Follow Us :              

Wagub Minta Pagar Nusa Menjadi Garda Depan Menjaga NKRI

  20 August 2022  |   20:00:00  |   dibaca : 474 
Kategori :
Bagikan :


Wagub Minta Pagar Nusa Menjadi Garda Depan Menjaga NKRI

20 August 2022 | 20:00:00 | dibaca : 474
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berharap, organisasi pencak silat Pagar Nusa, yang merupakan bagian dari Nahdlatul Ulama (NU), selalu menjadi garda terdepan menjaga agama, ulama, persatuan bangsa, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Pagar Nusa bagian dari Nahdlatul Ulama selalu patuh terhadap pimpinan dan organisasi. Dan itu menjadi inspirasi bagi para pengurus Pagar Nusa Provinsi Jateng, kabupaten, kota maupun pusat. Saya yakin Pagar Nusa benar-benar pada track record- nya ( jalurnya), yaitu untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Wagub di sela pelantikan dan rapat kerja Pengurus Wilayah Pagar Nusa Provinsi Jateng, di Balaikota Semarang, Sabtu (20/8/202) malam. 

Pelantikan Pengurus Pagar Nusa Provinsi Jateng masa bakti 2021-2026, diharapkan menjadi awal pengurus bertugas ataupun melanjutkan tugas pada periode sebelumnya. Terlebih belajar olahraga beladiri pencak silat di didik untuk mengkhidmatkan dan mendarmakan diri guna menjaga agama dan negara di garda terdepan. 

"NU merupakan bagian dari bangsa Indonesia. Alhamdulillah Pagar Nusa masih eksis  mempertahankan NKRI dan patut disyukuri panjenengan (Anda) semua dipilih menjadi bagian benteng dari Indonesia" katanya. 

Wagub menyebutkan, Pagar Nusa merupakan para pendekar NU sekaligus pendekar NKRI yang memiliki keteguhan dalam mempertahankan apa yang menjadi ideologi bangsa Indonesia. Tidak kalah penting adalah menjadikan organisasi atau perguruan silat terbebas dari paham-paham radikal dan terorisme. Sebab, tidak menutup kemungkinan para anggota perguruan silat dimanfaatkan ataupun dimasuki paham-paham radikal. 

"Pagar Nusa menolak paham-paham radikal karena Nahdlatul Ulama merupakan jamiyah washatiyah yang membentengi ajaran ahlussunnah wal jamaah, menolak kekerasan, tidak mau menyalahkan orang, dan tidak memusuhi orang-orang yang tidak sepakat," jelasnya.  

Wagub meminta agar pengurus Pagar Nusa memiliki ketegasan, keteguhan, dan keikhlasan yang muncul dalam kinerja di organisasi Pagar Nusa. Terlebih pencak silat merupakan bagian dari olahraga yang juga dipertandingkan di berbagai even tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Sehingga harus dapat mempertahankan kekhasan pencak silat nusantara. 

"Siapa tahu nanti dari panjenengan menjadi salah satu wakil yang bisa mengharumkan nama daerah. Selain itu, kita juga harus bersinergi dan berkoordinasi dengan perguruan perguruan silat yang ada di Indonesia. Ini sekaligus bagian dari amanat yang harus dijaga," ujar Wagub.


Bagikan :

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berharap, organisasi pencak silat Pagar Nusa, yang merupakan bagian dari Nahdlatul Ulama (NU), selalu menjadi garda terdepan menjaga agama, ulama, persatuan bangsa, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Pagar Nusa bagian dari Nahdlatul Ulama selalu patuh terhadap pimpinan dan organisasi. Dan itu menjadi inspirasi bagi para pengurus Pagar Nusa Provinsi Jateng, kabupaten, kota maupun pusat. Saya yakin Pagar Nusa benar-benar pada track record- nya ( jalurnya), yaitu untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Wagub di sela pelantikan dan rapat kerja Pengurus Wilayah Pagar Nusa Provinsi Jateng, di Balaikota Semarang, Sabtu (20/8/202) malam. 

Pelantikan Pengurus Pagar Nusa Provinsi Jateng masa bakti 2021-2026, diharapkan menjadi awal pengurus bertugas ataupun melanjutkan tugas pada periode sebelumnya. Terlebih belajar olahraga beladiri pencak silat di didik untuk mengkhidmatkan dan mendarmakan diri guna menjaga agama dan negara di garda terdepan. 

"NU merupakan bagian dari bangsa Indonesia. Alhamdulillah Pagar Nusa masih eksis  mempertahankan NKRI dan patut disyukuri panjenengan (Anda) semua dipilih menjadi bagian benteng dari Indonesia" katanya. 

Wagub menyebutkan, Pagar Nusa merupakan para pendekar NU sekaligus pendekar NKRI yang memiliki keteguhan dalam mempertahankan apa yang menjadi ideologi bangsa Indonesia. Tidak kalah penting adalah menjadikan organisasi atau perguruan silat terbebas dari paham-paham radikal dan terorisme. Sebab, tidak menutup kemungkinan para anggota perguruan silat dimanfaatkan ataupun dimasuki paham-paham radikal. 

"Pagar Nusa menolak paham-paham radikal karena Nahdlatul Ulama merupakan jamiyah washatiyah yang membentengi ajaran ahlussunnah wal jamaah, menolak kekerasan, tidak mau menyalahkan orang, dan tidak memusuhi orang-orang yang tidak sepakat," jelasnya.  

Wagub meminta agar pengurus Pagar Nusa memiliki ketegasan, keteguhan, dan keikhlasan yang muncul dalam kinerja di organisasi Pagar Nusa. Terlebih pencak silat merupakan bagian dari olahraga yang juga dipertandingkan di berbagai even tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Sehingga harus dapat mempertahankan kekhasan pencak silat nusantara. 

"Siapa tahu nanti dari panjenengan menjadi salah satu wakil yang bisa mengharumkan nama daerah. Selain itu, kita juga harus bersinergi dan berkoordinasi dengan perguruan perguruan silat yang ada di Indonesia. Ini sekaligus bagian dari amanat yang harus dijaga," ujar Wagub.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu