Follow Us :              

Wagub Ajak Anak Muda Aktif Kunjungi Museum untuk Memahami Sejarah dan Kebudayaan Bangsa

  16 September 2026  |   08:00:00  |   dibaca : 141 
Kategori :
Bagikan :

Wagub Ajak Anak Muda Aktif Kunjungi Museum untuk Memahami Sejarah dan Kebudayaan Bangsa

16 September 2026 | 08:00:00 | dibaca : 141
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Wagub Ajak Anak Muda Aktif Kunjungi Museum untuk Memahami Sejarah dan Kebudayaan Bangsa
Wagub Ajak Anak Muda Aktif Kunjungi Museum untuk Memahami Sejarah dan Kebudayaan Bangsa
Wagub Ajak Anak Muda Aktif Kunjungi Museum untuk Memahami Sejarah dan Kebudayaan Bangsa
Wagub Ajak Anak Muda Aktif Kunjungi Museum untuk Memahami Sejarah dan Kebudayaan Bangsa
Wagub Ajak Anak Muda Aktif Kunjungi Museum untuk Memahami Sejarah dan Kebudayaan Bangsa

Foto : Adit (Humas Jateng)

SEMARANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak generasi muda untuk lebih mengenal sejarah dan kebudayaan melalui museum. 

Menurutnya, museum tidak semestinya dipandang sebagai ruang sunyi yang hanya menyimpan benda-benda peninggalan masa lalu, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan untuk memahami karakter, kebudayaan,  dan peradaban bangsa.

"Jangan anggap museum ini ruang yang sunyi, ruang yang menyimpan benda-benda kuno saja. Akan tetapi dari kesunyian itu (museum) memiliki nilai yang luar biasa," ucap Wagub saat membuka acara Belajar Bersama Museum Jawa Tengah 2026 di Museum Jawa Tengah Ronggowarsito, Kota Semarang pada Rabu, 16 September 2026. 

Ia menilai, kebudayaan merupakan salah satu unsur penting yang membentuk karakter suatu bangsa. Oleh karena itu, pemahaman terhadap sejarah dan budaya perlu terus ditanamkan kepada generasi muda.

“Kebudayaan ini tidak hanya kita pelajari, tetapi perlu kita praktikkan, kita laksanakan. Maka, kesinambungan (dan upaya pelestarian budaya) itu harus kita tumbuhkan,” ucapnya.

Wagub juga menekankan pentingnya museum sebagai tempat belajar sekaligus ruang penelitian. Ia menyampaikan, berbagai benda dan peninggalan sejarah yang tersimpan di museum bisa menjadi sumber untuk memahami perkembangan peradaban dari masa ke masa.

Ia mengatakan, banyak peneliti dari luar negeri yang datang ke Indonesia, termasuk Jawa Tengah, untuk mempelajari peninggalan sejarah dan kebudayaan Nusantara. Bahkan, penelitian tersebut dilakukan dalam waktu yang cukup panjang.

Wagub menyebut, sejumlah peninggalan sejarah di Jateng yang menjadi objek penelitian, termasuk kawasan candi dan situs budaya. Nantinya, hasil penelitian yang dilakukan tersebut dapat membantu mengungkap berbagai peradaban masa lalu.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi kehadiran para pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan belajar bersama museum. Wagub berharap, kegiatan tersebut dapat menumbuhkan ketertarikan generasi muda untuk mengenal, mempelajari, sekaligus melestarikan kebudayaan.

“Terima kasih kepada adik-adik khususnya yang hari ini mau hadir di museum ini untuk bersama-sama belajar,” ujarnya.

Harapannya, museum semakin dikenal sebagai ruang pembelajaran yang hidup dan mampu mempertemukan generasi muda dengan berbagai pengetahuan tentang sejarah, budaya, dan peradaban Nusantara.


Bagikan :

SEMARANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak generasi muda untuk lebih mengenal sejarah dan kebudayaan melalui museum. 

Menurutnya, museum tidak semestinya dipandang sebagai ruang sunyi yang hanya menyimpan benda-benda peninggalan masa lalu, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan untuk memahami karakter, kebudayaan,  dan peradaban bangsa.

"Jangan anggap museum ini ruang yang sunyi, ruang yang menyimpan benda-benda kuno saja. Akan tetapi dari kesunyian itu (museum) memiliki nilai yang luar biasa," ucap Wagub saat membuka acara Belajar Bersama Museum Jawa Tengah 2026 di Museum Jawa Tengah Ronggowarsito, Kota Semarang pada Rabu, 16 September 2026. 

Ia menilai, kebudayaan merupakan salah satu unsur penting yang membentuk karakter suatu bangsa. Oleh karena itu, pemahaman terhadap sejarah dan budaya perlu terus ditanamkan kepada generasi muda.

“Kebudayaan ini tidak hanya kita pelajari, tetapi perlu kita praktikkan, kita laksanakan. Maka, kesinambungan (dan upaya pelestarian budaya) itu harus kita tumbuhkan,” ucapnya.

Wagub juga menekankan pentingnya museum sebagai tempat belajar sekaligus ruang penelitian. Ia menyampaikan, berbagai benda dan peninggalan sejarah yang tersimpan di museum bisa menjadi sumber untuk memahami perkembangan peradaban dari masa ke masa.

Ia mengatakan, banyak peneliti dari luar negeri yang datang ke Indonesia, termasuk Jawa Tengah, untuk mempelajari peninggalan sejarah dan kebudayaan Nusantara. Bahkan, penelitian tersebut dilakukan dalam waktu yang cukup panjang.

Wagub menyebut, sejumlah peninggalan sejarah di Jateng yang menjadi objek penelitian, termasuk kawasan candi dan situs budaya. Nantinya, hasil penelitian yang dilakukan tersebut dapat membantu mengungkap berbagai peradaban masa lalu.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi kehadiran para pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan belajar bersama museum. Wagub berharap, kegiatan tersebut dapat menumbuhkan ketertarikan generasi muda untuk mengenal, mempelajari, sekaligus melestarikan kebudayaan.

“Terima kasih kepada adik-adik khususnya yang hari ini mau hadir di museum ini untuk bersama-sama belajar,” ujarnya.

Harapannya, museum semakin dikenal sebagai ruang pembelajaran yang hidup dan mampu mempertemukan generasi muda dengan berbagai pengetahuan tentang sejarah, budaya, dan peradaban Nusantara.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu