Follow Us :              

Rapsodia Nusantara Meriah, Gubernur: Kita Tunjukkan Pentingnya Persatuan Melalui Kolaborasi Ini

  13 August 2022  |   19:00:00  |   dibaca : 164 
Kategori :
Bagikan :


Rapsodia Nusantara Meriah, Gubernur: Kita Tunjukkan Pentingnya Persatuan Melalui Kolaborasi Ini

13 August 2022 | 19:00:00 | dibaca : 164
Kategori :
Bagikan :

Foto : istimewa (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : istimewa (Humas Jateng)

SEMARANG - Pementasan megah Rapsodia Nusantara dalam rangka HUT ke-72 Provinsi Jawa Tengah dan HUT ke-77 Republik Indonesia di kawasan Kelenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, berlangsung meriah, Sabtu (13/8/2022) malam. Meski sempat tertunda dua jam lebih akibat hujan, acara ini sukses memuaskan lima ribu lebih pengunjung. 

"Saya sudah menanti betul acara ini. Ini kolaborasi musik yang menarik. Tradisional ada, kolintang ada, gamelan disiapkan, yang modern juga, keren. Mudah-mudahan semuanya terhibur," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir secara daring dari Jakarta karena ada tugas dari Presiden. 

"Saya minta maaf. Saya sudah bersiap tadi sore untuk terbang dari Jakarta ke Semarang. Tiba-tiba sebelum ke bandara ada telepon yang meminta besok pagi harus hadir acara kepresidenan. Indonesia akan menerima penghargaan sebagai negara dengan ketahanan pangan yang tangguh, Jateng salah satu provinsi yang berkontribusi meningkatkan produktivitas pangan," tuturnya. 

Meski baru dimulai pukul 21.30, dari jadwal seharusnya 19.00, konser yang mengkolaboratif ini tidak ditinggalkan oleh penonton. Riuh suara penonton pecah saat para personel World Peace Orchestra, Gamelan Soepra, dan Kolintang Gratia satu persatu memasuki panggung.  

Rintik gerimis masih turun saat lagu Indonesia Raya berkumandang sebagai tanda pertunjukan dimulai. Riuh penonton kembali menggelar setelah suara emas Andi /rif menggema dengan lagu "Bangun Pemudi Pemuda". Disusul dengan penampilan dari penyanyi Dira Sugandi. 

Selain Andi /Rif dan Dira Sugandi, sejumlah musisi lintas genre juga ikut berkolaborasi. Di antaranya Gabriel Harvianto, Filda.C.Wibowo, dan Nano Tirto. Lalu ada grup musik NDX AKA dan penyanyi Sruti Respati sebagai perwakilan dari Jateng dalam konser tersebut. 

Gubernur juga mengatakan, konser Rapsodia Nusantara tersebut sudah lama ia nantikan. Sebuah orkestra yang tidak hanya mengkolaborasikan musik musik modern dan tradisional, tetapi juga hasil kerja sama tokoh-tokoh hebat penuh semangat persatuan yang  patut diteladani. 

"Kita tunjukkan persatuan itu penting, kolaborasi itu penting, gotong royong itu penting. Hari ini ditunjukkan dengan konser musik ini. Itulah yang kemudian kita bisa membawa spirit kebersamaan ini untuk kita membangun bangsa. Ayo bangkit, ayo bekerja sama. Kita wujudkan kekuatan untuk tampil mandiri," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Pementasan megah Rapsodia Nusantara dalam rangka HUT ke-72 Provinsi Jawa Tengah dan HUT ke-77 Republik Indonesia di kawasan Kelenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, berlangsung meriah, Sabtu (13/8/2022) malam. Meski sempat tertunda dua jam lebih akibat hujan, acara ini sukses memuaskan lima ribu lebih pengunjung. 

"Saya sudah menanti betul acara ini. Ini kolaborasi musik yang menarik. Tradisional ada, kolintang ada, gamelan disiapkan, yang modern juga, keren. Mudah-mudahan semuanya terhibur," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir secara daring dari Jakarta karena ada tugas dari Presiden. 

"Saya minta maaf. Saya sudah bersiap tadi sore untuk terbang dari Jakarta ke Semarang. Tiba-tiba sebelum ke bandara ada telepon yang meminta besok pagi harus hadir acara kepresidenan. Indonesia akan menerima penghargaan sebagai negara dengan ketahanan pangan yang tangguh, Jateng salah satu provinsi yang berkontribusi meningkatkan produktivitas pangan," tuturnya. 

Meski baru dimulai pukul 21.30, dari jadwal seharusnya 19.00, konser yang mengkolaboratif ini tidak ditinggalkan oleh penonton. Riuh suara penonton pecah saat para personel World Peace Orchestra, Gamelan Soepra, dan Kolintang Gratia satu persatu memasuki panggung.  

Rintik gerimis masih turun saat lagu Indonesia Raya berkumandang sebagai tanda pertunjukan dimulai. Riuh penonton kembali menggelar setelah suara emas Andi /rif menggema dengan lagu "Bangun Pemudi Pemuda". Disusul dengan penampilan dari penyanyi Dira Sugandi. 

Selain Andi /Rif dan Dira Sugandi, sejumlah musisi lintas genre juga ikut berkolaborasi. Di antaranya Gabriel Harvianto, Filda.C.Wibowo, dan Nano Tirto. Lalu ada grup musik NDX AKA dan penyanyi Sruti Respati sebagai perwakilan dari Jateng dalam konser tersebut. 

Gubernur juga mengatakan, konser Rapsodia Nusantara tersebut sudah lama ia nantikan. Sebuah orkestra yang tidak hanya mengkolaborasikan musik musik modern dan tradisional, tetapi juga hasil kerja sama tokoh-tokoh hebat penuh semangat persatuan yang  patut diteladani. 

"Kita tunjukkan persatuan itu penting, kolaborasi itu penting, gotong royong itu penting. Hari ini ditunjukkan dengan konser musik ini. Itulah yang kemudian kita bisa membawa spirit kebersamaan ini untuk kita membangun bangsa. Ayo bangkit, ayo bekerja sama. Kita wujudkan kekuatan untuk tampil mandiri," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu