Follow Us :              

Ganjar Ajak INKINDO Selesaikan Persoalan Infrastruktur Pengendali Rob Di Jateng

  31 May 2022  |   10:00:00  |   dibaca : 269 
Kategori :
Bagikan :


Ganjar Ajak INKINDO Selesaikan Persoalan Infrastruktur Pengendali Rob Di Jateng

31 May 2022 | 10:00:00 | dibaca : 269
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo minta para konsultan lebih peka dalam merespon harapan masyarakat yang menginginkan infrastruktur fasilitas publik yang lebih berkualitas. Imbauan ini disampaikan saat menghadiri acara Musyawarah Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Jawa Tengah. 

Pada acara yang diselenggarakan di Hotel Gumaya, Selasa (31/5/2022) itu, Ganjar juga mengajak INKINDO untuk ikut memberikan masukan tentang penanggulangan rob di wilayah Pantura. Hal itu terkait infrastruktur jebolnya tanggul penahan air laut di wilayah Tanjung Emas yang mengakibatkan luapan air pasang beberapa waktu lalu. 

"Teman-teman INKINDO tadi saya kasih PR soal rob. Penanggulangan secara fisiknya seperti apa ( yang kuat) dan cepat. Kita butuh teknologi baru, butuh referensi baru, dan saya kira INKINDO yang punya kesempatan mendesain dan merumuskan untuk bisa diaplikasikan dengan nyata." 

Referensi dan teknologi baru dalam mengatasi rob perlu segera dilakukan. Sebab dari pengamatan langsung selama di lokasi, penanganan rob masih menggunakan cara lama yang terkesan lambat ketika terjadi bencana. 

"Sekarang butuh kepekaan-kepekaan di antara kita semua terhadap kehendak rakyat yang berekspektasi tinggi terhadap bangunan yang ada di Indonesia ini. Maka peran konsultan, peran INKINDO, sangat penting untuk memberikan desain terbaik, pengawasan yang terbaik," kata Ganjar. 

Ganjar optimis, jika para konsultan melakukan tugasnya dengan baik, tidak akan ada lagi infrastruktur publik yang tidak berkualitas seperti yang beberapa kali ia temui saat sidak. 

Tidak hanya infrastruktur yang dibangun pemerintah daerah, Ganjar menyebutkan, infrastruktur pemerintah pusat juga sering mengalami kondisi yang sama. Misalnya kontruksi di Jalan Tol Trans Jawa, di mana ada satu ruas di sekitar Batang sampai Tegal yang ketika dilewati dengan kecepatan tertentu mobil seakan melompat. 

Begitu banyak infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Keberadaan konsultan sangat penting untuk memastikan infrastruktur yang dibangun bisa terwujud sesuai harapan. 

"Karena Presiden juga membangun infrastruktur yang sangat banyak, jalan dan sebagainya, peran konsultan menjadi makin besar dan ditunggu," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo minta para konsultan lebih peka dalam merespon harapan masyarakat yang menginginkan infrastruktur fasilitas publik yang lebih berkualitas. Imbauan ini disampaikan saat menghadiri acara Musyawarah Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Jawa Tengah. 

Pada acara yang diselenggarakan di Hotel Gumaya, Selasa (31/5/2022) itu, Ganjar juga mengajak INKINDO untuk ikut memberikan masukan tentang penanggulangan rob di wilayah Pantura. Hal itu terkait infrastruktur jebolnya tanggul penahan air laut di wilayah Tanjung Emas yang mengakibatkan luapan air pasang beberapa waktu lalu. 

"Teman-teman INKINDO tadi saya kasih PR soal rob. Penanggulangan secara fisiknya seperti apa ( yang kuat) dan cepat. Kita butuh teknologi baru, butuh referensi baru, dan saya kira INKINDO yang punya kesempatan mendesain dan merumuskan untuk bisa diaplikasikan dengan nyata." 

Referensi dan teknologi baru dalam mengatasi rob perlu segera dilakukan. Sebab dari pengamatan langsung selama di lokasi, penanganan rob masih menggunakan cara lama yang terkesan lambat ketika terjadi bencana. 

"Sekarang butuh kepekaan-kepekaan di antara kita semua terhadap kehendak rakyat yang berekspektasi tinggi terhadap bangunan yang ada di Indonesia ini. Maka peran konsultan, peran INKINDO, sangat penting untuk memberikan desain terbaik, pengawasan yang terbaik," kata Ganjar. 

Ganjar optimis, jika para konsultan melakukan tugasnya dengan baik, tidak akan ada lagi infrastruktur publik yang tidak berkualitas seperti yang beberapa kali ia temui saat sidak. 

Tidak hanya infrastruktur yang dibangun pemerintah daerah, Ganjar menyebutkan, infrastruktur pemerintah pusat juga sering mengalami kondisi yang sama. Misalnya kontruksi di Jalan Tol Trans Jawa, di mana ada satu ruas di sekitar Batang sampai Tegal yang ketika dilewati dengan kecepatan tertentu mobil seakan melompat. 

Begitu banyak infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Keberadaan konsultan sangat penting untuk memastikan infrastruktur yang dibangun bisa terwujud sesuai harapan. 

"Karena Presiden juga membangun infrastruktur yang sangat banyak, jalan dan sebagainya, peran konsultan menjadi makin besar dan ditunggu," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu