Follow Us :              

Semangati Kontingen Kwarda Jateng di Jamnas XII, Gubernur: Pramuka Cetak Calon Pemimpin Masa Depan

  14 August 2026  |   17:00:00  |   dibaca : 157 
Kategori :
Bagikan :

Semangati Kontingen Kwarda Jateng di Jamnas XII, Gubernur: Pramuka Cetak Calon Pemimpin Masa Depan

14 August 2026 | 17:00:00 | dibaca : 157
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Semangati Kontingen Kwarda Jateng di Jamnas XII, Gubernur: Pramuka Cetak Calon Pemimpin Masa Depan
Semangati Kontingen Kwarda Jateng di Jamnas XII, Gubernur: Pramuka Cetak Calon Pemimpin Masa Depan
Semangati Kontingen Kwarda Jateng di Jamnas XII, Gubernur: Pramuka Cetak Calon Pemimpin Masa Depan
Semangati Kontingen Kwarda Jateng di Jamnas XII, Gubernur: Pramuka Cetak Calon Pemimpin Masa Depan
Semangati Kontingen Kwarda Jateng di Jamnas XII, Gubernur: Pramuka Cetak Calon Pemimpin Masa Depan

Foto : Fajar (Humas Jateng)

JAKARTA — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengunjungi langsung penyelenggaraan Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur pada Jumat, 14 Agustus 2026. 

Di sela agendanya, Gubernur yang juga sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Ka Mabida) Gerakan Pramuka Jateng ini menyapa dan memberikan motivasi kepada kontingen Pramuka Penggalang asal Jateng yang disiapkannya sebagai calon pemimpin masa depan.

"Adik-adik yang datang ke sini, dicetak untuk menjadi pemimpin saat pulang ke Jawa Tengah dan kabupaten/kota masing-masing. Kalian akan dididik bersikap mandiri, terampil, punya daya kreasi, serta punya motivasi, sehingga bisa membanggakan diri sendiri dan orang lain," ucapnya.

Olah karena itu, Gubernur meminta adik-adik penggalang harus mampu menunjukkan sikap, perilaku, tindak-tanduk, dan tutur kata sesuai dengan yang diajarkan dalam kepramukaan. Selain itu, pegiat pramuka juga harus mampu mengidentifikasi masalah dan menyelesaikannya, 
baik secara individu maupun kelompok. 

Ia mengatakan, Jamnas juga menjadi momentum untuk bersosialisasi dengan perwakilan dari provinsi lain di Indonesia.

"Ceritakan tentang Jawa Tengah, ceritakan kabupaten/kota, ceritakan daerah asal. Anda Pramuka Penggalang yang merupakan wakil atau duta-duta Provinsi Jawa Tengah," katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga berdialog dengan adik-adik Pramuka Penggalang Jawa Tengah. Sosok yang dekat dengan anak-anak itu juga memberikan pelukan kepada perwakilan Pramuka Berkebutuhan Khusus dan Pramuka Penggalang lainnya, serta melayani permintaan foto bersama dan tanda tangan.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Slamet Budi Prayitno, mengatakan bahwa jumlah kontingen Jawa Tengah pada gelaran Jamnas ke-XII ini sekitar 1.488 orang, terdiri dari 1.208 pramuka penggalang/SMP, 24 pramuka berkebutuhan khusus, 68 pimpinan kontingen cabang, 175 pembina pendamping, 12 pimpinan kontingen daerah, dan 1 dokter kontingen. Ribuan peserta itu berasal dari berbagai daerah di Jateng dan sudah mengikuti pelatihan selama tiga bulan.

"Seperti disampaikan Gubernur, adik-adik Pramuka ini juga sebagai duta Jawa Tengah untuk memperkenalkan berbagai keunggulan yang ada," ujarnya.

Ia menambahkan, pendidikan kepramukaan terbagi menjadi dua. Pertama, scouting skill atau keterampilan kepramukaan yang lebih menekankan pada pendidikan karakter serta soft skill agar terampil dan memiliki ketahanan di berbagai medan. Kedua, life skill yang mencakup keterampilan untuk bekal hidupnya. Selain itu, juga ditanamkan rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan.

"Pramuka penggalang sekarang akan menjadi pemimpin masa depan. Pemimpin itu tidak harus jadi pejabat publik atau negara, tetapi bisa memimpin diri sendiri, keluarga, dan masyarakat di sekitarnya," katanya.

Perwakilan Pramuka Penggalang Kwarda Jateng, Alifah mengaku senang bisa menjadi bagian dari Kontingen Kwarda Jateng di Jamnas ke-XII. Apalagi, Jamnas diselenggarakan lima tahun sekali. Ia juga senang karena Gubernur datang langsung menyapa dan memberikan semangat kepada mereka.

"Anak-anak Jawa Tengah ini pastinya hebat-hebat. Beliau memberikan semangat agar kami menajdi calon pemimpin masa depan," ucapnya.


Bagikan :

JAKARTA — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengunjungi langsung penyelenggaraan Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur pada Jumat, 14 Agustus 2026. 

Di sela agendanya, Gubernur yang juga sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Ka Mabida) Gerakan Pramuka Jateng ini menyapa dan memberikan motivasi kepada kontingen Pramuka Penggalang asal Jateng yang disiapkannya sebagai calon pemimpin masa depan.

"Adik-adik yang datang ke sini, dicetak untuk menjadi pemimpin saat pulang ke Jawa Tengah dan kabupaten/kota masing-masing. Kalian akan dididik bersikap mandiri, terampil, punya daya kreasi, serta punya motivasi, sehingga bisa membanggakan diri sendiri dan orang lain," ucapnya.

Olah karena itu, Gubernur meminta adik-adik penggalang harus mampu menunjukkan sikap, perilaku, tindak-tanduk, dan tutur kata sesuai dengan yang diajarkan dalam kepramukaan. Selain itu, pegiat pramuka juga harus mampu mengidentifikasi masalah dan menyelesaikannya, 
baik secara individu maupun kelompok. 

Ia mengatakan, Jamnas juga menjadi momentum untuk bersosialisasi dengan perwakilan dari provinsi lain di Indonesia.

"Ceritakan tentang Jawa Tengah, ceritakan kabupaten/kota, ceritakan daerah asal. Anda Pramuka Penggalang yang merupakan wakil atau duta-duta Provinsi Jawa Tengah," katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga berdialog dengan adik-adik Pramuka Penggalang Jawa Tengah. Sosok yang dekat dengan anak-anak itu juga memberikan pelukan kepada perwakilan Pramuka Berkebutuhan Khusus dan Pramuka Penggalang lainnya, serta melayani permintaan foto bersama dan tanda tangan.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Slamet Budi Prayitno, mengatakan bahwa jumlah kontingen Jawa Tengah pada gelaran Jamnas ke-XII ini sekitar 1.488 orang, terdiri dari 1.208 pramuka penggalang/SMP, 24 pramuka berkebutuhan khusus, 68 pimpinan kontingen cabang, 175 pembina pendamping, 12 pimpinan kontingen daerah, dan 1 dokter kontingen. Ribuan peserta itu berasal dari berbagai daerah di Jateng dan sudah mengikuti pelatihan selama tiga bulan.

"Seperti disampaikan Gubernur, adik-adik Pramuka ini juga sebagai duta Jawa Tengah untuk memperkenalkan berbagai keunggulan yang ada," ujarnya.

Ia menambahkan, pendidikan kepramukaan terbagi menjadi dua. Pertama, scouting skill atau keterampilan kepramukaan yang lebih menekankan pada pendidikan karakter serta soft skill agar terampil dan memiliki ketahanan di berbagai medan. Kedua, life skill yang mencakup keterampilan untuk bekal hidupnya. Selain itu, juga ditanamkan rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan.

"Pramuka penggalang sekarang akan menjadi pemimpin masa depan. Pemimpin itu tidak harus jadi pejabat publik atau negara, tetapi bisa memimpin diri sendiri, keluarga, dan masyarakat di sekitarnya," katanya.

Perwakilan Pramuka Penggalang Kwarda Jateng, Alifah mengaku senang bisa menjadi bagian dari Kontingen Kwarda Jateng di Jamnas ke-XII. Apalagi, Jamnas diselenggarakan lima tahun sekali. Ia juga senang karena Gubernur datang langsung menyapa dan memberikan semangat kepada mereka.

"Anak-anak Jawa Tengah ini pastinya hebat-hebat. Beliau memberikan semangat agar kami menajdi calon pemimpin masa depan," ucapnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu