Follow Us :              

Gubernur Berharap Sheikh Zayed Grand Mosque Solo Bisa Menjadi Center of Excellence

  14 November 2022  |   07:00:00  |   dibaca : 56 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Berharap Sheikh Zayed Grand Mosque Solo Bisa Menjadi Center of Excellence

14 November 2022 | 07:00:00 | dibaca : 56
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SOLO - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendampingi Presiden Joko Widodo dan Presiden Uni Emirad Arab, Mohammad bin Zayed meresmikan Sheikh Zayed Grand Mosque Solo, Senin (14/11). Mengenakan baju batik dan berpeci hitam, Gubernur nampak berada dalam rombongan tamu-tamu kehormatan saat peresmian berlangsung. 

Peresmian masjid berlangsung sederhana. Presiden Joko Widodo, Presiden Zayed dan rombongan melaksanakan shalat dan doa bersama. Setelah itu, keduanya melakukan penandatanganan prasasti dan meninjau beberapa lokasi di masjid tersebut. Acara diakhiri dengan penanaman pohon dan foto bersama oleh dua pemimpin itu. 

"Iya, mudah-mudahan masjid ini menjadi tempat ibadah yang nyaman untuk warga Solo dan sekitarnya. Dan mudah-mudahan, masjid ini menjadi tempat untuk memoderasi segalanya," kata Gubernur.

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo berlokasi di bekas Depo Pertamina, Jl Ahmad Yani Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsari Solo. Masjid ini didirikan sebagai simbol persahabatan antara Uni Emirat Arab dengan Indonesia. 

Masjid Raya Sheikh Zayed yang dibangun sejak 6 Maret 2021 tersebut memiliki luas 8000 meter persegi. Masjid mampu menampung 10.000 jamaah. Selain tempat shalat, masjid juga memiliki sejumlah bangunan pendukung berupa Islamic Center, Taman Pendidikan Alquran, madrasah dan tempat pengembangan ekonomi syariah yang menjual produk-produk masyarakat. 

Gubernur berharap masjid Sheikh Zayed Grand Mosque Solo nantinya juga bisa berfungsi menjadi center of excellence. Tempat  masyarakat bisa berdiskusi bersama terkait keagamaan. 

"Semoga bisa jadi tempat orang berdiskusi, orang ngobrol yang asyik (keagamaan). Selain tentu saja fungsi utamanya menjadi tempat ibadah warga Solo dan sekitarnya," pungkasnya.


Bagikan :

SOLO - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendampingi Presiden Joko Widodo dan Presiden Uni Emirad Arab, Mohammad bin Zayed meresmikan Sheikh Zayed Grand Mosque Solo, Senin (14/11). Mengenakan baju batik dan berpeci hitam, Gubernur nampak berada dalam rombongan tamu-tamu kehormatan saat peresmian berlangsung. 

Peresmian masjid berlangsung sederhana. Presiden Joko Widodo, Presiden Zayed dan rombongan melaksanakan shalat dan doa bersama. Setelah itu, keduanya melakukan penandatanganan prasasti dan meninjau beberapa lokasi di masjid tersebut. Acara diakhiri dengan penanaman pohon dan foto bersama oleh dua pemimpin itu. 

"Iya, mudah-mudahan masjid ini menjadi tempat ibadah yang nyaman untuk warga Solo dan sekitarnya. Dan mudah-mudahan, masjid ini menjadi tempat untuk memoderasi segalanya," kata Gubernur.

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo berlokasi di bekas Depo Pertamina, Jl Ahmad Yani Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsari Solo. Masjid ini didirikan sebagai simbol persahabatan antara Uni Emirat Arab dengan Indonesia. 

Masjid Raya Sheikh Zayed yang dibangun sejak 6 Maret 2021 tersebut memiliki luas 8000 meter persegi. Masjid mampu menampung 10.000 jamaah. Selain tempat shalat, masjid juga memiliki sejumlah bangunan pendukung berupa Islamic Center, Taman Pendidikan Alquran, madrasah dan tempat pengembangan ekonomi syariah yang menjual produk-produk masyarakat. 

Gubernur berharap masjid Sheikh Zayed Grand Mosque Solo nantinya juga bisa berfungsi menjadi center of excellence. Tempat  masyarakat bisa berdiskusi bersama terkait keagamaan. 

"Semoga bisa jadi tempat orang berdiskusi, orang ngobrol yang asyik (keagamaan). Selain tentu saja fungsi utamanya menjadi tempat ibadah warga Solo dan sekitarnya," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu