengah hingga saat ini menjadi salah satu daerah paling diincar para pengusaha besar asal Korea Selatan. Pemilik Busan Indonesia Center menilai hal ini karena Jawa Tengah memiliki iklim investasi industri yang kondusif. 

"Saya mewakili teman-teman pengusaha Korea mengucapkan terimakasih pada Pak Gubernur karena dukungan kuat beliau untuk kesuksesan investor Korea yang ada di Jawa Tengah," kata Prof Kim. 

Dengan bahasa Indonesia yang fasih, Kim menceritakan bagaimana awalnya ia begitu penasaran dengan iklim investasi di Jawa Tengah yang begitu menggeliat. 

"Kalau dari segi peraturan, perundang-undangan itu mungkin seluruh Indonesia sama. Tapi di Jawa Tengah ini ternyata ada yang beda. Apa itu? Provinsi Jateng  sangat ramah terhadap investor asing," terang mantan Duta Besar Korea untuk Timor Leste itu. 

Kemudahan dalam berivestasi ini sangat dirasakan oleh para investor dari Korea Selatan. Jika kondisi seperti ini dipertahankan, Kim meyakini investasi di Jawa Tengah akan semakin maju. 

"Sekarang momentumnya sudah terlihat, saya yakin ke depan lebih banyak lagi investor ke Jateng. Saya harap apa yang dilakukan Jateng ini juga bisa disebarkan ke seluruh daerah di Indonesia," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendapat kunjungan dari pengusaha Korea Selatan, Prof. Kim Soo II. Pada Gubernur pemilik Busan Indonesia Center ini memuji iklim investasi Jawa Tengah yang kondusif. Kim mengaku optimis, Jawa Tengah sebagai salah satu daerah yang sangat diminati investor, di masa depan akan semakin maju. 

"Pak Kim sudah komunikasi dengan saya cukup lama, hari ini ke Jateng mau menengok perusahaan Korea di Jepara. Beliau datang, memberikan feedback terkait investasi di Jateng. Dan menurut catatan Pak Kim, Jateng dipandang bisa melayani dengan baik," kata Ganjar usai menerima Kim di kantornya Selasa (12/4). 

Hal itu membuat Ganjar cukup lega. Sebab, testimoni itu disampaikan langsung oleh pelaku investasi asing di Jawa Tengah. 

"Kalau orang asing saja bisa melihat seperti ini, berarti kemudahan pelayanan bisnis dan insentif yang diberikan dalam trek yang benar. Tinggal bagaimana kita menjaga dan menyebarkan sampai ke kepemimpinan tingkat lokal," ucapnya. 

Ganjar menegaskan, siapapun yang ingin investasi ke Jawa Tengah, harus merasa nyaman dan terlindungi. Untuk memastikan hal tersebut ia mengaku siap turun tangan. 

"Saya sampaikan tadi, kalau ada problem atau ada yang ganggu, boleh kontak gubernur. Biar kami selesaikan. Mari kita jaga bersama, karena kalau ingin maju ya mesti ramah dalam investasi," pungkasnya. 

Pada pertemuan dengan Ganjar, Kim Soo II mengungkapkan bahwa Jawa Tengah hingga saat ini menjadi salah satu daerah paling diincar para pengusaha besar asal Korea Selatan. Pemilik Busan Indonesia Center menilai hal ini karena Jawa Tengah memiliki iklim investasi industri yang kondusif. 

"Saya mewakili teman-teman pengusaha Korea mengucapkan terimakasih pada Pak Gubernur karena dukungan kuat beliau untuk kesuksesan investor Korea yang ada di Jawa Tengah," kata Prof Kim. 

Dengan bahasa Indonesia yang fasih, Kim menceritakan bagaimana awalnya ia begitu penasaran dengan iklim investasi di Jawa Tengah yang begitu menggeliat. 

"Kalau dari segi peraturan, perundang-undangan itu mungkin seluruh Indonesia sama. Tapi di Jawa Tengah ini ternyata ada yang beda. Apa itu? Provinsi Jateng  sangat ramah terhadap investor asing," terang mantan Duta Besar Korea untuk Timor Leste itu. 

Kemudahan dalam berivestasi ini sangat dirasakan oleh para investor dari Korea Selatan. Jika kondisi seperti ini dipertahankan, Kim meyakini investasi di Jawa Tengah akan semakin maju. 

"Sekarang momentumnya sudah terlihat, saya yakin ke depan lebih banyak lagi investor ke Jateng. Saya harap apa yang dilakukan Jateng ini juga bisa disebarkan ke seluruh daerah di Indonesia," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu