Follow Us :              

Apresiasi TOYAKU, Gubernur Dorong Mahasiswa Terus Ciptakan Inovasi

  08 September 2025  |   09:30:00  |   dibaca : 425 
Kategori :
Bagikan :


Apresiasi TOYAKU, Gubernur Dorong Mahasiswa Terus Ciptakan Inovasi

08 September 2025 | 09:30:00 | dibaca : 425
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Apresiasi TOYAKU, Gubernur Dorong Mahasiswa Terus Ciptakan Inovasi
Apresiasi TOYAKU, Gubernur Dorong Mahasiswa Terus Ciptakan Inovasi
Apresiasi TOYAKU, Gubernur Dorong Mahasiswa Terus Ciptakan Inovasi
Apresiasi TOYAKU, Gubernur Dorong Mahasiswa Terus Ciptakan Inovasi
Apresiasi TOYAKU, Gubernur Dorong Mahasiswa Terus Ciptakan Inovasi
Apresiasi TOYAKU, Gubernur Dorong Mahasiswa Terus Ciptakan Inovasi
Apresiasi TOYAKU, Gubernur Dorong Mahasiswa Terus Ciptakan Inovasi
Apresiasi TOYAKU, Gubernur Dorong Mahasiswa Terus Ciptakan Inovasi
Apresiasi TOYAKU, Gubernur Dorong Mahasiswa Terus Ciptakan Inovasi
Apresiasi TOYAKU, Gubernur Dorong Mahasiswa Terus Ciptakan Inovasi

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mendorong para mahasiswa di wilayahnya, untuk terus berinovasi dan menciptakan karya yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam acara Pembekalan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang atau Dinus Inside 2025, yang diselenggarakan di Udinus pada Senin, 8 September 2025.

Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi inovasi Udinus yang menciptakan teknologi Smart Atmospheric Water Generator yang diberi nama TOYAKU. Inovasi tersebut mampu mengubah uap air di udara menjadi air bersih siap minum.

Menurutnya, inovasi ini sangat bermanfaat, khususnya di daerah-daerah yang kerapkali mengalami kekeringan. 

"Itu luar biasa untuk daerah kekeringan. Banyak juga teknologi yang merupakan creative breakthrough (terobosan kreatif) dari universitas, yang kita pakai untuk kita kerja samakan dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota," katanya. 

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jateng sudah memanfaatkan teknologi desalinasi dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Teknologi ini mampu mengolah air payau menjadi air tawar layak minum.

Gubernur menjelaskan, tugas dari pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota adalah memberikan pelayanan yang cepat serta mempermudah masyarakat. Oleh karena itu, berbagai inovasi terus dikembangkan untuk memudahkan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraannya. 

"Semua itu memerlukan kreativitas dari mahasiswa, untuk ikut bergabung dalam pengembangan wilayah Jawa Tengah. Apalagi dari 3.154 mahasiswa baru Udinus, sekitar 80% berasal dari Jawa Tengah," jelasnya.

Hal lain yang juga disampaikan oleh Gubernur adalah pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, sebagai upaya untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. 
 
"Adik-adik mahasiswa kami arahkan terkait KKN tematik sesuai dengan tema yang dilakukan dan kebutuhan daerah tersebut," katanya.

Sementara itu, Rektor Udinus, Pulung Nurtantio Andono, mengungkapkan bahwa kampusnya telah menghadirkan beberapa inovasi yang sudah dipresentasikan langsung kepada Gubernur Jateng. Ia berharap, setiap inovasi yang diciptakan mahasiswa tidak hanya berhenti di kampus, tetapi juga bisa dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat, khususnya di Jateng.

"Seperti TOYAKU itu bisa dimanfaatkan untuk membantu daerah-daerah yang tertinggal. Harapan kami, TOYAKU ini akan disebarkan untuk membantu daerah-daerah yang kekurangan air bersih," ucapnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mendorong para mahasiswa di wilayahnya, untuk terus berinovasi dan menciptakan karya yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam acara Pembekalan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang atau Dinus Inside 2025, yang diselenggarakan di Udinus pada Senin, 8 September 2025.

Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi inovasi Udinus yang menciptakan teknologi Smart Atmospheric Water Generator yang diberi nama TOYAKU. Inovasi tersebut mampu mengubah uap air di udara menjadi air bersih siap minum.

Menurutnya, inovasi ini sangat bermanfaat, khususnya di daerah-daerah yang kerapkali mengalami kekeringan. 

"Itu luar biasa untuk daerah kekeringan. Banyak juga teknologi yang merupakan creative breakthrough (terobosan kreatif) dari universitas, yang kita pakai untuk kita kerja samakan dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota," katanya. 

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jateng sudah memanfaatkan teknologi desalinasi dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Teknologi ini mampu mengolah air payau menjadi air tawar layak minum.

Gubernur menjelaskan, tugas dari pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota adalah memberikan pelayanan yang cepat serta mempermudah masyarakat. Oleh karena itu, berbagai inovasi terus dikembangkan untuk memudahkan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraannya. 

"Semua itu memerlukan kreativitas dari mahasiswa, untuk ikut bergabung dalam pengembangan wilayah Jawa Tengah. Apalagi dari 3.154 mahasiswa baru Udinus, sekitar 80% berasal dari Jawa Tengah," jelasnya.

Hal lain yang juga disampaikan oleh Gubernur adalah pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, sebagai upaya untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. 
 
"Adik-adik mahasiswa kami arahkan terkait KKN tematik sesuai dengan tema yang dilakukan dan kebutuhan daerah tersebut," katanya.

Sementara itu, Rektor Udinus, Pulung Nurtantio Andono, mengungkapkan bahwa kampusnya telah menghadirkan beberapa inovasi yang sudah dipresentasikan langsung kepada Gubernur Jateng. Ia berharap, setiap inovasi yang diciptakan mahasiswa tidak hanya berhenti di kampus, tetapi juga bisa dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat, khususnya di Jateng.

"Seperti TOYAKU itu bisa dimanfaatkan untuk membantu daerah-daerah yang tertinggal. Harapan kami, TOYAKU ini akan disebarkan untuk membantu daerah-daerah yang kekurangan air bersih," ucapnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu