Follow Us :              

Gubernur Minta Bank Jateng Ikut Genjot Pertumbuhan Ekonomi Daerah

  18 June 2026  |   12:30:00  |   dibaca : 247 
Kategori :
Bagikan :

Gubernur Minta Bank Jateng Ikut Genjot Pertumbuhan Ekonomi Daerah

18 June 2026 | 12:30:00 | dibaca : 247
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Gubernur Minta Bank Jateng Ikut Genjot Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Gubernur Minta Bank Jateng Ikut Genjot Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Gubernur Minta Bank Jateng Ikut Genjot Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Gubernur Minta Bank Jateng Ikut Genjot Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Gubernur Minta Bank Jateng Ikut Genjot Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meminta Bank Jateng turut serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayahnya. Salah satu caranya dengan menggenjot Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal itu disampaikannya dalam acara Pelantikan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah PT BPD Jateng (Bank Jateng) di Kantor Pusat Bank Jateng, Jalan Pemuda, Kota Semarang pada Kamis, 18 Juni 2026. 

Melalui pendampingan perbankan, harapannya UMKM di Jateng bisa terus berkembang, sehingga ekonomi daerah juga terus tumbuh. 

Gubernur membeberkan, saat ini ada sebanyak 4 juta lebih UMKM di Jateng. Ia berharap, UMKM di wilayahnya bisa naik kelas, bahkan menjadi pemasok industri-industri di wilayahnya. 

Dengan tumbuhnya perekonomian, Gubernur berharap, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan calon investor untuk menanamkan modal di Jateng. Apalagi, ia sedang gencar-gencarnya menggenjot investasi, utamanya di sektor padat karya.

"Kepercayaan investor ke Jawa Tengah sangat tinggi dengan adanya keamanan dan ketertiban yang terjamin. Ini yang menarik hati para investor," ucapnya.

Ia membeberkan, investasi menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di Jateng. Pada tahun 2025, total realisasi investasi di provinsi ini mencapai Rp110,02 triliun, terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) Dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp88,5 triliun, serta realisasi investasi usaha mikro dan kecil (UMK) sebesar Rp21,52 triliun.


Bagikan :

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meminta Bank Jateng turut serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayahnya. Salah satu caranya dengan menggenjot Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal itu disampaikannya dalam acara Pelantikan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah PT BPD Jateng (Bank Jateng) di Kantor Pusat Bank Jateng, Jalan Pemuda, Kota Semarang pada Kamis, 18 Juni 2026. 

Melalui pendampingan perbankan, harapannya UMKM di Jateng bisa terus berkembang, sehingga ekonomi daerah juga terus tumbuh. 

Gubernur membeberkan, saat ini ada sebanyak 4 juta lebih UMKM di Jateng. Ia berharap, UMKM di wilayahnya bisa naik kelas, bahkan menjadi pemasok industri-industri di wilayahnya. 

Dengan tumbuhnya perekonomian, Gubernur berharap, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan calon investor untuk menanamkan modal di Jateng. Apalagi, ia sedang gencar-gencarnya menggenjot investasi, utamanya di sektor padat karya.

"Kepercayaan investor ke Jawa Tengah sangat tinggi dengan adanya keamanan dan ketertiban yang terjamin. Ini yang menarik hati para investor," ucapnya.

Ia membeberkan, investasi menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di Jateng. Pada tahun 2025, total realisasi investasi di provinsi ini mencapai Rp110,02 triliun, terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) Dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp88,5 triliun, serta realisasi investasi usaha mikro dan kecil (UMK) sebesar Rp21,52 triliun.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu