Follow Us :              

Festival Layang-Layang Internasional Hari Jadi Provinsi Jateng Dikuti Peserta Mancanegara

  01 August 2025  |   10:00:00  |   dibaca : 2857 
Kategori :
Bagikan :


Festival Layang-Layang Internasional Hari Jadi Provinsi Jateng Dikuti Peserta Mancanegara

01 August 2025 | 10:00:00 | dibaca : 2857
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG – Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah akan dimeriahkan dengan gelaran Festival Layang-Layang Internasional di Kawasan POJ City, Kota Semarang pada 23-24 Agustus 2025. 

Rencananya, festival ini akan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, Bali, Lampung, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. 

Tak hanya itu, akan ada peserta dari berbagai negara, di antaranya dari India, Cina, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Australia, Vietnam, Myanmar, Thailand, Filipina, dan sebagainya. 

Festival yang menargetkan 25 ribu pengunjung ini, berpotensi untuk meningkatkan kunjungan wisata sekaligus perekonomian daerah. 

Gubenur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan, pihaknya mendukung penuh gelaran Festival Layang-Layang Internasional tersebut.

"Saya akan datang," ucapnya saat menerima paparan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng dan manajemen Awann Group tentang gelaran Festival Layang-Layang, di ruang kerjanya pada Jumat, 1 Agustus 2025. 

Pada kesempatan itu, Ketua Kadin Jateng, Harry Nuryanto Soediro, mengatakan, Festival Layang-layang Internasional itu digelar sekaligus untuk memeriahkan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah, yang diperingati setiap tanggal 19 Agustus. 

"Kami berharap hal ini bisa memberikan angin segar di Jawa Tengah. Kami menggandeng Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng. Harapannya, event ini bisa diselenggarakan dengan baik," katanya.

Penyelenggaraan festival itu juga dimeriahkan dengan kegiatan pendukung, seperti pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) siap ekspor; bazar; penampilan tari tradisional; karnaval umbul-umbul; demonstrasi udara kedirgantaraan; demonstrasi sport kite antarnegara; workshop; bazar kecamatan berdaya; dan agenda lainnya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jateng, Muhamad Masrofi, mengatakan, event berskala internasional yang akan diadakan di Jateng ini, otomatis berdampak pada ekonomi daerah.

"Semoga saja sukses, event internasional yang hadir di sini, akan meningkatkan perekonomian di Jawa Tengah," katanya.


Bagikan :

SEMARANG – Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah akan dimeriahkan dengan gelaran Festival Layang-Layang Internasional di Kawasan POJ City, Kota Semarang pada 23-24 Agustus 2025. 

Rencananya, festival ini akan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, Bali, Lampung, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. 

Tak hanya itu, akan ada peserta dari berbagai negara, di antaranya dari India, Cina, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Australia, Vietnam, Myanmar, Thailand, Filipina, dan sebagainya. 

Festival yang menargetkan 25 ribu pengunjung ini, berpotensi untuk meningkatkan kunjungan wisata sekaligus perekonomian daerah. 

Gubenur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan, pihaknya mendukung penuh gelaran Festival Layang-Layang Internasional tersebut.

"Saya akan datang," ucapnya saat menerima paparan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng dan manajemen Awann Group tentang gelaran Festival Layang-Layang, di ruang kerjanya pada Jumat, 1 Agustus 2025. 

Pada kesempatan itu, Ketua Kadin Jateng, Harry Nuryanto Soediro, mengatakan, Festival Layang-layang Internasional itu digelar sekaligus untuk memeriahkan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah, yang diperingati setiap tanggal 19 Agustus. 

"Kami berharap hal ini bisa memberikan angin segar di Jawa Tengah. Kami menggandeng Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng. Harapannya, event ini bisa diselenggarakan dengan baik," katanya.

Penyelenggaraan festival itu juga dimeriahkan dengan kegiatan pendukung, seperti pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) siap ekspor; bazar; penampilan tari tradisional; karnaval umbul-umbul; demonstrasi udara kedirgantaraan; demonstrasi sport kite antarnegara; workshop; bazar kecamatan berdaya; dan agenda lainnya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jateng, Muhamad Masrofi, mengatakan, event berskala internasional yang akan diadakan di Jateng ini, otomatis berdampak pada ekonomi daerah.

"Semoga saja sukses, event internasional yang hadir di sini, akan meningkatkan perekonomian di Jawa Tengah," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu