Follow Us :              

Pemprov Jateng Upayakan Perbaikan Ruas Jalan Cepu-Randublatung Tuntas 2026

  09 June 2026  |   00:00:00  |   dibaca : 325 
Kategori :
Bagikan :


Pemprov Jateng Upayakan Perbaikan Ruas Jalan Cepu-Randublatung Tuntas 2026

09 June 2026 | 00:00:00 | dibaca : 325
Kategori :
Bagikan :

Foto : Istimewa (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Istimewa (Humas Jateng)

BLORA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan perbaikan ruas Jalan Randublatung-Cepu Kabupaten Blora rampung diperbaiki pada akhir tahun 2026. Rencananya, konstruksi pembangunan jalan tersebut menggunakan perkerasan beton (rigid pavement).

Proyek senilai lebih dari Rp34 miliar itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendongkrak aktivitas perekonomian di wilayah selatan Kabupaten Blora.

Kepastian perbaikan ruas jalan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, saat meninjau ruas Jalan Singget-Djoplang-Cepu pada Selasa, 9 Juni 2026.

Ka DPUPR mengatakan, perbaikan jalan akan menggunakan konstruksi rigid pavement atau perkerasan beton, agar lebih kuat menahan beban kendaraan berat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

“Perbaikan tersebut yang pertama ada alokasi Rp5,276 miliar, dan ditambah lagi melalui Perkada (Peraturan Kepala Daerah) sebesar Rp28,7 miliar. Totalnya untuk satu ruas ini sekitar Rp34 miliar. Insyaallah tuntas,” ucapnya.

Ia menjelaskan, saat ini paket pekerjaan senilai Rp5,276 miliar itu telah memasuki tahap tender. Setelah proses administrasi selesai, pekerjaan fisik segera bisa dikerjakan.

Selain mengandalkan pendanaan dari APBD Provinsi Jateng, Pemprov juga mengusulkan dukungan tambahan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) guna mempercepat penanganan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora.

“Mudah-mudahan kalau itu terealisasi, semakin tuntas lagi jalan yang ada di Blora,” ujarnya.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, menyambut positif langkah percepatan perbaikan jalan tersebut. Ia mengatakan, ruas Jalan Randublatung-Cepu merupakan salah satu jalur vital yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat dan distribusi barang.

“Harapan kami, Jalan Randublatung-Cepu ini bisa benar-benar selesai sesuai harapan Pak Gubernur. Kalau bisa tuntas tahun ini,” ucapnya.

Kabar perbaikan jalan itu disambut antusias warga. Mereka senang mendengar kabar itu. Bahkan, sebagian warga langsung mendatangi salah satu lokasi jalan yang saat itu sedang dilakukan penambalan permukaan jalan. Para warga merasa lega karena perbaikan jalan yang ditunggu-tunggu akan segera dilakukan. 

Salah satu warga Desa Jetis, Gunawan Dwi Hananto, berharap, kondisi jalan yang lebih baik dapat mempercepat pergerakan ekonomi warga.

“Semoga bisa meningkatkan akses ekonomi rakyat. Terima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Blora yang sudah bersinergi, sehingga jalan ini segera diperbaiki,” ujarnya.

Senada dengan itu, Greg, warga Kecamatan Jati, mengaku bersyukur perbaikan jalan yang telah lama dinantikan akhirnya direalisasikan.

“Terima kasih Pak Gubernur Ahmad Luthfi. Semoga tahun ini benar-benar tuntas dan bermanfaat bagi masyarakat Blora,” katanya.

Dukungan juga datang dari para pengguna jalan. Tomi, sopir truk yang rutin melintasi jalur tersebut, berharap kualitas pekerjaan jalan benar-benar diperhatikan, mengingat tingginya volume kendaraan berat yang melewati jalan itu.

“Senang sekali. Yang penting perbaikannya maksimal, karena jalan ini sering dilewati kendaraan berat,” ujarnya.

Sementara itu, Sri Sulastri, warga Desa Gedangpecici, mengatakan bahwa kerusakan jalan selama ini kerap menyebabkan kemacetan, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah.

“Alhamdulillah senang banget kalau diperbaiki. Semoga lancar dan cepat selesai,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menegaskan bahwa perbaikan ruas Jalan Randublatung-Cepu harus selesai dikerjakan tahun ini. Ia menekankan agar jalan harus segera mulus tanpa lubang. 

Ia meminta pembangunan infrastruktur dilakukan secara profesional, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Gubernur menyampaikan, perbaikan ruas Jalan Cepu-Randublatung menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. 

Ia menegaskan, penanganan jalan rusak di wilayah Jateng menjadi prioritasnya. Bahkan, langkah cepat segera diambil tanpa menunggu APBD Perubahan 2026 yang baru dibahas pada September mendatang, Pemprov Jateng merealokasi anggaran sekitar Rp200 miliar untuk memperbaiki ruas-ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat.

Hal itu dilakukan untuk tingkat kemantapan jalan provinsi yang mengalami penurunan akibat musim hujan berkepanjangan yang terjadi hingga awal tahun ini.


Bagikan :

BLORA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan perbaikan ruas Jalan Randublatung-Cepu Kabupaten Blora rampung diperbaiki pada akhir tahun 2026. Rencananya, konstruksi pembangunan jalan tersebut menggunakan perkerasan beton (rigid pavement).

Proyek senilai lebih dari Rp34 miliar itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendongkrak aktivitas perekonomian di wilayah selatan Kabupaten Blora.

Kepastian perbaikan ruas jalan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, saat meninjau ruas Jalan Singget-Djoplang-Cepu pada Selasa, 9 Juni 2026.

Ka DPUPR mengatakan, perbaikan jalan akan menggunakan konstruksi rigid pavement atau perkerasan beton, agar lebih kuat menahan beban kendaraan berat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

“Perbaikan tersebut yang pertama ada alokasi Rp5,276 miliar, dan ditambah lagi melalui Perkada (Peraturan Kepala Daerah) sebesar Rp28,7 miliar. Totalnya untuk satu ruas ini sekitar Rp34 miliar. Insyaallah tuntas,” ucapnya.

Ia menjelaskan, saat ini paket pekerjaan senilai Rp5,276 miliar itu telah memasuki tahap tender. Setelah proses administrasi selesai, pekerjaan fisik segera bisa dikerjakan.

Selain mengandalkan pendanaan dari APBD Provinsi Jateng, Pemprov juga mengusulkan dukungan tambahan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) guna mempercepat penanganan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora.

“Mudah-mudahan kalau itu terealisasi, semakin tuntas lagi jalan yang ada di Blora,” ujarnya.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, menyambut positif langkah percepatan perbaikan jalan tersebut. Ia mengatakan, ruas Jalan Randublatung-Cepu merupakan salah satu jalur vital yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat dan distribusi barang.

“Harapan kami, Jalan Randublatung-Cepu ini bisa benar-benar selesai sesuai harapan Pak Gubernur. Kalau bisa tuntas tahun ini,” ucapnya.

Kabar perbaikan jalan itu disambut antusias warga. Mereka senang mendengar kabar itu. Bahkan, sebagian warga langsung mendatangi salah satu lokasi jalan yang saat itu sedang dilakukan penambalan permukaan jalan. Para warga merasa lega karena perbaikan jalan yang ditunggu-tunggu akan segera dilakukan. 

Salah satu warga Desa Jetis, Gunawan Dwi Hananto, berharap, kondisi jalan yang lebih baik dapat mempercepat pergerakan ekonomi warga.

“Semoga bisa meningkatkan akses ekonomi rakyat. Terima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Blora yang sudah bersinergi, sehingga jalan ini segera diperbaiki,” ujarnya.

Senada dengan itu, Greg, warga Kecamatan Jati, mengaku bersyukur perbaikan jalan yang telah lama dinantikan akhirnya direalisasikan.

“Terima kasih Pak Gubernur Ahmad Luthfi. Semoga tahun ini benar-benar tuntas dan bermanfaat bagi masyarakat Blora,” katanya.

Dukungan juga datang dari para pengguna jalan. Tomi, sopir truk yang rutin melintasi jalur tersebut, berharap kualitas pekerjaan jalan benar-benar diperhatikan, mengingat tingginya volume kendaraan berat yang melewati jalan itu.

“Senang sekali. Yang penting perbaikannya maksimal, karena jalan ini sering dilewati kendaraan berat,” ujarnya.

Sementara itu, Sri Sulastri, warga Desa Gedangpecici, mengatakan bahwa kerusakan jalan selama ini kerap menyebabkan kemacetan, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah.

“Alhamdulillah senang banget kalau diperbaiki. Semoga lancar dan cepat selesai,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menegaskan bahwa perbaikan ruas Jalan Randublatung-Cepu harus selesai dikerjakan tahun ini. Ia menekankan agar jalan harus segera mulus tanpa lubang. 

Ia meminta pembangunan infrastruktur dilakukan secara profesional, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Gubernur menyampaikan, perbaikan ruas Jalan Cepu-Randublatung menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. 

Ia menegaskan, penanganan jalan rusak di wilayah Jateng menjadi prioritasnya. Bahkan, langkah cepat segera diambil tanpa menunggu APBD Perubahan 2026 yang baru dibahas pada September mendatang, Pemprov Jateng merealokasi anggaran sekitar Rp200 miliar untuk memperbaiki ruas-ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat.

Hal itu dilakukan untuk tingkat kemantapan jalan provinsi yang mengalami penurunan akibat musim hujan berkepanjangan yang terjadi hingga awal tahun ini.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu