Follow Us :              

Gubernur Apresiasi SD Kanisius Wonolelo Kenalkan Lingkungan Sejak Dini

  08 May 2023  |   09:00:00  |   dibaca : 575 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Apresiasi SD Kanisius Wonolelo Kenalkan Lingkungan Sejak Dini

08 May 2023 | 09:00:00 | dibaca : 575
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

MAGELANG – Kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di sekolah SD Kanisius Kenalan, Jalan Jagalan-Suroloyo KM 4, Wonolelo, Borobudur,  Magelang, Senin (8/5/2023) disambut gembira para siswa. Kedatangannya dalam rangka untuk menjawab undangan tiga siswi sekolah ini.

Tiga siswi tersebut adalah Maria Alena Hesty Meirentika, Maria Gita Sepdhiana Putri, dan Vinsensia Love Abysa. Mereka ingin Gubernur datang dan menyaksikan berbagai kegiatan menarik sekolah mereka yang terletak di kawasan perbukitan dan berbatasan langsung dengan Kulonprogo, Yogyakarta. 

“Jadi mereka kirim surat ke saya, itu menunjukkan dari tiga anak ini, bahwa meminta Pak Gubernur datang dong ke sekolahan saya, Republik Anak Kenalan (RAK),” ujar Gubernur.

Sebagai ungkapan kegembiraan, kedatangan Gubernur ke sekolah tersebut, disambut dengan tarian Gugur Gunung oleh 66 siswa sekolah dari kelas I hingga kelas VI. Mereka bersuka cita menari diiringi gamelan serta tembang Bang Bang Wetan. Tari yang sarat makna kegotongroyongan ini diperuntukkan untuk menyambut tamu terhormat. 

Gubernur terlihat senang dengan kegiatan-kegiatan yang diikuti para siswa. Bukan hanya berkesenian, mereka juga dilatih sejak dini untuk bisa mengenal lingkungan sekitar agar terbangun kesadaran untuk menjaga. 

“Ini kalau Bung Karno bilang itu kepribadian dalam kebudayaan, jadi kita punya kebudayaan yang unggul. Bagaimana manusia saling menghormati antarsesama, yang lebih tua dan itu dikenalkan sejak dini. Termasuk kita punya sebenarnya kebudayaan-kebudayaan untuk merawat lingkungan dan dikenalkan sejak dari anak-anak, hebat sekali ada anak-anak pemberani,” tandas Gubernur.

Saat bertemu dengan Gubernur, Alena, Gita, dan Love, masing-masing menyampaikan pengalaman menarik mereka dalam mengikuti program-program sekolah. “Ada Tilik Belik (tinjau mata air), Tospo, Sabawana, Remen Peken (pasar akhir pekan) Kalau saya pernah ikut yang Sabawana. Artinya jalan-jalan ke ladang atau hutan,” kata Love pada Gubernur.

Gubernur makin kagum saat Love menjelaskan juga menjelaskan, bahwa pada kegiatan Sabawana itu para siswa juga diajak melihat dan mengamati tumbuhan-tumbuhan.

Pengalaman senada juga disampaikan Alena mengikuti kegiatan Tilik Belik atau menengok sumber mata air. Menurut Elena, ia dan teman-temannya tidak hanya sekadar melihat mata air di alam, tetapi mereka juga diajari untuk mengukur debit, volume, hingga tingkat keasaman mata air itu.

Gita mengaku sangat senang karena ia dan teman-temanya bisa berjumpa dengan Gubernur. Berkat keberaniannya bersurat, Gita dan dua temannya pun mendapat hadiah handphone.

“Saya senang sekali, tidak menyangka kalau Pak Gubernur bisa ke sini langsung. Senang juga (dapat HP), nanti bakal digunakan buat belajar,” ujarnya.


Bagikan :

MAGELANG – Kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di sekolah SD Kanisius Kenalan, Jalan Jagalan-Suroloyo KM 4, Wonolelo, Borobudur,  Magelang, Senin (8/5/2023) disambut gembira para siswa. Kedatangannya dalam rangka untuk menjawab undangan tiga siswi sekolah ini.

Tiga siswi tersebut adalah Maria Alena Hesty Meirentika, Maria Gita Sepdhiana Putri, dan Vinsensia Love Abysa. Mereka ingin Gubernur datang dan menyaksikan berbagai kegiatan menarik sekolah mereka yang terletak di kawasan perbukitan dan berbatasan langsung dengan Kulonprogo, Yogyakarta. 

“Jadi mereka kirim surat ke saya, itu menunjukkan dari tiga anak ini, bahwa meminta Pak Gubernur datang dong ke sekolahan saya, Republik Anak Kenalan (RAK),” ujar Gubernur.

Sebagai ungkapan kegembiraan, kedatangan Gubernur ke sekolah tersebut, disambut dengan tarian Gugur Gunung oleh 66 siswa sekolah dari kelas I hingga kelas VI. Mereka bersuka cita menari diiringi gamelan serta tembang Bang Bang Wetan. Tari yang sarat makna kegotongroyongan ini diperuntukkan untuk menyambut tamu terhormat. 

Gubernur terlihat senang dengan kegiatan-kegiatan yang diikuti para siswa. Bukan hanya berkesenian, mereka juga dilatih sejak dini untuk bisa mengenal lingkungan sekitar agar terbangun kesadaran untuk menjaga. 

“Ini kalau Bung Karno bilang itu kepribadian dalam kebudayaan, jadi kita punya kebudayaan yang unggul. Bagaimana manusia saling menghormati antarsesama, yang lebih tua dan itu dikenalkan sejak dini. Termasuk kita punya sebenarnya kebudayaan-kebudayaan untuk merawat lingkungan dan dikenalkan sejak dari anak-anak, hebat sekali ada anak-anak pemberani,” tandas Gubernur.

Saat bertemu dengan Gubernur, Alena, Gita, dan Love, masing-masing menyampaikan pengalaman menarik mereka dalam mengikuti program-program sekolah. “Ada Tilik Belik (tinjau mata air), Tospo, Sabawana, Remen Peken (pasar akhir pekan) Kalau saya pernah ikut yang Sabawana. Artinya jalan-jalan ke ladang atau hutan,” kata Love pada Gubernur.

Gubernur makin kagum saat Love menjelaskan juga menjelaskan, bahwa pada kegiatan Sabawana itu para siswa juga diajak melihat dan mengamati tumbuhan-tumbuhan.

Pengalaman senada juga disampaikan Alena mengikuti kegiatan Tilik Belik atau menengok sumber mata air. Menurut Elena, ia dan teman-temannya tidak hanya sekadar melihat mata air di alam, tetapi mereka juga diajari untuk mengukur debit, volume, hingga tingkat keasaman mata air itu.

Gita mengaku sangat senang karena ia dan teman-temanya bisa berjumpa dengan Gubernur. Berkat keberaniannya bersurat, Gita dan dua temannya pun mendapat hadiah handphone.

“Saya senang sekali, tidak menyangka kalau Pak Gubernur bisa ke sini langsung. Senang juga (dapat HP), nanti bakal digunakan buat belajar,” ujarnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu