Follow Us :              

Persiapan Capai 90 Persen, Jawa Tengah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026

  24 August 2026  |   14:00:00  |   dibaca : 269 
Kategori :
Bagikan :

Persiapan Capai 90 Persen, Jawa Tengah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026

24 August 2026 | 14:00:00 | dibaca : 269
Kategori :
Bagikan :

Foto : Mizan (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Persiapan Capai 90 Persen, Jawa Tengah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026
Persiapan Capai 90 Persen, Jawa Tengah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026
Persiapan Capai 90 Persen, Jawa Tengah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026
Persiapan Capai 90 Persen, Jawa Tengah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026
Persiapan Capai 90 Persen, Jawa Tengah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026

Foto : Mizan (Humas Jateng)

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan persiapan gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Semarang, Jawa Tengah, hingga kini sudah mencapai 90%. 

Bahkan, penataan venue pembukaan di kawasan Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang juga sudah dimulai dilakukan, termasuk persiapan lokasi kedatangan para kafilah dari berbagai provinsi hingga akomodasi tamu-tamu VIP dan VVIP. Tak hanya itu, dukungan transportasi, keamanan, dan kesehatan juga telah disiapkan.

Sebab, ajang yang akan digelar pada 12–19 September 2026 itu akan dihadiri oleh ribuan peserta maupun pengunjung dari berbagai daerah.

 "Kita melakukan rapat persiapan menjelang MTQ 2026. Kita harus menjadi tuan rumah yang baik, bisa menghormati tamu dengan baik," ucap Wagub dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan MTQ Nasional 2026 di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang pada Senin, 24 Agustus 2026.

Wagub memastikan, Pemerintah Provinsi Jateng bersama pihak terkait terus melakukan penyempurnaan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan MTQ Nasional 2026. Ia ingin seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai harapan, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para kafilah dan pengunjung dari berbagai daerah.

Ia menekankan, penyelenggaraan MTQ Nasional tidak hanya berfokus pada pelaksanaan perlombaan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Salah satu sektor yang dipersiapkan adalah pariwisata ramah muslim di Kota Semarang. Wagub berharap, para kafilah bisa mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Jawa Tengah.

"Harapannya, (para kafilah dan) masyarakat (dari berbagai daerah) bisa mengunjungi (wisata di Jateng), bisa ada city tour untuk mempromosikan pariwisata-pariwisata kita," ujarnya.

Selain sektor pariwisata, Pemprov Jateng juga mendorong keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar pelaksanaan MTQ Nasional memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat.


Bagikan :

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan persiapan gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Semarang, Jawa Tengah, hingga kini sudah mencapai 90%. 

Bahkan, penataan venue pembukaan di kawasan Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang juga sudah dimulai dilakukan, termasuk persiapan lokasi kedatangan para kafilah dari berbagai provinsi hingga akomodasi tamu-tamu VIP dan VVIP. Tak hanya itu, dukungan transportasi, keamanan, dan kesehatan juga telah disiapkan.

Sebab, ajang yang akan digelar pada 12–19 September 2026 itu akan dihadiri oleh ribuan peserta maupun pengunjung dari berbagai daerah.

 "Kita melakukan rapat persiapan menjelang MTQ 2026. Kita harus menjadi tuan rumah yang baik, bisa menghormati tamu dengan baik," ucap Wagub dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan MTQ Nasional 2026 di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang pada Senin, 24 Agustus 2026.

Wagub memastikan, Pemerintah Provinsi Jateng bersama pihak terkait terus melakukan penyempurnaan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan MTQ Nasional 2026. Ia ingin seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai harapan, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada para kafilah dan pengunjung dari berbagai daerah.

Ia menekankan, penyelenggaraan MTQ Nasional tidak hanya berfokus pada pelaksanaan perlombaan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Salah satu sektor yang dipersiapkan adalah pariwisata ramah muslim di Kota Semarang. Wagub berharap, para kafilah bisa mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Jawa Tengah.

"Harapannya, (para kafilah dan) masyarakat (dari berbagai daerah) bisa mengunjungi (wisata di Jateng), bisa ada city tour untuk mempromosikan pariwisata-pariwisata kita," ujarnya.

Selain sektor pariwisata, Pemprov Jateng juga mendorong keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar pelaksanaan MTQ Nasional memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu