Follow Us :              

Kuatkan Fasilitas Pekerja Jateng, Gubernur Resmikan Daycare Tripartit Berdikari

  01 May 2026  |   08:00:00  |   dibaca : 183 
Kategori :
Bagikan :


Kuatkan Fasilitas Pekerja Jateng, Gubernur Resmikan Daycare Tripartit Berdikari

01 May 2026 | 08:00:00 | dibaca : 183
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

KAB SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meresmikan tempat penitipan dan pengasuhan anak “Daycare Tripartit Berdikari” yang berada di Kawasan Rusunawa Gedanganak, Ungaran, Kabupaten Semarang pada Jumat, 1 Mei 2026. 

Peresmian daycare dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Pendirian tempat penitipan ini bertujuan untuk memfasilitasi pengasuhan anak dari para pekerja atau buruh.

Di sela acara peresmian, Gubernur pun melihat langsung daycare tersebut. Ia juga membagikan mainan kepada anak-anak yang dititipkan di Daycare Tripartit Berdikari.

Ia mengatakan, daycare merupakan fasilitas yang diberikan untuk mendukung efektivitas kerja para buruh atau pekerja yang memiliki anak. Dengan adanya penitipan anak, harapannya para buruh dapat fokus bekerja tanpa mengkhawatirkan pengasuhan anak-anaknya saat ditinggal bekerja.

"Hari ini daycare diresmikan di daerah Ungaran, agar tenaga kerja atau buruh kita maksimal, anak-anak bisa dititipkan di sini untuk mendapatkan pola asuh dan asih," ucap Gubernur usai melakukan peresmian didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, dan Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.

Gubernur juga sudah menginstruksikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah dan instansi terkait untuk mengembangkan daycare di seluruh Jawa Tengah. Sebab, keberadaan penitipan anak dapat meringankan beban para pekerja atau buruh, salah satunya terkait pengasuhan anak.

Selain daycare, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan seluruh perusahaan di wilayahnya untuk menyediakan fasilitas penunjang bagi pekerja dan buruh. Salah satunya, koperasi buruh yang menyediakan segala kebutuhan pokok karyawan. Keberadaan koperasi diharapkan mempermudah keterjangkauan dan meningkatkan daya beli pekerja. 

"Barang yang dijual merupakan kebutuhan pokok karyawan, harganya dari produsen langsung. Misal beras dan cabai langsung dari petani, minyak goreng langsung dari Bulog," katanya.

Selain itu, ada subsidi transportasi bagi pekerja dan buruh yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Kemudian, ada pula subsidi perumahan bagi pekerja dan buruh berpenghasilan rendah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Anugerah Tripartit Serasi, Sakun Adi Wiratmoko, mengatakan bahwa Daycare Tripartit Berdikari dapat menampung peserta didik sekitar 15 anak dengan 1 guru PAUD, 1 guru pendamping, dan 1 guru pendamping muda.

"Operasionalnya setiap hari Senin-Sabtu, pukul 06.30-17.00 WIB. Ke depan kami akan menyesuaikan dengan kebutuhan dari rekan-rekan pekerja atau buruh, karena tujuan daycare ini untuk membantu persoalan waktu asuh dan pola asuh bagi anak-anak dari pekerja," katanya.


Bagikan :

KAB SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meresmikan tempat penitipan dan pengasuhan anak “Daycare Tripartit Berdikari” yang berada di Kawasan Rusunawa Gedanganak, Ungaran, Kabupaten Semarang pada Jumat, 1 Mei 2026. 

Peresmian daycare dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Pendirian tempat penitipan ini bertujuan untuk memfasilitasi pengasuhan anak dari para pekerja atau buruh.

Di sela acara peresmian, Gubernur pun melihat langsung daycare tersebut. Ia juga membagikan mainan kepada anak-anak yang dititipkan di Daycare Tripartit Berdikari.

Ia mengatakan, daycare merupakan fasilitas yang diberikan untuk mendukung efektivitas kerja para buruh atau pekerja yang memiliki anak. Dengan adanya penitipan anak, harapannya para buruh dapat fokus bekerja tanpa mengkhawatirkan pengasuhan anak-anaknya saat ditinggal bekerja.

"Hari ini daycare diresmikan di daerah Ungaran, agar tenaga kerja atau buruh kita maksimal, anak-anak bisa dititipkan di sini untuk mendapatkan pola asuh dan asih," ucap Gubernur usai melakukan peresmian didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, dan Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.

Gubernur juga sudah menginstruksikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah dan instansi terkait untuk mengembangkan daycare di seluruh Jawa Tengah. Sebab, keberadaan penitipan anak dapat meringankan beban para pekerja atau buruh, salah satunya terkait pengasuhan anak.

Selain daycare, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan seluruh perusahaan di wilayahnya untuk menyediakan fasilitas penunjang bagi pekerja dan buruh. Salah satunya, koperasi buruh yang menyediakan segala kebutuhan pokok karyawan. Keberadaan koperasi diharapkan mempermudah keterjangkauan dan meningkatkan daya beli pekerja. 

"Barang yang dijual merupakan kebutuhan pokok karyawan, harganya dari produsen langsung. Misal beras dan cabai langsung dari petani, minyak goreng langsung dari Bulog," katanya.

Selain itu, ada subsidi transportasi bagi pekerja dan buruh yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Kemudian, ada pula subsidi perumahan bagi pekerja dan buruh berpenghasilan rendah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Anugerah Tripartit Serasi, Sakun Adi Wiratmoko, mengatakan bahwa Daycare Tripartit Berdikari dapat menampung peserta didik sekitar 15 anak dengan 1 guru PAUD, 1 guru pendamping, dan 1 guru pendamping muda.

"Operasionalnya setiap hari Senin-Sabtu, pukul 06.30-17.00 WIB. Ke depan kami akan menyesuaikan dengan kebutuhan dari rekan-rekan pekerja atau buruh, karena tujuan daycare ini untuk membantu persoalan waktu asuh dan pola asuh bagi anak-anak dari pekerja," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu