Follow Us :              

Doa Bersama untuk KRI Nanggala-402 Warnai Pelantikan Bupati Grobokan, Ganjar : Mereka Pahlawan Bangsa

  26 April 2021  |   11:00:00  |   dibaca : 428 
Kategori :
Bagikan :


Doa Bersama untuk KRI Nanggala-402 Warnai Pelantikan Bupati Grobokan, Ganjar : Mereka Pahlawan Bangsa

26 April 2021 | 11:00:00 | dibaca : 428
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG -  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua yang hadir mengikuti acara pelantikan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Grobogan, Sri Sumarni-Bambang Pujiyanto, baik secara daring maupun luring di Gradhika Bhakti Praja pada Senin (26/4/2021), berdoa sejenak untuk awak KRI Nanggala-402 yang telah dinyatakan gugur. 

Seperti ramai diberitakan Kapal Selam KRI Nanggala-402 sempat dinyatakan hilang kontak di perairan Bali sejak Rabu (21/4/2021). Dari total 53 awak kapal, beberapa diantaranya berasal dari Jawa Tengah, antara lain Mayor Laut Eko Firmanto asal Tegal, Serda Bah Bambang Priyanto asal Sragen, Serda Kom Eko Prasetyo asal Kebumen, Letda Laut Rintoni asal Pemalang serta Kopda Maryono asal Grobogan. 

"Mari kita berdoa menurut agama dan keyakinan kita masing-masing. Berdoa dimulai," ucap Ganjar memimpin doa sebelum membacakan sambutannya. 

Aba-aba itu sontak membuat ruangan langsung menjadi hening. Semua kepala menunduk untuk memberikan doa terbaik bagi para prajurit bangsa terbaik itu. Prosesi doa bersama ini berlangsung sekitar 1 menit. Setelah itu, Ganjar kembali melanjutkan sambutannya, memberikan arahan pada Bupati dan Wakil Bupati Grobogan. 

Ditemui usai pelantikan, Ganjar mengatakan bahwa dirinya mengikuti perkembangan tenggelamnya KRI Nanggala. Hampir setiap hari, ia mencari informasi terkait kabar terbaru. Hingga setelah beberapa hari dilakukan pencarian, diperoleh kabar bahwa kapal tersebut baru ditemukan pada Minggu (25/4) dalam kondisi yang terbelah menjadi tiga bagian dan 53 awak kapal dinyatakan telah gugur akibat kejadian itu. 

"Dan ketika Panglima TNI kemarin menyatakan itu (tenggelam dan prajurit gugur), saya cek datanya ternyata sebagian prajuritnya dari Jateng, ada juga yang dari Grobogan. Maka kita merasa berduka, mereka putra terbaik bangsa yang menjaga wilayah air NKRI dengan segala kegigihan dan perjuangannya. Tentu kita merasa kehilangan dan saya ajak semuanya mendoakan mereka jadi pahlawan bangsa dan husnul khatimah," ujarnya. 

Ganjar mengatakan belum menerima data secara resmi jumlah prajurit KRI Nanggala yang berasal dari Jawa Tengah. Hanya ia mengikuti dari media, beberapa berasal dari Jawa Tengah seperti Tegal, Sragen, Kebumen, Grobogan, Pemalang dan lainnya. 

"Saya sedang minta staff saya untuk carikan detailnya sampai alamatnya. Kalau tidak salah ada enam atau tujuh gitu," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG -  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua yang hadir mengikuti acara pelantikan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Grobogan, Sri Sumarni-Bambang Pujiyanto, baik secara daring maupun luring di Gradhika Bhakti Praja pada Senin (26/4/2021), berdoa sejenak untuk awak KRI Nanggala-402 yang telah dinyatakan gugur. 

Seperti ramai diberitakan Kapal Selam KRI Nanggala-402 sempat dinyatakan hilang kontak di perairan Bali sejak Rabu (21/4/2021). Dari total 53 awak kapal, beberapa diantaranya berasal dari Jawa Tengah, antara lain Mayor Laut Eko Firmanto asal Tegal, Serda Bah Bambang Priyanto asal Sragen, Serda Kom Eko Prasetyo asal Kebumen, Letda Laut Rintoni asal Pemalang serta Kopda Maryono asal Grobogan. 

"Mari kita berdoa menurut agama dan keyakinan kita masing-masing. Berdoa dimulai," ucap Ganjar memimpin doa sebelum membacakan sambutannya. 

Aba-aba itu sontak membuat ruangan langsung menjadi hening. Semua kepala menunduk untuk memberikan doa terbaik bagi para prajurit bangsa terbaik itu. Prosesi doa bersama ini berlangsung sekitar 1 menit. Setelah itu, Ganjar kembali melanjutkan sambutannya, memberikan arahan pada Bupati dan Wakil Bupati Grobogan. 

Ditemui usai pelantikan, Ganjar mengatakan bahwa dirinya mengikuti perkembangan tenggelamnya KRI Nanggala. Hampir setiap hari, ia mencari informasi terkait kabar terbaru. Hingga setelah beberapa hari dilakukan pencarian, diperoleh kabar bahwa kapal tersebut baru ditemukan pada Minggu (25/4) dalam kondisi yang terbelah menjadi tiga bagian dan 53 awak kapal dinyatakan telah gugur akibat kejadian itu. 

"Dan ketika Panglima TNI kemarin menyatakan itu (tenggelam dan prajurit gugur), saya cek datanya ternyata sebagian prajuritnya dari Jateng, ada juga yang dari Grobogan. Maka kita merasa berduka, mereka putra terbaik bangsa yang menjaga wilayah air NKRI dengan segala kegigihan dan perjuangannya. Tentu kita merasa kehilangan dan saya ajak semuanya mendoakan mereka jadi pahlawan bangsa dan husnul khatimah," ujarnya. 

Ganjar mengatakan belum menerima data secara resmi jumlah prajurit KRI Nanggala yang berasal dari Jawa Tengah. Hanya ia mengikuti dari media, beberapa berasal dari Jawa Tengah seperti Tegal, Sragen, Kebumen, Grobogan, Pemalang dan lainnya. 

"Saya sedang minta staff saya untuk carikan detailnya sampai alamatnya. Kalau tidak salah ada enam atau tujuh gitu," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu