Follow Us :              

Sirnas Padel 2026 Sukses Digelar, Gubernur: Ajang Pengembangan Atlet dan Sport Tourism

  26 April 2026  |   18:30:00  |   dibaca : 676 
Kategori :
Bagikan :


Sirnas Padel 2026 Sukses Digelar, Gubernur: Ajang Pengembangan Atlet dan Sport Tourism

26 April 2026 | 18:30:00 | dibaca : 676
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG — Penyelenggaraan Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 Seri II mencatat sejarah baru dalam perkembangan padel di Indonesia. Kompetisi padel di Kota Semarang, Jawa Tengah ini, sukses digelar dengan diikuti oleh 800 atlet dari 20 provinsi. Bahkan, diikuti oleh 17 atlet internasional dari berbagai negara. 

Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., hadir langsung saat penutupan dan penyerahan medali kepada para pemenang Sirnas Padel seri II-Semarang di Main Padel, Kota Semarang pada Minggu, 26 April 2026 malam. 

Ia mengatakan, selain memecahkan rekor jumlah peserta, Sirnas Padel di Semarang menjadi ajang pengembangan atlet dan sport tourism (pariwisata olahraga) di Jateng dan nasional.

"Ini membuktikan bahwa olahraga padel tidak hanya modern, tetapi mempunyai potensi bagi atlet-atlet kita untuk bermain di kancah internasional,” ujarnya di sela acara penutupan. 

Pada kesempatan itu, Gubernur mengapresiasi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Pusat dan Jateng, panitia penyelenggara, dan sponsor, sehingga event nasional tersebut terlaksana dengan baik di wilayahnya.

"Pelaksanaan (kegiatan) ini menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi dan pengembangan padel di Indonesia, khususnya wilayah Jawa Tengah. Selamat kepada mereka yang naik podium, bagi yang belum, teruslah berproses," ucapnya. 

Ketua Umum Pengprov PBPI Jawa Tengah, Arganto Cahyo Wibowo Pangarso, mengatakan dari 800 peserta yang ikut serta, ada sekitar 400 peserta amatir serta 400 peserta lain bermain untuk kelas open dan youth.

Ia juga menyampaikan bahwa perkembangan olahraga padel di Jawa Tengah cukup bagus. 

"Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang sangat bagus, semua luar biasa," katanya.

Arganto menjelaskan, setelah ini akan diselenggarakan kejuaraan tingkat provinsi, salah satunya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada Oktober 2026. Sebelum itu, juga akan digelar Jateng Padel Championship.

"Nanti akan mirip sama Sirnas, tetapi akan kami rumuskan ulang bagaimana sistem pertandingan dan permainan. Ditunggu saja nanti Jateng akan punya turnamen seperti ini lagi," ujarnya.

Sementara itu, juara kategori Men's Open Sirnas Padel 2026 seri II-Semarang, Irfandi Hendrawan, mengaku puas dengan pencapaiannya dalam turnamen kali ini. Berpasangan dengan Juan Carlos Gama Gonzalez dari Spanyol, ia mampu menundukkan pasangan Mike Tanoso-Christian Alvin Edison di partai final.

"Ini kesekian kalinya berpasangan dengan Juan, sebelumnya di Kuala Lumpur. Ke depan, target saya sendiri mau jadi yang terbaik di Indonesia, syukur-syukur bisa membela Indonesia di ajang internasional," ujarnya.

Ia mengapresiasi Kota Semarang dan Jawa Tengah yang sukses menjadi tuan rumah Sirnas Padel 2026. Harapannya, akan ada lebih banyak turnamen padel di kota-kota lain. Sebab melalui event-event seperti ini, akan muncul bibit-bibit atlet berprestasi.

"Perkembangan padel sudah sangat baik, pemain dari berbagai daerah dan provinsi rata semua sekarang. Bagus-bagus banget mainnya. Mereka mau belajar dan _improve_-nya sangat cepat," kata atlet yang tergabung di Tambora Padel Academy tersebut.


Bagikan :

SEMARANG — Penyelenggaraan Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 Seri II mencatat sejarah baru dalam perkembangan padel di Indonesia. Kompetisi padel di Kota Semarang, Jawa Tengah ini, sukses digelar dengan diikuti oleh 800 atlet dari 20 provinsi. Bahkan, diikuti oleh 17 atlet internasional dari berbagai negara. 

Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., hadir langsung saat penutupan dan penyerahan medali kepada para pemenang Sirnas Padel seri II-Semarang di Main Padel, Kota Semarang pada Minggu, 26 April 2026 malam. 

Ia mengatakan, selain memecahkan rekor jumlah peserta, Sirnas Padel di Semarang menjadi ajang pengembangan atlet dan sport tourism (pariwisata olahraga) di Jateng dan nasional.

"Ini membuktikan bahwa olahraga padel tidak hanya modern, tetapi mempunyai potensi bagi atlet-atlet kita untuk bermain di kancah internasional,” ujarnya di sela acara penutupan. 

Pada kesempatan itu, Gubernur mengapresiasi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Pusat dan Jateng, panitia penyelenggara, dan sponsor, sehingga event nasional tersebut terlaksana dengan baik di wilayahnya.

"Pelaksanaan (kegiatan) ini menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi dan pengembangan padel di Indonesia, khususnya wilayah Jawa Tengah. Selamat kepada mereka yang naik podium, bagi yang belum, teruslah berproses," ucapnya. 

Ketua Umum Pengprov PBPI Jawa Tengah, Arganto Cahyo Wibowo Pangarso, mengatakan dari 800 peserta yang ikut serta, ada sekitar 400 peserta amatir serta 400 peserta lain bermain untuk kelas open dan youth.

Ia juga menyampaikan bahwa perkembangan olahraga padel di Jawa Tengah cukup bagus. 

"Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang sangat bagus, semua luar biasa," katanya.

Arganto menjelaskan, setelah ini akan diselenggarakan kejuaraan tingkat provinsi, salah satunya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada Oktober 2026. Sebelum itu, juga akan digelar Jateng Padel Championship.

"Nanti akan mirip sama Sirnas, tetapi akan kami rumuskan ulang bagaimana sistem pertandingan dan permainan. Ditunggu saja nanti Jateng akan punya turnamen seperti ini lagi," ujarnya.

Sementara itu, juara kategori Men's Open Sirnas Padel 2026 seri II-Semarang, Irfandi Hendrawan, mengaku puas dengan pencapaiannya dalam turnamen kali ini. Berpasangan dengan Juan Carlos Gama Gonzalez dari Spanyol, ia mampu menundukkan pasangan Mike Tanoso-Christian Alvin Edison di partai final.

"Ini kesekian kalinya berpasangan dengan Juan, sebelumnya di Kuala Lumpur. Ke depan, target saya sendiri mau jadi yang terbaik di Indonesia, syukur-syukur bisa membela Indonesia di ajang internasional," ujarnya.

Ia mengapresiasi Kota Semarang dan Jawa Tengah yang sukses menjadi tuan rumah Sirnas Padel 2026. Harapannya, akan ada lebih banyak turnamen padel di kota-kota lain. Sebab melalui event-event seperti ini, akan muncul bibit-bibit atlet berprestasi.

"Perkembangan padel sudah sangat baik, pemain dari berbagai daerah dan provinsi rata semua sekarang. Bagus-bagus banget mainnya. Mereka mau belajar dan _improve_-nya sangat cepat," kata atlet yang tergabung di Tambora Padel Academy tersebut.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu