Follow Us :              

Wagub Ajak Pengusaha Perkuat Ekonomi Syariah di Jawa Tengah

  18 April 2026  |   13:00:00  |   dibaca : 116 
Kategori :
Bagikan :


Wagub Ajak Pengusaha Perkuat Ekonomi Syariah di Jawa Tengah

18 April 2026 | 13:00:00 | dibaca : 116
Kategori :
Bagikan :

Foto : Mizan (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Mizan (Humas Jateng)

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak para pengusaha untuk memperkuat ekonomi syariah di wilayahnya. 

Hal itu disampaikan saat menghadiri Halalbihalal Himpunan Pengusaha Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Hipka) Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang pada Sabtu, 18 April 2026.

Wagub berharap, organisasi yang menghimpun para pengusaha itu bisa tumbuh bersama, sehingga mampu menjaga stabilitas dan memperkuat ekonomi daerah.  

"Prinsip ekonomi syariah itu kalau mau tumbuh harus tumbuh bersama," ucapnya. 

Maka dari itu, ia juga berharap Hipka dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jateng melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun BUMD yang ada. 
 
Wagub menyatakan, kemajuan sebuah daerah tidak bisa dicapai jika pengusahanya hanya bergerak sendiri. Oleh sebab itu, diperlukan adanya kerja sama dari semua pihak sesuai dengan perannya masing-masing. 

Apalagi di tengah ketidakpastian dunia akibat konflik global, kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha lokal menjadi benteng pertahanan yang krusial.

"Negara mana pun, ketika ekonominya mapan dan jelas, pasti akan lebih baik dalam menjalankan roda pemerintahannya," ucap Wagub.

Ketua Hipka Jateng, Asrar, menyambut baik ajakan tersebut. Ia memastikan para pengusaha di bawah naungan organisasinya, siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan ekonomi di provinsi ini.

"Intinya kami akan bersinergi terus dengan pemerintah untuk mengembangkan perekonomian di Jawa Tengah," ucapnya.


Bagikan :

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak para pengusaha untuk memperkuat ekonomi syariah di wilayahnya. 

Hal itu disampaikan saat menghadiri Halalbihalal Himpunan Pengusaha Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Hipka) Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang pada Sabtu, 18 April 2026.

Wagub berharap, organisasi yang menghimpun para pengusaha itu bisa tumbuh bersama, sehingga mampu menjaga stabilitas dan memperkuat ekonomi daerah.  

"Prinsip ekonomi syariah itu kalau mau tumbuh harus tumbuh bersama," ucapnya. 

Maka dari itu, ia juga berharap Hipka dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jateng melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun BUMD yang ada. 
 
Wagub menyatakan, kemajuan sebuah daerah tidak bisa dicapai jika pengusahanya hanya bergerak sendiri. Oleh sebab itu, diperlukan adanya kerja sama dari semua pihak sesuai dengan perannya masing-masing. 

Apalagi di tengah ketidakpastian dunia akibat konflik global, kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha lokal menjadi benteng pertahanan yang krusial.

"Negara mana pun, ketika ekonominya mapan dan jelas, pasti akan lebih baik dalam menjalankan roda pemerintahannya," ucap Wagub.

Ketua Hipka Jateng, Asrar, menyambut baik ajakan tersebut. Ia memastikan para pengusaha di bawah naungan organisasinya, siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan ekonomi di provinsi ini.

"Intinya kami akan bersinergi terus dengan pemerintah untuk mengembangkan perekonomian di Jawa Tengah," ucapnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu