Follow Us :              

Malam Takbiran, Gubernur Salurkan 4 Ton Zakat Fitrah kepada Ribuan Mustahik

  20 March 2026  |   19:30:00  |   dibaca : 122 
Kategori :
Bagikan :


Malam Takbiran, Gubernur Salurkan 4 Ton Zakat Fitrah kepada Ribuan Mustahik

20 March 2026 | 19:30:00 | dibaca : 122
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menyalurkan zakat fitrah secara simbolis kepada para mustahik (orang yang berhak menerima zakat) di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Semarang pada Jumat, 20 Maret 2026. 

Total ada 4 ton zakat fitrah yang dibagikan kepada sekitar 2.000-an mustahik. Selain itu, dibagikan hasil fidyah, infak, sedekah, dan zakat mal yang dikumpulkan melalui panitia zakat Masjid Raya Baiturrahman.

Gubernur menyampaikan, zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus dibayarkan umat Islam sebagai sarana penyucian diri. Melalui zakat, kebahagiaan Idulfitri dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya kaum duafa dan fakir miskin. 

Penyerahan zakat secara simbolis ini menjadi wujud nyata semangat berbagi dan gotong royong di tengah masyarakat.

"Semoga ini menjadi amal soleh dan solehah (para muzaki/orang yang membayar zakat). Semoga tahun depan, (yang saat ini menerima zakat) sudah bisa membayar zakat, tidak menerima zakat lagi," ucap Gubernur didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, dan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jateng, Saiful Mujab.

Ia menjelaskan, dalam satu tahun terakhir Pemerintah Provinsi Jateng terus berupaya menurunkan angka kemiskinan. Tercatat, angka kemiskinan di provinsi ini per September 2025 sekitar 9,39% atau turun dibandingkan Maret 2025 sebesar 9,48%.

"Saya ucapkan terima kasih sudah mau datang. Selamat merayakan Idulfitri, minal ‘aidin wal-faizin," katanya.

Ketua Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman, K.H. Ahmad Darodji, mengatakan, zakat fitrah yang terkumpul pada tahun 2026 mencapai 4 ton lebih sedikit atau ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Kemudian, zakat fitrah dibagikan dalam bentuk paket kepada lebih dari 2.000 penerima zakat.

"Kegiatan ini sudah menjadi tradisi di Jawa Tengah sejak Gubernur Ismail. Sejak itu penyerahan secara simbolis selalu dilakukan oleh Gubernur," katanya.

Ia menambahkan, penyerahan zakat tahun ini sedikit berbeda, karena ada sarung yang dibagikan oleh Gubernur. Semua itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama dalam merayakan Hari Raya Idulfitri.


Bagikan :

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menyalurkan zakat fitrah secara simbolis kepada para mustahik (orang yang berhak menerima zakat) di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Semarang pada Jumat, 20 Maret 2026. 

Total ada 4 ton zakat fitrah yang dibagikan kepada sekitar 2.000-an mustahik. Selain itu, dibagikan hasil fidyah, infak, sedekah, dan zakat mal yang dikumpulkan melalui panitia zakat Masjid Raya Baiturrahman.

Gubernur menyampaikan, zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus dibayarkan umat Islam sebagai sarana penyucian diri. Melalui zakat, kebahagiaan Idulfitri dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya kaum duafa dan fakir miskin. 

Penyerahan zakat secara simbolis ini menjadi wujud nyata semangat berbagi dan gotong royong di tengah masyarakat.

"Semoga ini menjadi amal soleh dan solehah (para muzaki/orang yang membayar zakat). Semoga tahun depan, (yang saat ini menerima zakat) sudah bisa membayar zakat, tidak menerima zakat lagi," ucap Gubernur didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, dan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jateng, Saiful Mujab.

Ia menjelaskan, dalam satu tahun terakhir Pemerintah Provinsi Jateng terus berupaya menurunkan angka kemiskinan. Tercatat, angka kemiskinan di provinsi ini per September 2025 sekitar 9,39% atau turun dibandingkan Maret 2025 sebesar 9,48%.

"Saya ucapkan terima kasih sudah mau datang. Selamat merayakan Idulfitri, minal ‘aidin wal-faizin," katanya.

Ketua Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman, K.H. Ahmad Darodji, mengatakan, zakat fitrah yang terkumpul pada tahun 2026 mencapai 4 ton lebih sedikit atau ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Kemudian, zakat fitrah dibagikan dalam bentuk paket kepada lebih dari 2.000 penerima zakat.

"Kegiatan ini sudah menjadi tradisi di Jawa Tengah sejak Gubernur Ismail. Sejak itu penyerahan secara simbolis selalu dilakukan oleh Gubernur," katanya.

Ia menambahkan, penyerahan zakat tahun ini sedikit berbeda, karena ada sarung yang dibagikan oleh Gubernur. Semua itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama dalam merayakan Hari Raya Idulfitri.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu