Foto : Bintoro (Humas Jateng)
Foto : Bintoro (Humas Jateng)
SURAKARTA - Defile kontingen dari 46 cabang olahraga (cabor) diiringi irama marching band memeriahkan Penutupan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah Ke-XV Tahun 2018 di Stadion Sriwedari, Kamis pagi (25/10/2018). Ketua Pelaksana Porprov Jateng Ke-XV FX Hadi Rudyatmo merasa senang karena event olahraga yang diselenggarakan pada 19-25 Oktober 2018 itu berlangsung lancar, tertib, dan aman.
Walikota Surakarta itu menjelaskan, Porprov Jateng tahun ini diikuti oleh 35 kontingen dari kabupaten/kota dengan jumlah peserta 8.198 atlet dan official. Sementara itu, jumlah nomor yang dipertandingkan sebanyak 692 dan tersebar di 46 cabor.
"Adapun perolehan medali yaitu peringkat pertama adalah Kota Semarang dengan 114 medali emas, 94 medali perak, dan 100 medali perunggu sehingga total medali yang diraih 300," terangnya.
Rudy melanjutkan, kontingen Kota Surakarta menduduki peringkat kedua dengan 82 medali emas, 73 perak, dan 113 perunggu, sehingga total medali yang diraih 268 medali. Peringkat ketiga Kabupaten Kudus dengan 70 medali emas, 69 medali perak, dan 74 medali perunggu, sehingga total medali yang diraih 213 medali.
Rudy mengapresiasi para atlet yang menjunjung sportivitas saat Porprov Jateng ke-XV berlangsung. Sebaran perolehan medali menunjukkan adanya pemerataan kemampuan atlet atas pembinaan prestasi yang dilakukan oleh pelaku olahraga di masing-masing kabupaten/kota.
"Para atlet telah menunjukkan sportivitasnya dalam pertandingan sehingga menghasilkan prestasi yang sangat menggembirakan. Para atlet selanjutnya akan dibina dan dipersiapkan untuk mengikuti event olahraga pada PON 2020 di Papua," ujarnya.
Senada dengan Rudy, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr. Ir. Sri Puryono KS MP pun mengapresiasi prestasi yang diraih para atlet pada Porprov Jateng ke-XV. Meski sukses meraih medali, namun pihaknya meminta para atlet untuk senantiasa giat berlatih.
"Kerja keras latihan yang selama ini kalian lakukan akhirnya terbayar dengan prestasi yang diraih. Tapi saya minta untuk jangan cepat puas, tingkatkan terus intensitas pelatihan. Event olahraga yang lebih besar seperti PON dan Sea Games kalian harus bisa bersaing untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama Jawa Tengah," pesannya.
Sri Puryono juga mengapresiasi Pemerintah Kota Surakarta dan masyarakatnya karena telah menjadi tuan rumah yang baik untuk penyelenggaraan Poprov Jateng tahun ini. Pihaknya meminta, pemerintah kabupaten/kota memberikan perhatian untuk pengembangan olahraga di daerahnya.
"Kesejahteraan atlet dan pelatih perlu diperhatikan. Infrastruktur yang disiapkan perlu diperbaiki. Pola-pola pembinaan ditata lagi agar semakin baik, khususnya untuk atlet usia dini. Bersama mari kita majukan olahraga di Jawa Tengah yang sehat dan berprestasi," pungkasnya.
(Arifa/Puji/Humas Jateng)
Baca Juga : Buka Porprov, Ganjar Ajak Kepala Daerah Contoh Jokowi dalam Menghargai Atlet
SURAKARTA - Defile kontingen dari 46 cabang olahraga (cabor) diiringi irama marching band memeriahkan Penutupan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah Ke-XV Tahun 2018 di Stadion Sriwedari, Kamis pagi (25/10/2018). Ketua Pelaksana Porprov Jateng Ke-XV FX Hadi Rudyatmo merasa senang karena event olahraga yang diselenggarakan pada 19-25 Oktober 2018 itu berlangsung lancar, tertib, dan aman.
Walikota Surakarta itu menjelaskan, Porprov Jateng tahun ini diikuti oleh 35 kontingen dari kabupaten/kota dengan jumlah peserta 8.198 atlet dan official. Sementara itu, jumlah nomor yang dipertandingkan sebanyak 692 dan tersebar di 46 cabor.
"Adapun perolehan medali yaitu peringkat pertama adalah Kota Semarang dengan 114 medali emas, 94 medali perak, dan 100 medali perunggu sehingga total medali yang diraih 300," terangnya.
Rudy melanjutkan, kontingen Kota Surakarta menduduki peringkat kedua dengan 82 medali emas, 73 perak, dan 113 perunggu, sehingga total medali yang diraih 268 medali. Peringkat ketiga Kabupaten Kudus dengan 70 medali emas, 69 medali perak, dan 74 medali perunggu, sehingga total medali yang diraih 213 medali.
Rudy mengapresiasi para atlet yang menjunjung sportivitas saat Porprov Jateng ke-XV berlangsung. Sebaran perolehan medali menunjukkan adanya pemerataan kemampuan atlet atas pembinaan prestasi yang dilakukan oleh pelaku olahraga di masing-masing kabupaten/kota.
"Para atlet telah menunjukkan sportivitasnya dalam pertandingan sehingga menghasilkan prestasi yang sangat menggembirakan. Para atlet selanjutnya akan dibina dan dipersiapkan untuk mengikuti event olahraga pada PON 2020 di Papua," ujarnya.
Senada dengan Rudy, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr. Ir. Sri Puryono KS MP pun mengapresiasi prestasi yang diraih para atlet pada Porprov Jateng ke-XV. Meski sukses meraih medali, namun pihaknya meminta para atlet untuk senantiasa giat berlatih.
"Kerja keras latihan yang selama ini kalian lakukan akhirnya terbayar dengan prestasi yang diraih. Tapi saya minta untuk jangan cepat puas, tingkatkan terus intensitas pelatihan. Event olahraga yang lebih besar seperti PON dan Sea Games kalian harus bisa bersaing untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama Jawa Tengah," pesannya.
Sri Puryono juga mengapresiasi Pemerintah Kota Surakarta dan masyarakatnya karena telah menjadi tuan rumah yang baik untuk penyelenggaraan Poprov Jateng tahun ini. Pihaknya meminta, pemerintah kabupaten/kota memberikan perhatian untuk pengembangan olahraga di daerahnya.
"Kesejahteraan atlet dan pelatih perlu diperhatikan. Infrastruktur yang disiapkan perlu diperbaiki. Pola-pola pembinaan ditata lagi agar semakin baik, khususnya untuk atlet usia dini. Bersama mari kita majukan olahraga di Jawa Tengah yang sehat dan berprestasi," pungkasnya.
(Arifa/Puji/Humas Jateng)
Baca Juga : Buka Porprov, Ganjar Ajak Kepala Daerah Contoh Jokowi dalam Menghargai Atlet
Berita Terbaru