Follow Us :              

Libatkan Masyarakat Perluas Akses Pendidikan Anak, Bunda PAUD Jateng Siapkan Modul PAUD Emas 

  16 July 2026  |   17:00:00  |   dibaca : 222 
Kategori :
Bagikan :

Libatkan Masyarakat Perluas Akses Pendidikan Anak, Bunda PAUD Jateng Siapkan Modul PAUD Emas 

16 July 2026 | 17:00:00 | dibaca : 222
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Libatkan Masyarakat Perluas Akses Pendidikan Anak, Bunda PAUD Jateng Siapkan Modul PAUD Emas 
Libatkan Masyarakat Perluas Akses Pendidikan Anak, Bunda PAUD Jateng Siapkan Modul PAUD Emas 
Libatkan Masyarakat Perluas Akses Pendidikan Anak, Bunda PAUD Jateng Siapkan Modul PAUD Emas 
Libatkan Masyarakat Perluas Akses Pendidikan Anak, Bunda PAUD Jateng Siapkan Modul PAUD Emas 
Libatkan Masyarakat Perluas Akses Pendidikan Anak, Bunda PAUD Jateng Siapkan Modul PAUD Emas 

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, tengah mematangkan penyusunan modul "PAUD Emas Jawa Tengah". Program strategis ini dirancang khusus untuk memperluas akses, serta mendongkrak angka partisipasi pendidikan bagi anak usia 0-6 tahun di wilayahnya. 

Program ini juga mengedepankan semangat gotong royong, karena penyusunannya turut melibatkan masyarakat. 

"Kami juga ingin menggerakkan swadaya masyarakat agar bersama-sama menghadirkan layanan PAUD yang lebih luas di Jawa Tengah," ucap Bunda PAUD Jateng usai melakukan Rapat Koordinasi dengan tim penyusun modul PAUD Emas, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah pada Kamis, 16 Juli 2026. 

Menurutnya, pendidikan tidak semata-mata bergantung pada ketersediaan anggaran pemerintah. Akan tetapi, hal lebih penting untuk dilakukan adalah membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Saat ini, tim penyusun tengah melakukan finalisasi modul tersebut. Rencananya, modul PAUD Emas akan diluncurkan pada awal Agustus mendatang.

Keunikan modul ini juga terletak pada penguatan muatan lokal yang menjadi ciri khas daerah. Kurikulum akan memasukkan berbagai nilai budaya Jawa Tengah, seperti pendidikan etika atau unggah-ungguh, penggunaan bahasa Jawa, pendidikan keagamaan, serta pengenalan adat dan budaya lokal sejak usia dini.

Selain itu, peserta didik juga akan memperoleh pembelajaran dasar yang mencakup literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa, dan seni yang dikemas sesuai karakteristik anak.

"Melalui PAUD Emas, kami ingin membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, mencintai budaya daerah, sekaligus memiliki fondasi literasi dan sains yang baik sejak usia dini," ucap Bunda PAUD Jateng. 

Selain penyusunan modul, ia juga akan mengintegrasikan konsep PAUD Emas ke layanan posyandu yang tersebar di seluruh Jateng. Tercatat ada lebih dari 49 ribu posyandu yang diharapkan mampu menjadi ruang pendukung pendidikan dan stimulasi anak usia dini.

Guna meningkatkan kualitas PAUD di wilayahnya, ia juga mengembangkan forum "Akademik Komunitas PAUD Emas", yaitu sebuah forum pembelajaran berkelanjutan bagi guru-guru PAUD.

Melalui forum tersebut, para pendidik akan mendapatkan pembaruan materi pembelajaran secara rutin, termasuk pengembangan metode kreatif, seperti pembuatan lagu-lagu edukatif, media pembelajaran inovatif, hingga berbagai praktik baik dalam mendukung pendidikan anak usia dini.

Sementara dalam rakor tersebut juga dikemukakan bahwa PAUD Emas hadir sebagai jawaban atas berbagai tantangan krusial terkait aksesibilitas dan mutu pendidikan anak usia dini di Jawa Tengah.


Bagikan :

SEMARANG – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, tengah mematangkan penyusunan modul "PAUD Emas Jawa Tengah". Program strategis ini dirancang khusus untuk memperluas akses, serta mendongkrak angka partisipasi pendidikan bagi anak usia 0-6 tahun di wilayahnya. 

Program ini juga mengedepankan semangat gotong royong, karena penyusunannya turut melibatkan masyarakat. 

"Kami juga ingin menggerakkan swadaya masyarakat agar bersama-sama menghadirkan layanan PAUD yang lebih luas di Jawa Tengah," ucap Bunda PAUD Jateng usai melakukan Rapat Koordinasi dengan tim penyusun modul PAUD Emas, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah pada Kamis, 16 Juli 2026. 

Menurutnya, pendidikan tidak semata-mata bergantung pada ketersediaan anggaran pemerintah. Akan tetapi, hal lebih penting untuk dilakukan adalah membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Saat ini, tim penyusun tengah melakukan finalisasi modul tersebut. Rencananya, modul PAUD Emas akan diluncurkan pada awal Agustus mendatang.

Keunikan modul ini juga terletak pada penguatan muatan lokal yang menjadi ciri khas daerah. Kurikulum akan memasukkan berbagai nilai budaya Jawa Tengah, seperti pendidikan etika atau unggah-ungguh, penggunaan bahasa Jawa, pendidikan keagamaan, serta pengenalan adat dan budaya lokal sejak usia dini.

Selain itu, peserta didik juga akan memperoleh pembelajaran dasar yang mencakup literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa, dan seni yang dikemas sesuai karakteristik anak.

"Melalui PAUD Emas, kami ingin membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, mencintai budaya daerah, sekaligus memiliki fondasi literasi dan sains yang baik sejak usia dini," ucap Bunda PAUD Jateng. 

Selain penyusunan modul, ia juga akan mengintegrasikan konsep PAUD Emas ke layanan posyandu yang tersebar di seluruh Jateng. Tercatat ada lebih dari 49 ribu posyandu yang diharapkan mampu menjadi ruang pendukung pendidikan dan stimulasi anak usia dini.

Guna meningkatkan kualitas PAUD di wilayahnya, ia juga mengembangkan forum "Akademik Komunitas PAUD Emas", yaitu sebuah forum pembelajaran berkelanjutan bagi guru-guru PAUD.

Melalui forum tersebut, para pendidik akan mendapatkan pembaruan materi pembelajaran secara rutin, termasuk pengembangan metode kreatif, seperti pembuatan lagu-lagu edukatif, media pembelajaran inovatif, hingga berbagai praktik baik dalam mendukung pendidikan anak usia dini.

Sementara dalam rakor tersebut juga dikemukakan bahwa PAUD Emas hadir sebagai jawaban atas berbagai tantangan krusial terkait aksesibilitas dan mutu pendidikan anak usia dini di Jawa Tengah.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu