Follow Us :              

Sinergi Pemprov Jateng dan Industri Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Tengah

  27 October 2025  |   09:30:00  |   dibaca : 759 
Kategori :
Bagikan :

Sinergi Pemprov Jateng dan Industri Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Tengah

27 October 2025 | 09:30:00 | dibaca : 759
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Sinergi Pemprov Jateng dan Industri Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Tengah
Sinergi Pemprov Jateng dan Industri Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Tengah
Sinergi Pemprov Jateng dan Industri Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Tengah
Sinergi Pemprov Jateng dan Industri Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Tengah
Sinergi Pemprov Jateng dan Industri Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Tengah

Foto : Fajar (Humas Jateng)

JEPARA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja di wilayahnya, guna mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Upaya itu diwujudkan dengan mengoptimalkan balai latihan kerja (BLK) dan sekolah vokasi, menyediakan kawasan industri, serta upaya lainnya. 

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., saat meresmikan dan meninjau Pabrik PT Formosa Industrial Park di Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara pada Senin, 27 Oktober 2025.

Gubernur menilai, kehadiran pabrik tekstil PT Formosa Industrial Park di bawah naungan Korrun Group tersebut akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Jateng, khususnya di Jepara. Tercatat, Korrun Group mampu menyerap sekitar 20 ribu tenaga kerja di provinsi ini.

"Terima kasih atas dibukanya PT Formosa di bawah Korrun Group, yang berinvestasi sangat luar biasa di Jawa Tengah. Ini adalah perusahaan yang sangat luar biasa dengan sistem padat karya (membutuhkan banyak tenaga kerja untuk menghasilkan produk),” katanya. 

Investasi yang ditanamkan oleh Korrun Group, tentunya sejalan dengan upaya Pemprov Jateng dalam meningkatkan investasi serta penyerapan tenaga kerja. Dengan begitu, harapannya upaya ini mampu menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan. Gubernur menargetkan, angka kemiskinan di Jateng berada di bawah 9%. 

“Dengan besarnya investasi yang ditanamkan dari dalam dan luar negeri, minimal pengurangan pengangguran juga akan tercapai," katanya.

Tak hanya itu, kehadiran Korrun Group dinilai mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut diekspor untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional.  

Sebagai informasi, investasi di Jateng terus menunjukkan tren postif. Hingga triwulan III 2025, nilai investasi di provinsi ini sudah mencapai Rp66,13 triliun atau 84,42% dari target tahunan penanaman modal. Capaian itu bahkan mampu menyerap sebanyak 326.462 orang tenaga kerja.

Sementara itu, Founder Korrun Group, Fan Jinsong, mengatakan bahwa Korrun Group merupakan perusahaan global dan go public. Produk utamanya adalah pakaian, tekstil, tas, dan koper yang melayani produk-produk terkenal dunia.

Saat ini, Korrun Group sudah memiliki 5 pabrik produksi di Indonesia. Sebanyak 4 pabrik di antaranya ada di Jateng dengan jumlah karyawan mencapai sekitar 20 ribu orang, termasuk PT Formosa yang merupakan pabrik terbaru milik Korrun Group.

"Kami berencana meningkatkan investasi di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan dengan memperluas kapasitas produksi. Kami berharap, jumlah karyawan kami dapat meningkat sampai 40 ribu atau 50 ribu orang," katanya.

Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah memberikan dukungan dalam upaya pengembangan usaha dan investasi di provinsi ini. 

Jinsong mengungkapkan, ia juga bangga dengan seluruh karyawan Korrun Group di Indonesia yang bekerja keras, berdedikasi, cerdas, serta memiliki sikap terbuka dalam mendukung peningkatan besar manajemen dan efisiensi operasional perusahaan.

"Karyawan adalah aset berharga kami di Indonesia. Kami ingin mengembangkan perusahaan ini bersama masyarakat Indonesia," jelasnya.


Bagikan :

JEPARA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja di wilayahnya, guna mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Upaya itu diwujudkan dengan mengoptimalkan balai latihan kerja (BLK) dan sekolah vokasi, menyediakan kawasan industri, serta upaya lainnya. 

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., saat meresmikan dan meninjau Pabrik PT Formosa Industrial Park di Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara pada Senin, 27 Oktober 2025.

Gubernur menilai, kehadiran pabrik tekstil PT Formosa Industrial Park di bawah naungan Korrun Group tersebut akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Jateng, khususnya di Jepara. Tercatat, Korrun Group mampu menyerap sekitar 20 ribu tenaga kerja di provinsi ini.

"Terima kasih atas dibukanya PT Formosa di bawah Korrun Group, yang berinvestasi sangat luar biasa di Jawa Tengah. Ini adalah perusahaan yang sangat luar biasa dengan sistem padat karya (membutuhkan banyak tenaga kerja untuk menghasilkan produk),” katanya. 

Investasi yang ditanamkan oleh Korrun Group, tentunya sejalan dengan upaya Pemprov Jateng dalam meningkatkan investasi serta penyerapan tenaga kerja. Dengan begitu, harapannya upaya ini mampu menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan. Gubernur menargetkan, angka kemiskinan di Jateng berada di bawah 9%. 

“Dengan besarnya investasi yang ditanamkan dari dalam dan luar negeri, minimal pengurangan pengangguran juga akan tercapai," katanya.

Tak hanya itu, kehadiran Korrun Group dinilai mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut diekspor untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional.  

Sebagai informasi, investasi di Jateng terus menunjukkan tren postif. Hingga triwulan III 2025, nilai investasi di provinsi ini sudah mencapai Rp66,13 triliun atau 84,42% dari target tahunan penanaman modal. Capaian itu bahkan mampu menyerap sebanyak 326.462 orang tenaga kerja.

Sementara itu, Founder Korrun Group, Fan Jinsong, mengatakan bahwa Korrun Group merupakan perusahaan global dan go public. Produk utamanya adalah pakaian, tekstil, tas, dan koper yang melayani produk-produk terkenal dunia.

Saat ini, Korrun Group sudah memiliki 5 pabrik produksi di Indonesia. Sebanyak 4 pabrik di antaranya ada di Jateng dengan jumlah karyawan mencapai sekitar 20 ribu orang, termasuk PT Formosa yang merupakan pabrik terbaru milik Korrun Group.

"Kami berencana meningkatkan investasi di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan dengan memperluas kapasitas produksi. Kami berharap, jumlah karyawan kami dapat meningkat sampai 40 ribu atau 50 ribu orang," katanya.

Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah memberikan dukungan dalam upaya pengembangan usaha dan investasi di provinsi ini. 

Jinsong mengungkapkan, ia juga bangga dengan seluruh karyawan Korrun Group di Indonesia yang bekerja keras, berdedikasi, cerdas, serta memiliki sikap terbuka dalam mendukung peningkatan besar manajemen dan efisiensi operasional perusahaan.

"Karyawan adalah aset berharga kami di Indonesia. Kami ingin mengembangkan perusahaan ini bersama masyarakat Indonesia," jelasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu