Follow Us :              

Disambut Antusiasme Ribuan Pencari Kerja, Jateng Job Fair 2025 Sediakan 6.650 Lowongan

  22 August 2025  |   11:00:00  |   dibaca : 551 
Kategori :
Bagikan :


Disambut Antusiasme Ribuan Pencari Kerja, Jateng Job Fair 2025 Sediakan 6.650 Lowongan

22 August 2025 | 11:00:00 | dibaca : 551
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG – Gelaran Jateng Job Fair 2025 yang diselenggarakan di Halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jateng dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah, disambut antusiasme para pencari kerja. 

Acara yang berlangsung pada 21-22 Agustus 2025 ini diikuti sebanyak 43 perusahaan, yang menyediakan 6.650 lowongan kerja untuk 228 jabatan. Puluhan perusahaan itu bergerak di berbagai bidang, seperti manufaktur, retail, telekomunikasi, perbankan, kesehatan, hingga perusahaan dengan penempatan tenaga kerja di luar negeri. Tak hanya itu, lowongan pekerjaan juga dibuka bagi para penyandang disabilitas. 

Berdasarkan data dari Disnakertrans Provinsi Jateng, pada Jumat, 22 Agustus 2025, tercatat ada sebanyak 7.212 pencari kerja yang mendaftar secara online dalam gelaran Jateng Job Fair 2025. Hingga pukul 11.30 WIB, sebanyak 2.656 pendaftar online sudah datang langsung ke Kantor Disnakertrans Jateng untuk mengikuti proses wawancara.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menyampaikan, kebutuhan tenaga kerja untuk perusahaan-perusahaan di Jateng jumlahnya cukup besar, mengingat provinsi ini menjadi salah satu lokasi investasi yang menarik bagi para investor. 

"Potensi tenaga kerja di Jawa Tengah banyak. Jawa Tengah ini jadi salah satu pusat investasi," ucapnya usai menyapa para pencari kerja di acara Job Fair pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Ia menekankan, tingginya kebutuhan tenaga kerja di Jateng perlu diimbangi dengan keterampilan dan kemampuan yang dimiliki para pencari kerja. Dengan begitu, mereka bisa bersaing dan memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

"Tinggal sumber daya manusianya, dalam hal ini remaja-remaja kita. Lakukan pembinaan dan pelatihan melalui BLK (Balai Latihan Kerja)," ujar Gubernur.

Dalam acara itu, Kepala Disnakertrans Provinsi Jateng, Ahmad Aziz, menyampaikan bahwa ribuan pencari kerja yang mendaftar dalam gelaran job fair secara online, selanjutnya mengikuti wawancara offline. Sementara itu, bagi peserta yang tidak bisa hadir, pihak perusahaan memberikan kesempatan untuk melakukan wawancara di hari berikutnya.

Salah seorang pencari kerja, Indah Wuri Listiyani, mengaku senang dengan terselenggaranya Jateng Job Fair 2025. Menurutnya, kegiatan ini membantu dirinya untuk mengetahui perusahaan-perusahaan yang membuka lowongan khusus bagi para penyandang disabilitas.

“Acara ini sangat membantu saya mencari pekerjaan, karena tidak semua perusahaan membuka lowongan bagi kaum disabilitas. Di sini saya bisa memilih perusahaan yang membuka lowongan bagi saya,” kata Indah yang merupakan penyandang disabilitas.


Bagikan :

SEMARANG – Gelaran Jateng Job Fair 2025 yang diselenggarakan di Halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jateng dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah, disambut antusiasme para pencari kerja. 

Acara yang berlangsung pada 21-22 Agustus 2025 ini diikuti sebanyak 43 perusahaan, yang menyediakan 6.650 lowongan kerja untuk 228 jabatan. Puluhan perusahaan itu bergerak di berbagai bidang, seperti manufaktur, retail, telekomunikasi, perbankan, kesehatan, hingga perusahaan dengan penempatan tenaga kerja di luar negeri. Tak hanya itu, lowongan pekerjaan juga dibuka bagi para penyandang disabilitas. 

Berdasarkan data dari Disnakertrans Provinsi Jateng, pada Jumat, 22 Agustus 2025, tercatat ada sebanyak 7.212 pencari kerja yang mendaftar secara online dalam gelaran Jateng Job Fair 2025. Hingga pukul 11.30 WIB, sebanyak 2.656 pendaftar online sudah datang langsung ke Kantor Disnakertrans Jateng untuk mengikuti proses wawancara.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menyampaikan, kebutuhan tenaga kerja untuk perusahaan-perusahaan di Jateng jumlahnya cukup besar, mengingat provinsi ini menjadi salah satu lokasi investasi yang menarik bagi para investor. 

"Potensi tenaga kerja di Jawa Tengah banyak. Jawa Tengah ini jadi salah satu pusat investasi," ucapnya usai menyapa para pencari kerja di acara Job Fair pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Ia menekankan, tingginya kebutuhan tenaga kerja di Jateng perlu diimbangi dengan keterampilan dan kemampuan yang dimiliki para pencari kerja. Dengan begitu, mereka bisa bersaing dan memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

"Tinggal sumber daya manusianya, dalam hal ini remaja-remaja kita. Lakukan pembinaan dan pelatihan melalui BLK (Balai Latihan Kerja)," ujar Gubernur.

Dalam acara itu, Kepala Disnakertrans Provinsi Jateng, Ahmad Aziz, menyampaikan bahwa ribuan pencari kerja yang mendaftar dalam gelaran job fair secara online, selanjutnya mengikuti wawancara offline. Sementara itu, bagi peserta yang tidak bisa hadir, pihak perusahaan memberikan kesempatan untuk melakukan wawancara di hari berikutnya.

Salah seorang pencari kerja, Indah Wuri Listiyani, mengaku senang dengan terselenggaranya Jateng Job Fair 2025. Menurutnya, kegiatan ini membantu dirinya untuk mengetahui perusahaan-perusahaan yang membuka lowongan khusus bagi para penyandang disabilitas.

“Acara ini sangat membantu saya mencari pekerjaan, karena tidak semua perusahaan membuka lowongan bagi kaum disabilitas. Di sini saya bisa memilih perusahaan yang membuka lowongan bagi saya,” kata Indah yang merupakan penyandang disabilitas.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu