Follow Us :              

Wagub Minta Peran Aktif Lulusan UIN Walisongo di Masyarakat

  09 February 2023  |   09:00:00  |   dibaca : 593 
Kategori :
Bagikan :


Wagub Minta Peran Aktif Lulusan UIN Walisongo di Masyarakat

09 February 2023 | 09:00:00 | dibaca : 593
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menghadiri Sidang Senat Terbuka Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Kamis (9/2/2023) dengan acara Wisuda Doktor (S 3) ke - 30,  Magister (S 2) ke 54 dan Sarjana (S 1) ke - 87. Wagub hadir bersama Ketua Persatuan Ulama Syuriah Syekh Taufik Ramadhan Al Buthi dan Syekh Abdu Fattah Bizm.

Wagub Taj Yasin Maimoen mengucapkan selamat atas kelulusan para wisudawan dan wisudawati, sekaligus mengingatkan, bahwa banyak yang harus dikerjakan setelah menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Lulus mesti dimaknai oleh wisudawan dan wisudawati untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh di perguruan tinggi, kepada masyarakat.

"Tantangannya adalah bahwa saat ini masyarakat membutuhkan peran dan aktifnya para mahasiswa mahasiswi yang sudah lulus. Tentu inovasinya harus dikembangkan lagi," pinta Wagub Taj Yasin.

Wagub juga menyampaikan pesan Syekh Taufik Ramadhan Al Buthi pada waktu memberikan orasi ilmiah. UIN Walisongo sebagai perguruan tinggi yang mencetak sumber daya manusia pendakwah, mesti bisa menjadi contoh dalam menyampaikan dakwah yang arif, bijaksana dan tanpa kekerasan.

"Tentu ilmu itu harus disampaikan dengan cara yang arif, yang bijaksana, tidak mengandung kekerasan atau paksaan terhadap masyarakat, tapi bagaimana mereka memberikan contoh yang baik, yang dicontohkan, termasuk salah satunya adalah Walisongo," jelasnya.

Usai menghadiri wisuda, Wagub Taj Yasin dan rombongan berkunjung ke Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo. Planetarium dan observatorium ini merupakan planetarium Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang pertama di Indonesia dan menjadi planetarium universitas terbesar peringkat tiga di dunia dengan diameter mencapai 18 meter.

Di dalam planetarium itu, rombongan Wagub Taj Yasin mendapatkan penjelasan detil mengenai benda-benda langit. Di samping itu, diputarkan film dokumenter berjudul Journey to Milky Way yang menakjubkan. 

Wagub turut merasa bangga dengan fasilitas planetarium dan observatorium yang dimiliki UIN Walisongo. UIN mengembangkan ilmu science yang selaras dengan Al Qur'an dan hadist. Dengan begitu, mahasiswa dan pelajar mendapatkan pengetahuan yang sempurna. Namun, sesuai pesan Syekh Abdu Fattah Bizm, manusia tidak boleh terlena dengan kecanggihan teknologi ini. Ketika terlena, manusia cenderung menjadi sombong.

"Akan tetapi Syech Fattah berpesan kepada kita, bahwa semakin majunya alam ini, semakin kita dituntut untuk berwaspada, karena kita harus mengingat bahwa kita ini adalah makhluk yang tidak bisa menentukan semua kebutuhan kita masing-masing, kecuali ditakdirkan oleh Allah," tutupnya.


Bagikan :

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menghadiri Sidang Senat Terbuka Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Kamis (9/2/2023) dengan acara Wisuda Doktor (S 3) ke - 30,  Magister (S 2) ke 54 dan Sarjana (S 1) ke - 87. Wagub hadir bersama Ketua Persatuan Ulama Syuriah Syekh Taufik Ramadhan Al Buthi dan Syekh Abdu Fattah Bizm.

Wagub Taj Yasin Maimoen mengucapkan selamat atas kelulusan para wisudawan dan wisudawati, sekaligus mengingatkan, bahwa banyak yang harus dikerjakan setelah menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Lulus mesti dimaknai oleh wisudawan dan wisudawati untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh di perguruan tinggi, kepada masyarakat.

"Tantangannya adalah bahwa saat ini masyarakat membutuhkan peran dan aktifnya para mahasiswa mahasiswi yang sudah lulus. Tentu inovasinya harus dikembangkan lagi," pinta Wagub Taj Yasin.

Wagub juga menyampaikan pesan Syekh Taufik Ramadhan Al Buthi pada waktu memberikan orasi ilmiah. UIN Walisongo sebagai perguruan tinggi yang mencetak sumber daya manusia pendakwah, mesti bisa menjadi contoh dalam menyampaikan dakwah yang arif, bijaksana dan tanpa kekerasan.

"Tentu ilmu itu harus disampaikan dengan cara yang arif, yang bijaksana, tidak mengandung kekerasan atau paksaan terhadap masyarakat, tapi bagaimana mereka memberikan contoh yang baik, yang dicontohkan, termasuk salah satunya adalah Walisongo," jelasnya.

Usai menghadiri wisuda, Wagub Taj Yasin dan rombongan berkunjung ke Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo. Planetarium dan observatorium ini merupakan planetarium Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang pertama di Indonesia dan menjadi planetarium universitas terbesar peringkat tiga di dunia dengan diameter mencapai 18 meter.

Di dalam planetarium itu, rombongan Wagub Taj Yasin mendapatkan penjelasan detil mengenai benda-benda langit. Di samping itu, diputarkan film dokumenter berjudul Journey to Milky Way yang menakjubkan. 

Wagub turut merasa bangga dengan fasilitas planetarium dan observatorium yang dimiliki UIN Walisongo. UIN mengembangkan ilmu science yang selaras dengan Al Qur'an dan hadist. Dengan begitu, mahasiswa dan pelajar mendapatkan pengetahuan yang sempurna. Namun, sesuai pesan Syekh Abdu Fattah Bizm, manusia tidak boleh terlena dengan kecanggihan teknologi ini. Ketika terlena, manusia cenderung menjadi sombong.

"Akan tetapi Syech Fattah berpesan kepada kita, bahwa semakin majunya alam ini, semakin kita dituntut untuk berwaspada, karena kita harus mengingat bahwa kita ini adalah makhluk yang tidak bisa menentukan semua kebutuhan kita masing-masing, kecuali ditakdirkan oleh Allah," tutupnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu