Follow Us :              

Belasungkawa, Gubernur Kenang Istri Mbah Moen Sebagai Sosok Pendamping Hebat

  06 September 2022  |   15:00:00  |   dibaca : 106 
Kategori :
Bagikan :


Belasungkawa, Gubernur Kenang Istri Mbah Moen Sebagai Sosok Pendamping Hebat

06 September 2022 | 15:00:00 | dibaca : 106
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

REMBANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ibu Nyai Hj Heni Maryam Maimoen, istri dari KH Maimoen Zubair. Gubernur mengenang Almarhumah sebagai sosok pendamping yang luar biasa dan hebat. 

Gubernur tiba di Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang sekira pukul 14.30 WIB. Disambut oleh dua putra KH Maimoen Zubair, yakni KH Muhammad Idror Maimoen dan Wakil Gubernur (Wagub) Jateng, Taj Yasin Maimoen. Mereka berjalan melewati lorong sepanjang 30 meter yang penuh dengan karangan bunga di sisi kanan dan kiri.  

"Iya, kalau beliau (Ibu Nyai Hj Heni Maryam) mendampingi Mbah (KH Maimoen Zubair) dalam usia yang sangat panjang," ungkapnya. 

Gubernur mendengar dari putra-putra almarhumah, perempuan kelahiran 1958 itu menguasai ilmu hitungan spiritual Jawa. "Dimana kalau Kang Putra tadi menceritakan seluruh perhitungan-perhitungan yang sifatnya spiritual Jawa itu beliau pintar," lanjutnya. 

Gubernur sendiri memiliki kenangan tentang Bu Nyai sebagai sosok yang meski pendiam, namun selalu bersikap hangat pada para tamu. Almarhumah semasa hidupnya juga sangat setia mendampingi suaminya kemanapun. 

"Beliau tidak banyak bercerita, tapi tiap kami sowan ke Mbah Moen beliau mendampingi. Bu Nyai sangat luar biasa memdampingi Mbah dengan aktivitas yang padat kemana-mana. Beliau sosok pendamping yang hebat," tandasnya.


Bagikan :

REMBANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ibu Nyai Hj Heni Maryam Maimoen, istri dari KH Maimoen Zubair. Gubernur mengenang Almarhumah sebagai sosok pendamping yang luar biasa dan hebat. 

Gubernur tiba di Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang sekira pukul 14.30 WIB. Disambut oleh dua putra KH Maimoen Zubair, yakni KH Muhammad Idror Maimoen dan Wakil Gubernur (Wagub) Jateng, Taj Yasin Maimoen. Mereka berjalan melewati lorong sepanjang 30 meter yang penuh dengan karangan bunga di sisi kanan dan kiri.  

"Iya, kalau beliau (Ibu Nyai Hj Heni Maryam) mendampingi Mbah (KH Maimoen Zubair) dalam usia yang sangat panjang," ungkapnya. 

Gubernur mendengar dari putra-putra almarhumah, perempuan kelahiran 1958 itu menguasai ilmu hitungan spiritual Jawa. "Dimana kalau Kang Putra tadi menceritakan seluruh perhitungan-perhitungan yang sifatnya spiritual Jawa itu beliau pintar," lanjutnya. 

Gubernur sendiri memiliki kenangan tentang Bu Nyai sebagai sosok yang meski pendiam, namun selalu bersikap hangat pada para tamu. Almarhumah semasa hidupnya juga sangat setia mendampingi suaminya kemanapun. 

"Beliau tidak banyak bercerita, tapi tiap kami sowan ke Mbah Moen beliau mendampingi. Bu Nyai sangat luar biasa memdampingi Mbah dengan aktivitas yang padat kemana-mana. Beliau sosok pendamping yang hebat," tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu