Follow Us :              

Apresiasi Kesabaran Guru Siswa ABK, Gubernur : Pemprov dan Pemkab Perlu Berikan Sekolah Yang Bermutu

  15 November 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 71 
Kategori :
Bagikan :


Apresiasi Kesabaran Guru Siswa ABK, Gubernur : Pemprov dan Pemkab Perlu Berikan Sekolah Yang Bermutu

15 November 2022 | 09:00:00 | dibaca : 71
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

KEBUMEN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pihak peduli pada anak-anak berkebutuhan khusus. Lewat pembinaan yang tepat mereka akan mampu memunculkan talenta yang cemerlang. Hal itu diungkapkan Gubernur usai mengunjungi Sekolah Pendidikan Khusus (SPKh) Negeri Karanganyar, Kebumen, Selasa (15/11). 

Saat Gubernur berkunjung para siswa sedang mengikuti keterampilan seni. Ada yang sedang membuat kertas daur ulang, membatik, membuat braile, hingga merangkai bunga. 

Terdapat 98 siswa ABK dari jenjang SD, SMP dan SMA. Meski komplek sekolah yang terbilang luas, mereka masih terkendala fasilitas yang kurang memadai untuk kegiatan belajar mengajar. 

“Halo, kamu namanya siapa, ini lagi bikin apa,” sapa Gubernur saat masuk di salah satu kelas. Sapaan itu disambut hangat para siswa. Bahkan salah satu siswa tuna netra bernama Rafi, menyanyikan lagu Ojo Dibandingke untuk Gubernur. 

“Wah kamu pinter banget, sering dengerin ya?" selorohnya. 

Para siswa yang terdiri dari tuna rungu, tuna grahita hingga tuna netra, semua mampu diajak berinteraksi dengan baik. Para guru juga tampak mengajar dengan sabar dan telaten. 

“Saya apresiasi pada gurunya yang hebat-hebat. Menurut saya mereka punya kesabaran tinggi, metodenya bagus sehingga punya spirit untuk mendorong anak-anak yang berkebutuhan khusus bisa mandiri." 

Gubernur optimis, dengan pendidikan dan pembinaan yang tepat, bukan tidak mungkin anak-anak berkebutuhan khusus tersebut akan mampu memunculkan bakat terpendam mereka. 

“Ini perlu diperhatikan, kadang-kadang kita bisa menemukan talenta khusus, mungkin dalam seni, mungkin olahraga. Sehingga dalam event bagi mereka yang berkebutuhan khusus, yang sifatnya nasional maupun internasional, kita sering juara,” tuturnya. 

Besarnya potensi anak-anak berkebutuhan khusus ini menurut Gubernur perlu mendapat perhatian salah satunya dengan mengadakan sekolah-sekolah yang bermutu bagi mereka. 

“Maka sekolah-sekolah semacam ini menjadi perhatian saya untuk kemudian Pemprov, Pemkab semuanya punya perhatian kepada mereka,” tandasnya.


Bagikan :

KEBUMEN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pihak peduli pada anak-anak berkebutuhan khusus. Lewat pembinaan yang tepat mereka akan mampu memunculkan talenta yang cemerlang. Hal itu diungkapkan Gubernur usai mengunjungi Sekolah Pendidikan Khusus (SPKh) Negeri Karanganyar, Kebumen, Selasa (15/11). 

Saat Gubernur berkunjung para siswa sedang mengikuti keterampilan seni. Ada yang sedang membuat kertas daur ulang, membatik, membuat braile, hingga merangkai bunga. 

Terdapat 98 siswa ABK dari jenjang SD, SMP dan SMA. Meski komplek sekolah yang terbilang luas, mereka masih terkendala fasilitas yang kurang memadai untuk kegiatan belajar mengajar. 

“Halo, kamu namanya siapa, ini lagi bikin apa,” sapa Gubernur saat masuk di salah satu kelas. Sapaan itu disambut hangat para siswa. Bahkan salah satu siswa tuna netra bernama Rafi, menyanyikan lagu Ojo Dibandingke untuk Gubernur. 

“Wah kamu pinter banget, sering dengerin ya?" selorohnya. 

Para siswa yang terdiri dari tuna rungu, tuna grahita hingga tuna netra, semua mampu diajak berinteraksi dengan baik. Para guru juga tampak mengajar dengan sabar dan telaten. 

“Saya apresiasi pada gurunya yang hebat-hebat. Menurut saya mereka punya kesabaran tinggi, metodenya bagus sehingga punya spirit untuk mendorong anak-anak yang berkebutuhan khusus bisa mandiri." 

Gubernur optimis, dengan pendidikan dan pembinaan yang tepat, bukan tidak mungkin anak-anak berkebutuhan khusus tersebut akan mampu memunculkan bakat terpendam mereka. 

“Ini perlu diperhatikan, kadang-kadang kita bisa menemukan talenta khusus, mungkin dalam seni, mungkin olahraga. Sehingga dalam event bagi mereka yang berkebutuhan khusus, yang sifatnya nasional maupun internasional, kita sering juara,” tuturnya. 

Besarnya potensi anak-anak berkebutuhan khusus ini menurut Gubernur perlu mendapat perhatian salah satunya dengan mengadakan sekolah-sekolah yang bermutu bagi mereka. 

“Maka sekolah-sekolah semacam ini menjadi perhatian saya untuk kemudian Pemprov, Pemkab semuanya punya perhatian kepada mereka,” tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu