Foto : Vivi (Humas Jateng)
Foto : Vivi (Humas Jateng)
SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan investasi proyek infrastruktur Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) dan pengelolaan sampah kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, usulan ini merupakan sebuah solusi, mengingat terbatasnya kapasitas fiskal pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.
"KPBU ini menjadi skema alternatif, karena itu sumber dananya dari pihak investor. Tentu saja harus kita manfaatkan," ucapnya usai membuka Diseminasi bertema 'Optimalisasi Peran KPBU Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah' di Aula Gedung Keuangan Negara I Semarang pada Kamis, 13 November 2025.
Menurutnya, penyelesaian masalah sampah menjadi hal yang sangat penting, karena upaya tersebut perlu dilakukan dari hulu hingga hilir. Tak hanya itu, program SPAM juga perlu digenjot untuk mengurangi penggunaan air tanah, serta memasok kebutuhan industri dan masyarakat.
Sekda mencontohkan, keberhasilan penggunaan Skema KPBU dalam pembangunan SPAM di Semarang Barat, Kota Semarang.
Pada kesempatan itu, Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Keuangan, Heri Setiawan, mengatakan bahwa pihaknya mempersilahkan pemerintah daerah untuk mengajukan proposal pembiayaan terkait pembangunan infrastruktur dengan skema tersebut.
"Jadi kita mendukung mulai dari perencanaan, transaksi, hingga konstruksi," katanya.
SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan investasi proyek infrastruktur Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) dan pengelolaan sampah kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, usulan ini merupakan sebuah solusi, mengingat terbatasnya kapasitas fiskal pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.
"KPBU ini menjadi skema alternatif, karena itu sumber dananya dari pihak investor. Tentu saja harus kita manfaatkan," ucapnya usai membuka Diseminasi bertema 'Optimalisasi Peran KPBU Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah' di Aula Gedung Keuangan Negara I Semarang pada Kamis, 13 November 2025.
Menurutnya, penyelesaian masalah sampah menjadi hal yang sangat penting, karena upaya tersebut perlu dilakukan dari hulu hingga hilir. Tak hanya itu, program SPAM juga perlu digenjot untuk mengurangi penggunaan air tanah, serta memasok kebutuhan industri dan masyarakat.
Sekda mencontohkan, keberhasilan penggunaan Skema KPBU dalam pembangunan SPAM di Semarang Barat, Kota Semarang.
Pada kesempatan itu, Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Keuangan, Heri Setiawan, mengatakan bahwa pihaknya mempersilahkan pemerintah daerah untuk mengajukan proposal pembiayaan terkait pembangunan infrastruktur dengan skema tersebut.
"Jadi kita mendukung mulai dari perencanaan, transaksi, hingga konstruksi," katanya.
Berita Terbaru