Follow Us :              

Orasi Ilmiah di Kampus Undaris, Sekda Berbagi Ilmu Ciptakan SDM Unggul

  13 September 2025  |   09:00:00  |   dibaca : 243 
Kategori :
Bagikan :


Orasi Ilmiah di Kampus Undaris, Sekda Berbagi Ilmu Ciptakan SDM Unggul

13 September 2025 | 09:00:00 | dibaca : 243
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

SEMARANG - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, melakukan orasi ilmiah pada Sidang Senat Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (Undaris) di Kota Semarang pada Sabtu, 13 September 2025.  

Dalam forum yang dihadiri oleh civitas akademika dan ratusan mahasiswa tersebut, ia berbagi ilmu terkait upaya untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. 

Sekda berpesan kepada para mahasiswa agar mereka fokus belajar dan tidak terburu-buru menikah, sebelum selesai kuliah. Sebab, cita-cita meraih generasi emas 2045 harus dibangun dengan SDM yang unggul melalui pendidikan, penguatan karakter, dan peningkatan daya saing. 

"Sejalan dengan program Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jateng Jo Kawin Bocah, selesaikan kuliah dulu, setelah matang dari sisi umur, sisi kesehatan terpenuhi. Syukur-syukur sudah kerja, baru membina rumah tangga. Tujuannya supaya generasi yang terlahir adalah SDM unggul sesuai yang dicita-citakan generasi emas 2045," bebernya. 

Sebagai informasi, "Ojo Kawin Bocah" adalah gerakan dan program pencegahan perkawinan pada anak yang digagas oleh Pemprov Jateng. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait bahaya dan risiko pernikahan pada anak, memenuhi hak-hak anak, mencegah kekerasan perempuan dan anak, menurunkan angka stunting, serta mewujudkan keluarga yang sehat, terencana, dan mandiri.

Selain mempunyai ilmu pengetahuan dan wawasan, Sekda juga berharap, para mahasiswa memiliki akhlak yang baik. Dua hal tersebut akan menjadi modal dasar ketika mereka terjun ke tengah masyarakat, bekerja, atau membangun usaha.  

 "Apalagi Undaris adalah perguruan tinggi yang berbasis ilmu agama, akhlak sangat penting untuk selalu dijaga. Jadi tidak semata-mata mengunggulkan ilmu pengetahuan," tuturnya. 

Sekda juga menyampaikan pentingnya menjaga pola hidup sehat bagi generasi muda. Dengan begitu, akan tercipta generasi unggul yang tidak hanya berwawasan luas, tetapi juga sehat. 

Sebagai penutup orasi, ia mengajak mahasiswa baru Undaris untuk menjaga lingkungan. Hal itu bisa dimulai dengan hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan. 

"Mulai sekarang, mari kita sadarkan diri untuk selalu menjaga lingkungan agar selalu dalam kondisi baik dan terjaga. Bisa dengan menanam pohon, dan mengurangi sampah yang menumpuk dengan pilah sampah, dan lainnya" ucapnya.


Bagikan :

SEMARANG - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, melakukan orasi ilmiah pada Sidang Senat Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (Undaris) di Kota Semarang pada Sabtu, 13 September 2025.  

Dalam forum yang dihadiri oleh civitas akademika dan ratusan mahasiswa tersebut, ia berbagi ilmu terkait upaya untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. 

Sekda berpesan kepada para mahasiswa agar mereka fokus belajar dan tidak terburu-buru menikah, sebelum selesai kuliah. Sebab, cita-cita meraih generasi emas 2045 harus dibangun dengan SDM yang unggul melalui pendidikan, penguatan karakter, dan peningkatan daya saing. 

"Sejalan dengan program Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jateng Jo Kawin Bocah, selesaikan kuliah dulu, setelah matang dari sisi umur, sisi kesehatan terpenuhi. Syukur-syukur sudah kerja, baru membina rumah tangga. Tujuannya supaya generasi yang terlahir adalah SDM unggul sesuai yang dicita-citakan generasi emas 2045," bebernya. 

Sebagai informasi, "Ojo Kawin Bocah" adalah gerakan dan program pencegahan perkawinan pada anak yang digagas oleh Pemprov Jateng. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait bahaya dan risiko pernikahan pada anak, memenuhi hak-hak anak, mencegah kekerasan perempuan dan anak, menurunkan angka stunting, serta mewujudkan keluarga yang sehat, terencana, dan mandiri.

Selain mempunyai ilmu pengetahuan dan wawasan, Sekda juga berharap, para mahasiswa memiliki akhlak yang baik. Dua hal tersebut akan menjadi modal dasar ketika mereka terjun ke tengah masyarakat, bekerja, atau membangun usaha.  

 "Apalagi Undaris adalah perguruan tinggi yang berbasis ilmu agama, akhlak sangat penting untuk selalu dijaga. Jadi tidak semata-mata mengunggulkan ilmu pengetahuan," tuturnya. 

Sekda juga menyampaikan pentingnya menjaga pola hidup sehat bagi generasi muda. Dengan begitu, akan tercipta generasi unggul yang tidak hanya berwawasan luas, tetapi juga sehat. 

Sebagai penutup orasi, ia mengajak mahasiswa baru Undaris untuk menjaga lingkungan. Hal itu bisa dimulai dengan hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan. 

"Mulai sekarang, mari kita sadarkan diri untuk selalu menjaga lingkungan agar selalu dalam kondisi baik dan terjaga. Bisa dengan menanam pohon, dan mengurangi sampah yang menumpuk dengan pilah sampah, dan lainnya" ucapnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu