Follow Us :              

Raih Special Achievement Award, Gubernur Dinilai Berhasil Hadirkan Terobosan untuk Kemajuan Jateng

  07 August 2026  |   18:00:00  |   dibaca : 256 
Kategori :
Bagikan :

Raih Special Achievement Award, Gubernur Dinilai Berhasil Hadirkan Terobosan untuk Kemajuan Jateng

07 August 2026 | 18:00:00 | dibaca : 256
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Raih Special Achievement Award, Gubernur Dinilai Berhasil Hadirkan Terobosan untuk Kemajuan Jateng
Raih Special Achievement Award, Gubernur Dinilai Berhasil Hadirkan Terobosan untuk Kemajuan Jateng
Raih Special Achievement Award, Gubernur Dinilai Berhasil Hadirkan Terobosan untuk Kemajuan Jateng
Raih Special Achievement Award, Gubernur Dinilai Berhasil Hadirkan Terobosan untuk Kemajuan Jateng
Raih Special Achievement Award, Gubernur Dinilai Berhasil Hadirkan Terobosan untuk Kemajuan Jateng

Foto : Adit (Humas Jateng)

KUDUS – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menerima penghargaan kategori Special Achievement Award dalam Radar Kudus Award 2026, di Kabupaten Kudus pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan Gubernur, yang dinilai berhasil menghadirkan berbagai terobosan dalam mendorong kemajuan Jawa Tengah.

Direktur Jawa Pos Radar Kudus, Baehaqi, mengatakan, penghargaan diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai bekerja dengan hati nurani, menghadirkan inovasi, serta memberikan dedikasi nyata bagi masyarakat.

“Prestasi tidak mesti lahir dari kemewahan, tidak harus didukung dengan dana besar, tidak pula dengan fasilitas yang bergelimang. Prestasi sering kali muncul dari kesunyian dan keprihatinan, dari hati dan pikiran yang paling dalam, dari tekad serta kemauan keras, serta dari pikiran yang cerdas,” katanya.

Ia menyebut, sejumlah program yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, seperti Sekolah Kemitraan, Sekolah Vokasi, dan Speling (Dokter Spesialis Keliling) merupakan bentuk terobosan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Berdasarkan penelusuran Radar Kudus Institute, program-program tersebut dinilai menjadi inovasi yang belum banyak diterapkan di daerah lain. Selain itu, iklim investasi Jawa Tengah yang terus tumbuh juga menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur Jateng saat ini.

Menurutnya, langkah-langkah tersebut menjadi salah satu alasan Jawa Pos Radar Kudus memberikan penghargaan khusus bagi Gubernur Ahmad Luthfi.

“Kiranya tidak berlebihan, apabila Jawa Pos Radar Kudus mempersembahkan Special Achievement Award kepada Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ahmad Luthfi, sebagai Sang Pendobrak Kemajuan Jawa Tengah,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa di tengah keterbatasan fiskal dan dinamika geopolitik dunia, setiap kepala daerah dituntut mampu menghadirkan berbagai terobosan untuk membangun wilayahnya.

“Tidak hanya gubernur. Bupati maupun wali kota, harus mempunyai terobosan-terobosan kreatif untuk membangun wilayah,” ucapnya.

Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu membaca potensi daerah masing-masing serta menghadirkan kebijakan yang adaptif tanpa mengurangi program-program prioritas, namun tetap berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur juga menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga ruang informasi publik. Di tengah maraknya disinformasi, hoaks, dan ujaran kebencian, media memiliki fungsi penting sebagai alat pemersatu bangsa sekaligus kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.

“Media adalah salah satu alat pemersatu bangsa,” ujarnya.

Maka dari itu, ia mengingatkan agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat diberikan melalui proses check, recheck, dan final check, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memaparkan berbagai upaya Pemprov Jateng dalam memperkuat investasi di wilayahnya. Salah satunya melalui penyelenggaraan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) yang akan digelar pada akhir Agustus 2026 dengan mengundang investor dari berbagai negara.

Ia menilai, investasi menjadi motor pembangunan Jawa Tengah. Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus memperkuat kemudahan perizinan, menjamin kepastian hukum, menjaga stabilitas keamanan, serta menyiapkan kawasan industri dan tenaga kerja terampil untuk menarik para investor.

“Seluruh kabupaten dan kota memiliki potensi masing-masing. Yang harus kita bangun adalah semangat collaborative government (pemerintahan kolaboratif). Tidak ada daerah yang menonjol sendiri. Semua harus tumbuh dan berkembang bersama,” katanya.

Pada malam penganugerahan tersebut, Gubernur juga menyerahkan Radar Kudus Award 2026 kepada sejumlah kepala daerah, di antaranya dari Kudus, Blora, Rembang, Pati, Jepara, dan Grobogan.


Bagikan :

KUDUS – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menerima penghargaan kategori Special Achievement Award dalam Radar Kudus Award 2026, di Kabupaten Kudus pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan Gubernur, yang dinilai berhasil menghadirkan berbagai terobosan dalam mendorong kemajuan Jawa Tengah.

Direktur Jawa Pos Radar Kudus, Baehaqi, mengatakan, penghargaan diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai bekerja dengan hati nurani, menghadirkan inovasi, serta memberikan dedikasi nyata bagi masyarakat.

“Prestasi tidak mesti lahir dari kemewahan, tidak harus didukung dengan dana besar, tidak pula dengan fasilitas yang bergelimang. Prestasi sering kali muncul dari kesunyian dan keprihatinan, dari hati dan pikiran yang paling dalam, dari tekad serta kemauan keras, serta dari pikiran yang cerdas,” katanya.

Ia menyebut, sejumlah program yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, seperti Sekolah Kemitraan, Sekolah Vokasi, dan Speling (Dokter Spesialis Keliling) merupakan bentuk terobosan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Berdasarkan penelusuran Radar Kudus Institute, program-program tersebut dinilai menjadi inovasi yang belum banyak diterapkan di daerah lain. Selain itu, iklim investasi Jawa Tengah yang terus tumbuh juga menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur Jateng saat ini.

Menurutnya, langkah-langkah tersebut menjadi salah satu alasan Jawa Pos Radar Kudus memberikan penghargaan khusus bagi Gubernur Ahmad Luthfi.

“Kiranya tidak berlebihan, apabila Jawa Pos Radar Kudus mempersembahkan Special Achievement Award kepada Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ahmad Luthfi, sebagai Sang Pendobrak Kemajuan Jawa Tengah,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa di tengah keterbatasan fiskal dan dinamika geopolitik dunia, setiap kepala daerah dituntut mampu menghadirkan berbagai terobosan untuk membangun wilayahnya.

“Tidak hanya gubernur. Bupati maupun wali kota, harus mempunyai terobosan-terobosan kreatif untuk membangun wilayah,” ucapnya.

Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu membaca potensi daerah masing-masing serta menghadirkan kebijakan yang adaptif tanpa mengurangi program-program prioritas, namun tetap berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur juga menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga ruang informasi publik. Di tengah maraknya disinformasi, hoaks, dan ujaran kebencian, media memiliki fungsi penting sebagai alat pemersatu bangsa sekaligus kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.

“Media adalah salah satu alat pemersatu bangsa,” ujarnya.

Maka dari itu, ia mengingatkan agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat diberikan melalui proses check, recheck, dan final check, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memaparkan berbagai upaya Pemprov Jateng dalam memperkuat investasi di wilayahnya. Salah satunya melalui penyelenggaraan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) yang akan digelar pada akhir Agustus 2026 dengan mengundang investor dari berbagai negara.

Ia menilai, investasi menjadi motor pembangunan Jawa Tengah. Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus memperkuat kemudahan perizinan, menjamin kepastian hukum, menjaga stabilitas keamanan, serta menyiapkan kawasan industri dan tenaga kerja terampil untuk menarik para investor.

“Seluruh kabupaten dan kota memiliki potensi masing-masing. Yang harus kita bangun adalah semangat collaborative government (pemerintahan kolaboratif). Tidak ada daerah yang menonjol sendiri. Semua harus tumbuh dan berkembang bersama,” katanya.

Pada malam penganugerahan tersebut, Gubernur juga menyerahkan Radar Kudus Award 2026 kepada sejumlah kepala daerah, di antaranya dari Kudus, Blora, Rembang, Pati, Jepara, dan Grobogan.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu