Follow Us :              

Wadahi Kreasi Seniman Jateng Di Masa Pandemi, Roadshow Panggung Kahanan Session Ketiga Diawali Di Kendal

  21 April 2021  |   16:00:00  |   dibaca : 820 
Kategori :
Bagikan :


Wadahi Kreasi Seniman Jateng Di Masa Pandemi, Roadshow Panggung Kahanan Session Ketiga Diawali Di Kendal

21 April 2021 | 16:00:00 | dibaca : 820
Kategori :
Bagikan :

Foto : istimewa (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : istimewa (Humas Jateng)

KENDAL - Tahun ini, Panggung Kahanan yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali hadir dan roadshow di enam kabupaten/kota, yaitu Kendal, Pati, Kota Magelang, Cilacap, Kota Solo, dan Kota Pekalongan. 

Diawali di Kabupaten Kendal pada Rabu (21/4/2021), kehadiran Panggung Kahanan session ketiga ini menjadi upaya menghidupkan kembali panggung kesenian yang mati suri akibat pandemi. Pagelaran dilaksanakan dengan konsep aman sesuai protokol kesehatan dan untuk menghindari kerumunan, pertunjukan disiarkan secara virtual melalui akun Youtube dan Facebook Ganjar Pranowo. Dengan begitu, seniman berbagai genre di Jawa Tengah tetap dapat berekspresi dan berkarya di tengah Pandemi COVID-19. 

Salah satu musisi Kendal, Mutik Nida menanggapi dengan positif diselenggarakannya roadshow Panggung Kahanan itu. Menurutnya, dengan roadshow akan semakin banyak seniman di daerah-daerah yang ikut terlibat. 

"Ini sangat bagus, kalau bisa malah ditambah lagi (kota) biar tidak ada yang iri," kata Mutik di sela-sela acara. 

Pemain kendang dangdut itu menceritakan, selama pandemi seniman sangat kesulitan untuk pentas, sehingga Panggung Kahanan bisa jadi solusi tepat bagi para seniman. 

"Lebih dari satu tahun ini pandemi. Kalau main masih, tapi harus terbatas, lesehan. Dari (Panggung Kahanan) saya berterima kasih kepada Pak Ganjar dan semua tim kreatifnya," terangnya. 

Tanggapan senada disampaikan Fadia, jebolan Pop Academy Indosiar yang ikut mengisi acara pada roadshow Panggung Kahanan di Kabupaten Kendal itu turut memuji acara Panggung Kahanan, baik secara konsep maupun teknis. 

"Acaranya keren, panggungnya keren dan sound systemnya juga bagus," ungkap Fadia. 

Sebagai terobosan wadah seni di tengah pandemi, Panggung Kahanan ternyata bisa menjadi tumpuan para seniman. Faris, vokalis Behold Band, salah satu dari sekian banyak seniman Jateng yang berharap agar program ini terus dikembangkan. Dunia kesenian di tengah kondisi pandemi memerlukan inovasi-inovasi agar tetap bertahan. 

 "Sejak pandemi manggung susah ya. Jarang banget. Harapannya Panggung Kahanan dikembangkan lagi. Pokoknya asik," tandas Faris. 

Panggung Kahanan dihelat pertama kali pada tahun 2020 bertempat di komplek Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah. Kemudian session kedua ditayangkan secara langsung di TVRI, sehingga dapat disaksikan oleh masyarakat luas. 

Sebagai gerakan seni dari masyarakat untuk masyarakat, Panggung Kahanan juga menampung donasi masyarakat bagi para seniman di Jawa Tengah. Donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank Jateng  pada nomor rekening 2034191919 atas nama Panggung Kahanan. 

Gubernur Ganjar mengatakan, donasi dari masyarakat ini diharapkan bisa membantu seniman tetap berkarya di tengah Pandemi Covid-19. Sebab, selama pandemi melanda Jawa Tengah, para seniman lokal kehilangan pemasukan. 

“Target kita bisa memberikan ruang kepada seniman, untuk berkreasi. Yang kedua, saya berterima kasih atas bantuan kawan-kawan yang mau mengelola ini (Panggung Kahanan) dengan baik. Maka, hari ini sudah banyak yang minta ke saya agar diteruskan. Maka saya ingin setiap kabupaten/kota, selama pandemi berlangsung, seniman bisa diberi ruang berekspresi,” kata Ganjar. 

Berikut jadwal roadshow Panggung Kahanan session ketiga :
1. Kendal 21 April 2021, 
2. Pati 24 April 2021
3. Kota Magelang 28 April 2021
4. Eks Karesidenan Banyumas 1 Mei 2021
5. Kota Solo 5 Mei 2021
6. Kota Pekalongan 8 Mei 2021


Bagikan :

KENDAL - Tahun ini, Panggung Kahanan yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali hadir dan roadshow di enam kabupaten/kota, yaitu Kendal, Pati, Kota Magelang, Cilacap, Kota Solo, dan Kota Pekalongan. 

Diawali di Kabupaten Kendal pada Rabu (21/4/2021), kehadiran Panggung Kahanan session ketiga ini menjadi upaya menghidupkan kembali panggung kesenian yang mati suri akibat pandemi. Pagelaran dilaksanakan dengan konsep aman sesuai protokol kesehatan dan untuk menghindari kerumunan, pertunjukan disiarkan secara virtual melalui akun Youtube dan Facebook Ganjar Pranowo. Dengan begitu, seniman berbagai genre di Jawa Tengah tetap dapat berekspresi dan berkarya di tengah Pandemi COVID-19. 

Salah satu musisi Kendal, Mutik Nida menanggapi dengan positif diselenggarakannya roadshow Panggung Kahanan itu. Menurutnya, dengan roadshow akan semakin banyak seniman di daerah-daerah yang ikut terlibat. 

"Ini sangat bagus, kalau bisa malah ditambah lagi (kota) biar tidak ada yang iri," kata Mutik di sela-sela acara. 

Pemain kendang dangdut itu menceritakan, selama pandemi seniman sangat kesulitan untuk pentas, sehingga Panggung Kahanan bisa jadi solusi tepat bagi para seniman. 

"Lebih dari satu tahun ini pandemi. Kalau main masih, tapi harus terbatas, lesehan. Dari (Panggung Kahanan) saya berterima kasih kepada Pak Ganjar dan semua tim kreatifnya," terangnya. 

Tanggapan senada disampaikan Fadia, jebolan Pop Academy Indosiar yang ikut mengisi acara pada roadshow Panggung Kahanan di Kabupaten Kendal itu turut memuji acara Panggung Kahanan, baik secara konsep maupun teknis. 

"Acaranya keren, panggungnya keren dan sound systemnya juga bagus," ungkap Fadia. 

Sebagai terobosan wadah seni di tengah pandemi, Panggung Kahanan ternyata bisa menjadi tumpuan para seniman. Faris, vokalis Behold Band, salah satu dari sekian banyak seniman Jateng yang berharap agar program ini terus dikembangkan. Dunia kesenian di tengah kondisi pandemi memerlukan inovasi-inovasi agar tetap bertahan. 

 "Sejak pandemi manggung susah ya. Jarang banget. Harapannya Panggung Kahanan dikembangkan lagi. Pokoknya asik," tandas Faris. 

Panggung Kahanan dihelat pertama kali pada tahun 2020 bertempat di komplek Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah. Kemudian session kedua ditayangkan secara langsung di TVRI, sehingga dapat disaksikan oleh masyarakat luas. 

Sebagai gerakan seni dari masyarakat untuk masyarakat, Panggung Kahanan juga menampung donasi masyarakat bagi para seniman di Jawa Tengah. Donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank Jateng  pada nomor rekening 2034191919 atas nama Panggung Kahanan. 

Gubernur Ganjar mengatakan, donasi dari masyarakat ini diharapkan bisa membantu seniman tetap berkarya di tengah Pandemi Covid-19. Sebab, selama pandemi melanda Jawa Tengah, para seniman lokal kehilangan pemasukan. 

“Target kita bisa memberikan ruang kepada seniman, untuk berkreasi. Yang kedua, saya berterima kasih atas bantuan kawan-kawan yang mau mengelola ini (Panggung Kahanan) dengan baik. Maka, hari ini sudah banyak yang minta ke saya agar diteruskan. Maka saya ingin setiap kabupaten/kota, selama pandemi berlangsung, seniman bisa diberi ruang berekspresi,” kata Ganjar. 

Berikut jadwal roadshow Panggung Kahanan session ketiga :
1. Kendal 21 April 2021, 
2. Pati 24 April 2021
3. Kota Magelang 28 April 2021
4. Eks Karesidenan Banyumas 1 Mei 2021
5. Kota Solo 5 Mei 2021
6. Kota Pekalongan 8 Mei 2021


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu