Follow Us :              

Pastikan Kesehatan Santri, Gubernur dan Wagub Jateng Terjunkan Dokter Spesialis ke 5.419 Pesantren

  22 October 2025  |   07:30:00  |   dibaca : 438 
Kategori :
Bagikan :

Pastikan Kesehatan Santri, Gubernur dan Wagub Jateng Terjunkan Dokter Spesialis ke 5.419 Pesantren

22 October 2025 | 07:30:00 | dibaca : 438
Kategori :
Bagikan :

Foto : Tim Humas (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Pastikan Kesehatan Santri, Gubernur dan Wagub Jateng Terjunkan Dokter Spesialis ke 5.419 Pesantren
Pastikan Kesehatan Santri, Gubernur dan Wagub Jateng Terjunkan Dokter Spesialis ke 5.419 Pesantren
Pastikan Kesehatan Santri, Gubernur dan Wagub Jateng Terjunkan Dokter Spesialis ke 5.419 Pesantren
Pastikan Kesehatan Santri, Gubernur dan Wagub Jateng Terjunkan Dokter Spesialis ke 5.419 Pesantren
Pastikan Kesehatan Santri, Gubernur dan Wagub Jateng Terjunkan Dokter Spesialis ke 5.419 Pesantren

Foto : Tim Humas (Humas Jateng)

KUDUS - Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, menerjunkan dokter spesialis ke 5.419 pesantren di wilayahnya.

Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) ini diselenggarakan untuk memastikan layanan kesehatan bagi santri, khususnya dalam pemeriksaan penyakit dengan potensi penularan tinggi.

"Dalam peringatan Hari Santri ini, Pemprov Jateng tidak hanya (melaksanakan) upacara, tetapi ada beberapa kegiatan yang sudah dilakukan, termasuk hari ini dokter Speling kita hadir. Ini kita lakukan untuk pemeriksaan santri di pesantren," ucap Gubernur usai menjadi inspektur upacara Peringatan HSN 2025 di Alun-alun Simpang Tujuh, Kabupaten Kudus pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Ia mengatakan, program Speling di ribuan pesantren tersebut akan diakselerasi. Selain untuk memberikan layanan kesehatan dari dokter spesialis, Speling di pesantren juga menjadi salah satu upaya untuk tracing (melacak) sejumlah penyakit, seperti tuberkulosis (TBC), penyakit kulit, dan indikasi penyakit lain yang diderita pada santri.

"TBC ini menjadi prioritas pemerintah, maka harus dilakukan tracing dan pengobatan sampai tuntas. Kalau ada satu santri yang kena, harus dilakukan pemeriksaan pada pesantren," jelasnya.

Menurutnya, kesehatan santri juga harus diperhatikan, karena santri merupakan bagian dari masyarakat produktif dan masa depan bangsa. 

"Kalau santri kita sehat, ke depannya akan menjadi anak-anak yang mempunyai daya kreativitas tinggi dan berdaya saing," ujar Gubernur.

Selain Speling, Pemprov Jateng juga memiliki sejumlah program yang berkaitan dengan santri dan pesantren, salah satunya adalah Pesantren Obah. 

Adapun apel peringatan HSN 2025 di Alun-alun Simpang Tujuh, Kabupaten Kudus dihadiri oleh ribuan santri. Sebelum membacakan amanat Menteri Agama, Gubernur sempat menyampaikan pesan kepada para santri tentang pentingnya Hari Santri.

"Hari santri merupakan momentum untuk mengenang perjuangan santri-santri dan para kiai. Mengingat tanggal 22 Oktober 1945, para santri yang membela tanah air dengan dasar hubbul wathon minal iman (cinta tanah air adalah sebagian dari iman). Ini sejarah yang perlu kita ingat," ucap Gubernur.

Sebagai informasi, peringatan HSN 2025 Tingkat Provinsi Jawa Tengah dipusatkan di Kabupaten Kudus. Diawali dengan kegiatan Sarasehan, Pameran UMKM, dan Jateng Bersholawat pada tanggal 21 Oktober, kemudian dilanjutkan dengan apel peringatan HSN di Alun-alun Simpang Tujuh, Kabupaten Kudus pada tanggal 22 Oktober 2025.


Bagikan :

KUDUS - Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, menerjunkan dokter spesialis ke 5.419 pesantren di wilayahnya.

Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) ini diselenggarakan untuk memastikan layanan kesehatan bagi santri, khususnya dalam pemeriksaan penyakit dengan potensi penularan tinggi.

"Dalam peringatan Hari Santri ini, Pemprov Jateng tidak hanya (melaksanakan) upacara, tetapi ada beberapa kegiatan yang sudah dilakukan, termasuk hari ini dokter Speling kita hadir. Ini kita lakukan untuk pemeriksaan santri di pesantren," ucap Gubernur usai menjadi inspektur upacara Peringatan HSN 2025 di Alun-alun Simpang Tujuh, Kabupaten Kudus pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Ia mengatakan, program Speling di ribuan pesantren tersebut akan diakselerasi. Selain untuk memberikan layanan kesehatan dari dokter spesialis, Speling di pesantren juga menjadi salah satu upaya untuk tracing (melacak) sejumlah penyakit, seperti tuberkulosis (TBC), penyakit kulit, dan indikasi penyakit lain yang diderita pada santri.

"TBC ini menjadi prioritas pemerintah, maka harus dilakukan tracing dan pengobatan sampai tuntas. Kalau ada satu santri yang kena, harus dilakukan pemeriksaan pada pesantren," jelasnya.

Menurutnya, kesehatan santri juga harus diperhatikan, karena santri merupakan bagian dari masyarakat produktif dan masa depan bangsa. 

"Kalau santri kita sehat, ke depannya akan menjadi anak-anak yang mempunyai daya kreativitas tinggi dan berdaya saing," ujar Gubernur.

Selain Speling, Pemprov Jateng juga memiliki sejumlah program yang berkaitan dengan santri dan pesantren, salah satunya adalah Pesantren Obah. 

Adapun apel peringatan HSN 2025 di Alun-alun Simpang Tujuh, Kabupaten Kudus dihadiri oleh ribuan santri. Sebelum membacakan amanat Menteri Agama, Gubernur sempat menyampaikan pesan kepada para santri tentang pentingnya Hari Santri.

"Hari santri merupakan momentum untuk mengenang perjuangan santri-santri dan para kiai. Mengingat tanggal 22 Oktober 1945, para santri yang membela tanah air dengan dasar hubbul wathon minal iman (cinta tanah air adalah sebagian dari iman). Ini sejarah yang perlu kita ingat," ucap Gubernur.

Sebagai informasi, peringatan HSN 2025 Tingkat Provinsi Jawa Tengah dipusatkan di Kabupaten Kudus. Diawali dengan kegiatan Sarasehan, Pameran UMKM, dan Jateng Bersholawat pada tanggal 21 Oktober, kemudian dilanjutkan dengan apel peringatan HSN di Alun-alun Simpang Tujuh, Kabupaten Kudus pada tanggal 22 Oktober 2025.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu