Follow Us :              

Berkat Bantuan SPAM dari Pemprov Jateng, Warga Desa Talunombo Wonosobo Tak Perlu Khawatir Kekurangan Air Bersih 

  30 July 2025  |   12:30:00  |   dibaca : 537 
Kategori :
Bagikan :


Berkat Bantuan SPAM dari Pemprov Jateng, Warga Desa Talunombo Wonosobo Tak Perlu Khawatir Kekurangan Air Bersih 

30 July 2025 | 12:30:00 | dibaca : 537
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

WONOSOBO - Harapan masyarakat Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, untuk mendapatkan akses air bersih akhirnya terwujud. Masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan air seperti tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu didukung dengan tuntasnya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Talunombo beberapa waktu lalu. Saat ini, SPAM itu sudah mulai beroperasi untuk memenuhi kebutuhan air di ratusan rumah di desa tersebut.

"Alhamdulillah setelah SPAM beroperasi, tidak ada istilah kekurangan air," ujar Setiono, warga Dusun Peniron, Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, saat ditemui di desanya pada Rabu, 30 Juli 2025.

Setiono mengatakan, warga desa sempat mengalami kesulitan mengakses air bersih, karena belum ada saluran air. Warga harus melewati jalan yang terjal dan naik turun untuk memenuhi kebutuhan air minum dan lainnya.

"Dulu, ambil air bersih harus jalan kaki untuk menuju ke mata air, jaraknya kurang 1 kilometer, tetapi menanjak jalannya. Pakai jeriken dipikul. Sekarang sudah tidak bicara tentang kekurangan air," tuturnya.

Setelah ada SPAM di desanya, warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air, bahkan mereka bisa memanfaatkannya untuk mengisi kolam ikan kecil-kecilan.

"Yang jelas air harian tidak pernah susah seperti dulu. Sangat mempermudah dan menguntungkan. Alhamdulillah lebih murah," ujarnya.

Kepala Desa Talunombo, Badarudin, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jateng atas bantuan SPAM di desanya. Berkat bantuan tersebut, air sudah dapat mengalir sampai ke rumah-rumah warga yang sebelumnya kesulitan mengakses air bersih.

"Dulu banyak masyarakat mengambil air di mata air atau sungai. Dengan adanya hibah ini, warga bisa memanfaatkan air minum dengan mudah dan bersih," katanya.

Diketahui, Pemprov Jateng melalui Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya (DPUBMCK) membangun SPAM di 30 lokasi di Jawa Tengah pada tahun 2025. Salah satunya di Desa Talunombo yang mulai dibangun pada 24 Februari 2025, dan saat ini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

SPAM Desa Talunombo menggunakan sistem mata air gravitasi, dengan panjang pipa 3.687 meter. Setelah pembangunannya selesai, hibah pembangunan SPAM diberikan kepada Kelompok Pengelola SPAM Lagaran Sidlimas agar mereka bisa merawat dan mengembangkannya untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 200 sambungan rumah.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan, Pemprov sudah membangun 105 unit SPAM di seluruh Jateng. Upaya ini dilakukan sebagai terobosan untuk mengurangi penggunaan air tanah.

"Ini bagus sekali, hibah dari provinsi, dan semoga bisa dirawat dengan baik oleh seluruh masyarakat desa. Nanti akan lebih mudah menggunakan, dan (kualitas air terjamin, jadi) lebih sehat. Cari lebih banyak lagi desa yang membutuhkan, nanti kita intervensi," katanya saat meresmikan secara simbolis SPAM di Desa Talunombo.


Bagikan :

WONOSOBO - Harapan masyarakat Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, untuk mendapatkan akses air bersih akhirnya terwujud. Masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan air seperti tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu didukung dengan tuntasnya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Talunombo beberapa waktu lalu. Saat ini, SPAM itu sudah mulai beroperasi untuk memenuhi kebutuhan air di ratusan rumah di desa tersebut.

"Alhamdulillah setelah SPAM beroperasi, tidak ada istilah kekurangan air," ujar Setiono, warga Dusun Peniron, Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, saat ditemui di desanya pada Rabu, 30 Juli 2025.

Setiono mengatakan, warga desa sempat mengalami kesulitan mengakses air bersih, karena belum ada saluran air. Warga harus melewati jalan yang terjal dan naik turun untuk memenuhi kebutuhan air minum dan lainnya.

"Dulu, ambil air bersih harus jalan kaki untuk menuju ke mata air, jaraknya kurang 1 kilometer, tetapi menanjak jalannya. Pakai jeriken dipikul. Sekarang sudah tidak bicara tentang kekurangan air," tuturnya.

Setelah ada SPAM di desanya, warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air, bahkan mereka bisa memanfaatkannya untuk mengisi kolam ikan kecil-kecilan.

"Yang jelas air harian tidak pernah susah seperti dulu. Sangat mempermudah dan menguntungkan. Alhamdulillah lebih murah," ujarnya.

Kepala Desa Talunombo, Badarudin, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jateng atas bantuan SPAM di desanya. Berkat bantuan tersebut, air sudah dapat mengalir sampai ke rumah-rumah warga yang sebelumnya kesulitan mengakses air bersih.

"Dulu banyak masyarakat mengambil air di mata air atau sungai. Dengan adanya hibah ini, warga bisa memanfaatkan air minum dengan mudah dan bersih," katanya.

Diketahui, Pemprov Jateng melalui Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya (DPUBMCK) membangun SPAM di 30 lokasi di Jawa Tengah pada tahun 2025. Salah satunya di Desa Talunombo yang mulai dibangun pada 24 Februari 2025, dan saat ini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

SPAM Desa Talunombo menggunakan sistem mata air gravitasi, dengan panjang pipa 3.687 meter. Setelah pembangunannya selesai, hibah pembangunan SPAM diberikan kepada Kelompok Pengelola SPAM Lagaran Sidlimas agar mereka bisa merawat dan mengembangkannya untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 200 sambungan rumah.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan, Pemprov sudah membangun 105 unit SPAM di seluruh Jateng. Upaya ini dilakukan sebagai terobosan untuk mengurangi penggunaan air tanah.

"Ini bagus sekali, hibah dari provinsi, dan semoga bisa dirawat dengan baik oleh seluruh masyarakat desa. Nanti akan lebih mudah menggunakan, dan (kualitas air terjamin, jadi) lebih sehat. Cari lebih banyak lagi desa yang membutuhkan, nanti kita intervensi," katanya saat meresmikan secara simbolis SPAM di Desa Talunombo.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu