Follow Us :              

Selalu Dinanti, Ribuan Orang Telah Mendaftar Program Mudik dan Balik Rantau Gratis Pemprov Jateng

  04 November 2025  |   10:30:00  |   dibaca : 516 
Kategori :
Bagikan :

Selalu Dinanti, Ribuan Orang Telah Mendaftar Program Mudik dan Balik Rantau Gratis Pemprov Jateng

04 November 2025 | 10:30:00 | dibaca : 516
Kategori :
Bagikan :

Foto : Ebron (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Selalu Dinanti, Ribuan Orang Telah Mendaftar Program Mudik dan Balik Rantau Gratis Pemprov Jateng
Selalu Dinanti, Ribuan Orang Telah Mendaftar Program Mudik dan Balik Rantau Gratis Pemprov Jateng
Selalu Dinanti, Ribuan Orang Telah Mendaftar Program Mudik dan Balik Rantau Gratis Pemprov Jateng
Selalu Dinanti, Ribuan Orang Telah Mendaftar Program Mudik dan Balik Rantau Gratis Pemprov Jateng
Selalu Dinanti, Ribuan Orang Telah Mendaftar Program Mudik dan Balik Rantau Gratis Pemprov Jateng

Foto : Ebron (Humas Jateng)

SEMARANG — Program Mudik dan Balik Rantau Gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selalu menjadi program yang dinantikan warga. Hingga awal November, ribuan calon peserta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti program yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 tersebut.

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 yang digelar di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Selasa, 4 November 2025.

Rapat dihadiri sejumlah stakeholder, mulai dari pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Tengah, organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jateng, pihak swasta, hingga paguyuban masyarakat.

Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, Leles Sudarmanto, menyampaikan bahwa animo masyarakat terhadap program mudik gratis terus meningkat setiap tahun. Saat ini bahkan sudah tercatat 1.927 warga Jawa Tengah yang mendaftar sebagai calon peserta program 2026.

“Animo masyarakat sangat tinggi, terlebih untuk tujuan Sukoharjo, Cilacap, Wonogiri, Purworejo, Kebumen, Magelang, dan Soloraya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

“Kapasitasnya terbatas dan peminatnya sangat besar. Jangan sampai sudah mendaftar, tetapi tidak jadi berangkat,” pesannya.

Sekda juga berharap pelaksanaan program tahun 2026 bisa berjalan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

“Aktivitas para pemudik akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, dengan transaksi yang terjadi saat mereka berada di Jawa Tengah. Masukan dan evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya hendaknya diperhatikan dan menjadi perbaikan untuk pelaksanaan di tahun 2026," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG — Program Mudik dan Balik Rantau Gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selalu menjadi program yang dinantikan warga. Hingga awal November, ribuan calon peserta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti program yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 tersebut.

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 yang digelar di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Selasa, 4 November 2025.

Rapat dihadiri sejumlah stakeholder, mulai dari pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Tengah, organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jateng, pihak swasta, hingga paguyuban masyarakat.

Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, Leles Sudarmanto, menyampaikan bahwa animo masyarakat terhadap program mudik gratis terus meningkat setiap tahun. Saat ini bahkan sudah tercatat 1.927 warga Jawa Tengah yang mendaftar sebagai calon peserta program 2026.

“Animo masyarakat sangat tinggi, terlebih untuk tujuan Sukoharjo, Cilacap, Wonogiri, Purworejo, Kebumen, Magelang, dan Soloraya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

“Kapasitasnya terbatas dan peminatnya sangat besar. Jangan sampai sudah mendaftar, tetapi tidak jadi berangkat,” pesannya.

Sekda juga berharap pelaksanaan program tahun 2026 bisa berjalan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

“Aktivitas para pemudik akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, dengan transaksi yang terjadi saat mereka berada di Jawa Tengah. Masukan dan evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya hendaknya diperhatikan dan menjadi perbaikan untuk pelaksanaan di tahun 2026," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu