Follow Us :              

Kolaborasi Optimalkan Potensi Daerah, Brida Jateng Raih Dua Penghargaan dari BRIN 

  29 October 2025  |   00:00:00  |   dibaca : 336 
Kategori :
Bagikan :

Kolaborasi Optimalkan Potensi Daerah, Brida Jateng Raih Dua Penghargaan dari BRIN 

29 October 2025 | 00:00:00 | dibaca : 336
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Kolaborasi Optimalkan Potensi Daerah, Brida Jateng Raih Dua Penghargaan dari BRIN 
Kolaborasi Optimalkan Potensi Daerah, Brida Jateng Raih Dua Penghargaan dari BRIN 
Kolaborasi Optimalkan Potensi Daerah, Brida Jateng Raih Dua Penghargaan dari BRIN 
Kolaborasi Optimalkan Potensi Daerah, Brida Jateng Raih Dua Penghargaan dari BRIN 
Kolaborasi Optimalkan Potensi Daerah, Brida Jateng Raih Dua Penghargaan dari BRIN 

Foto : Sigit (Humas Jateng)

SUMEDANG - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Tengah kembali menorehkan prestasi yang membanggakan dalam bidang riset dan inovasi. 

Brida Jateng berhasil meraih penghargaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk kategori Indikator Optimalisasi Potensi dan/atau Penyelesaian Permasalahan Daerah, serta penghargaan untuk kategori Indikator Kajian Kebijakan yang Dimanfaatkan.

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Brida Jateng, Mohamad Arief Irwanto, dalam ajang Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025, yang diselenggarakan di Jakarta pada Senin, 27 Oktober 2025. 

Pemberian penghargaan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi dari BRIN kepada pemerintah daerah—baik provinsi maupun kabupaten/kota—atas capaian, inovasi, dan kontribusi yang diberikan dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi di tingkat daerah.

Dengan demikian, Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025 diharapkan bisa memotivasi Brida serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) di seluruh Indonesia, untuk terus meningkatkan peran strategisnya sebagai motor penggerak inovasi, riset, dan kebijakan, berbasis ilmu pengetahuan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Kepala Brida Provinsi Jateng, Mohamad Arief Irwanto, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh jajaran Brida Jateng, dalam mengoptimalkan potensi daerah serta menghadirkan solusi berbasis riset terhadap berbagai permasalahan di masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata, bahwa riset dan inovasi bukan hanya kegiatan akademis, tetapi juga instrumen penting dalam menyelesaikan persoalan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami akan terus memperkuat sinergi dengan Brida dan Bapperida kabupaten/kota agar hasil riset benar-benar memberi manfaat,” ujarnya. 

Berkat upaya dan keberhasilannya dalam mendorong penerapan riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan lokal, termasuk dalam pengembangan potensi unggulan daerah berbasis hasil riset terapan,
Brida Jateng berhasil meraih penghargaan kategori Optimalisasi Potensi dan/atau Penyelesaian Permasalahan Daerah.

Sementara untuk kategori Kajian Kebijakan yang Dimanfaatkan, Brida Jateng diapresiasi atas kontribusinya dalam menyusun berbagai kajian strategis yang sudah dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, sebagai dasar untuk mengambil keputusan dan merumuskan kebijakan pembangunan.

Melalui ajang apresiasi ini, Brida Jateng berharap dapat terus menumbuhkan semangat inovasi serta memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan di bidang riset, inovasi, dan teknologi.

“Kami ingin riset menjadi budaya kerja di pemerintahan. Hasil kajian yang dimanfaatkan dengan baik akan membuat kebijakan lebih tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan,” ucap Ka Brida Jateng.

Ditemui secara terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memberikan apresiasi atas capaian yang diraih oleh Brida Jateng. Sebab, riset yang dikembangkan oleh badan riset di wilayahnya ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat. 

"Ini sesuai dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat di Jawa Tengah," ucapnya di sela elaksanaan Rapat Koordinasi dalam rangka Sinkronisasi Program Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dengan Pemerintah Daerah Tahun 2025, di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Harapannya, setiap riset dan inovasi yang dihasilkan Brida Jateng bisa dijadikan sebagai referensi dalam mengambil kebijakan serta menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat. Tak hanya itu, kegiatan-kegiatan riset ini diharapkan dapat menjembatani kolaborasi dengan berbagai pihak. 

Sebab, Pemerintah Provinsi Jateng dan kabupaten/kota tidak akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di daerah tanpa dukungan dari berbagai pihak.


Bagikan :

SUMEDANG - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Tengah kembali menorehkan prestasi yang membanggakan dalam bidang riset dan inovasi. 

Brida Jateng berhasil meraih penghargaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk kategori Indikator Optimalisasi Potensi dan/atau Penyelesaian Permasalahan Daerah, serta penghargaan untuk kategori Indikator Kajian Kebijakan yang Dimanfaatkan.

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Brida Jateng, Mohamad Arief Irwanto, dalam ajang Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025, yang diselenggarakan di Jakarta pada Senin, 27 Oktober 2025. 

Pemberian penghargaan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi dari BRIN kepada pemerintah daerah—baik provinsi maupun kabupaten/kota—atas capaian, inovasi, dan kontribusi yang diberikan dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi di tingkat daerah.

Dengan demikian, Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025 diharapkan bisa memotivasi Brida serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) di seluruh Indonesia, untuk terus meningkatkan peran strategisnya sebagai motor penggerak inovasi, riset, dan kebijakan, berbasis ilmu pengetahuan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Kepala Brida Provinsi Jateng, Mohamad Arief Irwanto, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh jajaran Brida Jateng, dalam mengoptimalkan potensi daerah serta menghadirkan solusi berbasis riset terhadap berbagai permasalahan di masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata, bahwa riset dan inovasi bukan hanya kegiatan akademis, tetapi juga instrumen penting dalam menyelesaikan persoalan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami akan terus memperkuat sinergi dengan Brida dan Bapperida kabupaten/kota agar hasil riset benar-benar memberi manfaat,” ujarnya. 

Berkat upaya dan keberhasilannya dalam mendorong penerapan riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan lokal, termasuk dalam pengembangan potensi unggulan daerah berbasis hasil riset terapan,
Brida Jateng berhasil meraih penghargaan kategori Optimalisasi Potensi dan/atau Penyelesaian Permasalahan Daerah.

Sementara untuk kategori Kajian Kebijakan yang Dimanfaatkan, Brida Jateng diapresiasi atas kontribusinya dalam menyusun berbagai kajian strategis yang sudah dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, sebagai dasar untuk mengambil keputusan dan merumuskan kebijakan pembangunan.

Melalui ajang apresiasi ini, Brida Jateng berharap dapat terus menumbuhkan semangat inovasi serta memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan di bidang riset, inovasi, dan teknologi.

“Kami ingin riset menjadi budaya kerja di pemerintahan. Hasil kajian yang dimanfaatkan dengan baik akan membuat kebijakan lebih tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan,” ucap Ka Brida Jateng.

Ditemui secara terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memberikan apresiasi atas capaian yang diraih oleh Brida Jateng. Sebab, riset yang dikembangkan oleh badan riset di wilayahnya ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat. 

"Ini sesuai dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat di Jawa Tengah," ucapnya di sela elaksanaan Rapat Koordinasi dalam rangka Sinkronisasi Program Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dengan Pemerintah Daerah Tahun 2025, di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Harapannya, setiap riset dan inovasi yang dihasilkan Brida Jateng bisa dijadikan sebagai referensi dalam mengambil kebijakan serta menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat. Tak hanya itu, kegiatan-kegiatan riset ini diharapkan dapat menjembatani kolaborasi dengan berbagai pihak. 

Sebab, Pemerintah Provinsi Jateng dan kabupaten/kota tidak akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di daerah tanpa dukungan dari berbagai pihak.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu