Foto : Mizan (Humas Jateng)
Foto : Mizan (Humas Jateng)
BOYOLALI — Ribuan kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik di Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Jawa Tengah Wilayah V Boyolali-Klaten memecah udara dingin di jalanan Selo, Kabupaten Boyolali pada Sabtu, 9 Mei 2026 pagi.
Mereka berlari bersama dalam event Cabdin V Fun Run 5K untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Total ada 1.150 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno; Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng, Sadimin; dan Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah V, Basikun.
Seorang guru Yayasan Pendidikan Anak Luar Biasa (YPALB) Cepogo, Bimo Pratomo Putro, mengaku sangat menyukai rute dan udara segar di Selo.
"Semoga guru dan anak-anak Indonesia lebih sehat dengan berolahraga,” ucapnya.
Harapannya, kegiatan serupa kembali diselenggarakan tahun depan dengan rute yang lebih luas serta melibatkan para pelajar, sehingga ada kebersamaan antara para guru dan para pelajar.
Peserta lainnya, Hasna Saleha, mengatakan kegiatan Cabdin V Fun Run 5K menjadi wadah apresiasi bagi para guru. Saat mengikuti event ini, para guru dan tenaga pendidik terlihat sangat menikmati.
"Ini juga menambah semangat bagi kami untuk mendidik anak-anak bangsa. Luar biasa sekali acaranya," ucap guru SMK Muhammadiyah 2 Andong, Boyolali, itu.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, mengatakan, lari merupakan olahraga yang sedang tren. Maka dari itu, ia mengapresiasi, Cabdin V yang memulai menginspirasi pola hidup sehat bagi warganya, sekaligus menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi guru dan tenaga pendidik di Cabdin V Boyolali-Klaten.
"Semoga ini menginspirasi pola hidup sehat bagi masyarakat Boyolali,” ucapnya.
Selain untuk membiasakan pola hidup sehat, kegiatan Fun Run juga menjadi salah satu sarana untuk mempromosikan wisata di daerah Selo. Diketahui, Selo berada di antara Gunung Merapi dan Merbabu, sehingga memiliki keindahan geografi dengan udara yang masih sejuk. Hal itu sangat cocok untuk mengembangkan sport tourism (pariwisata olahraga).
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Tengah, Sadimin, mengatakan, satuan pendidikan yang berada di bawah Cabdin V Boyolali-Klaten terbilang bagus. Nuansa kondusif dan guyub yang terbangun dapat memberikan suasana yang aman dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.
Dalam kesempatan itu, Sekda dan Ka Disdik Jateng juga menyinggung terkait program Sekolah Kemitraan yang digagas oleh Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen. Total ada 139 sekolah swasta yang telah menjalin kemitraan dengan Pemprov Jateng. Melalui program tersebut, Pemprov membiayai anak-anak dari keluarga miskin untuk mengakses fasilitas dan melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah swasta yang menjadi mitra.
BOYOLALI — Ribuan kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik di Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Jawa Tengah Wilayah V Boyolali-Klaten memecah udara dingin di jalanan Selo, Kabupaten Boyolali pada Sabtu, 9 Mei 2026 pagi.
Mereka berlari bersama dalam event Cabdin V Fun Run 5K untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Total ada 1.150 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno; Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng, Sadimin; dan Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah V, Basikun.
Seorang guru Yayasan Pendidikan Anak Luar Biasa (YPALB) Cepogo, Bimo Pratomo Putro, mengaku sangat menyukai rute dan udara segar di Selo.
"Semoga guru dan anak-anak Indonesia lebih sehat dengan berolahraga,” ucapnya.
Harapannya, kegiatan serupa kembali diselenggarakan tahun depan dengan rute yang lebih luas serta melibatkan para pelajar, sehingga ada kebersamaan antara para guru dan para pelajar.
Peserta lainnya, Hasna Saleha, mengatakan kegiatan Cabdin V Fun Run 5K menjadi wadah apresiasi bagi para guru. Saat mengikuti event ini, para guru dan tenaga pendidik terlihat sangat menikmati.
"Ini juga menambah semangat bagi kami untuk mendidik anak-anak bangsa. Luar biasa sekali acaranya," ucap guru SMK Muhammadiyah 2 Andong, Boyolali, itu.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, mengatakan, lari merupakan olahraga yang sedang tren. Maka dari itu, ia mengapresiasi, Cabdin V yang memulai menginspirasi pola hidup sehat bagi warganya, sekaligus menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi guru dan tenaga pendidik di Cabdin V Boyolali-Klaten.
"Semoga ini menginspirasi pola hidup sehat bagi masyarakat Boyolali,” ucapnya.
Selain untuk membiasakan pola hidup sehat, kegiatan Fun Run juga menjadi salah satu sarana untuk mempromosikan wisata di daerah Selo. Diketahui, Selo berada di antara Gunung Merapi dan Merbabu, sehingga memiliki keindahan geografi dengan udara yang masih sejuk. Hal itu sangat cocok untuk mengembangkan sport tourism (pariwisata olahraga).
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Tengah, Sadimin, mengatakan, satuan pendidikan yang berada di bawah Cabdin V Boyolali-Klaten terbilang bagus. Nuansa kondusif dan guyub yang terbangun dapat memberikan suasana yang aman dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.
Dalam kesempatan itu, Sekda dan Ka Disdik Jateng juga menyinggung terkait program Sekolah Kemitraan yang digagas oleh Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen. Total ada 139 sekolah swasta yang telah menjalin kemitraan dengan Pemprov Jateng. Melalui program tersebut, Pemprov membiayai anak-anak dari keluarga miskin untuk mengakses fasilitas dan melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah swasta yang menjadi mitra.
Berita Terbaru