Follow Us :              

Jateng Lakukan Tes Acak Saat Libur Panjang

  26 October 2020  |   11:00:00  |   dibaca : 335 
Kategori :
Bagikan :


Jateng Lakukan Tes Acak Saat Libur Panjang

26 October 2020 | 11:00:00 | dibaca : 335
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Tim medis hingga pos taktis di 8 titik arus mudik disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menghadapi libur panjang yang akan dimulai pada 28 Oktober mendatang. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya mengantisipasi titik-titik perbatasan terutama pada 4 daerah yakni Banyumas, Rembang, Karanganyar dan Brebes untuk dijaga ketat oleh Kepolisian, Dinas Perhubungan dan petugas Satpol PP dari kota/kabupaten.

Selain tim pengamanan juga akan dibantu oleh tim tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Jateng dan kota/kabupaten setempat. Tim tersebut juga akan melakukan tes acak di titik perbatasan dan tempat wisata, tujuannya agar meyakinkan pengunjung bahwa wisatawan di situ dalam keadaan sehat.

“Insyaallah sih perencanaannya sudah cukup matang, hari ini kami pastikan semuanya siaga untuk bisa menjemput, mengawal, mengamankan mereka yang pulang ke Jateng,” tegas Ganjar usai rapat rutin penanganan COVID-19 di Kantor Gubernur, Senin (26/10/2020).

Terlepas dari itu, Ganjar berpesan kepada warganya untuk tetap tinggal di tempatnya masing-masing selama libur panjang. Terutama bila tidak memiliki kepentingan mendesak di Jateng.

Namun, jika memang harus mudik maka diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan yang ada. 

“Kita sarankan tidak mudik, tapi kalau mau mudik kan tidak bisa tolak, itu ya warga Jateng, hanya saya minta protokol kesehatannya diikuti,” ucap Ganjar.

Selain itu, Ia juga meminta dukungan masyarakat terkait pelaksanaan tes acak.

“Kami akan lakukan random test maka siapapun tolong jangan menghindar, terus kemudian kalau anda harus berwisata dan tempatnya ramai banget anda jangan masuk di situ,” tegas Ganjar mengingatkan.


Bagikan :

SEMARANG - Tim medis hingga pos taktis di 8 titik arus mudik disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menghadapi libur panjang yang akan dimulai pada 28 Oktober mendatang. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya mengantisipasi titik-titik perbatasan terutama pada 4 daerah yakni Banyumas, Rembang, Karanganyar dan Brebes untuk dijaga ketat oleh Kepolisian, Dinas Perhubungan dan petugas Satpol PP dari kota/kabupaten.

Selain tim pengamanan juga akan dibantu oleh tim tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Jateng dan kota/kabupaten setempat. Tim tersebut juga akan melakukan tes acak di titik perbatasan dan tempat wisata, tujuannya agar meyakinkan pengunjung bahwa wisatawan di situ dalam keadaan sehat.

“Insyaallah sih perencanaannya sudah cukup matang, hari ini kami pastikan semuanya siaga untuk bisa menjemput, mengawal, mengamankan mereka yang pulang ke Jateng,” tegas Ganjar usai rapat rutin penanganan COVID-19 di Kantor Gubernur, Senin (26/10/2020).

Terlepas dari itu, Ganjar berpesan kepada warganya untuk tetap tinggal di tempatnya masing-masing selama libur panjang. Terutama bila tidak memiliki kepentingan mendesak di Jateng.

Namun, jika memang harus mudik maka diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan yang ada. 

“Kita sarankan tidak mudik, tapi kalau mau mudik kan tidak bisa tolak, itu ya warga Jateng, hanya saya minta protokol kesehatannya diikuti,” ucap Ganjar.

Selain itu, Ia juga meminta dukungan masyarakat terkait pelaksanaan tes acak.

“Kami akan lakukan random test maka siapapun tolong jangan menghindar, terus kemudian kalau anda harus berwisata dan tempatnya ramai banget anda jangan masuk di situ,” tegas Ganjar mengingatkan.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu